Ciamis Kurangi Sampah 40 Persen, Pemkab Dorong Bank Sampah Masuk ke Setiap RW

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Upaya mengurangi volume sampah di Kabupaten Ciamis mulai menunjukkan hasil. Pemerintah Kabupaten Ciamis menyebut pengurangan sampah secara keseluruhan telah mencapai sekitar 40 persen dari total sampah yang ditimbulkan masyarakat.

Capaian tersebut tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat dalam memilah sampah dari rumah dan menyalurkannya melalui Bank Sampah Induk Ciamis.

Pemkab Ciamis kini ingin gerakan tersebut diperluas hingga tingkat desa bahkan rukun warga (RW).

Pengurangan Sampah Ciamis Capai 40 Persen

Dorongan memperluas gerakan pengelolaan sampah disampaikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Ciamis juga memberikan apresiasi kepada penabung sampah perorangan terbaik sebagai bentuk penghargaan terhadap masyarakat yang konsisten memilah dan menabung sampah.

Penilaian dilakukan berdasarkan rekam jejak aktivitas menabung sampah selama tiga tahun terakhir.

Sejumlah indikator menjadi pertimbangan, mulai dari konsistensi menabung, jumlah sampah yang berhasil dipilah hingga akumulasi sampah yang ditabung.

“Yang jelas pertama itu kerajinan, kemudian sampah yang ditabung memang sampah yang sudah terpilah. Ada berbagai indikator, termasuk profil masyarakatnya. Kita melihat rekam selama tiga tahun ke belakang, berapa banyak menabungnya dan berapa jumlah sampah yang sudah terpilah,” ujar pejabat terkait.

Dari sejumlah kandidat, proses seleksi kemudian mengerucut menjadi lima besar sebelum ditetapkan sebagai penabung sampah perorangan terbaik.

Pemkab Ingin Setiap RW Punya Bank Sampah

Pemkab Ciamis menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mengurangi volume sampah.

Karena itu, pemerintah mendorong agar kegiatan pemilahan sampah tidak hanya terpusat melalui Bank Sampah Induk Ciamis, tetapi berkembang menjadi komunitas dan bank sampah unit di berbagai wilayah.

“Harapan ke depannya masyarakat lebih giat lagi dalam memilah sampah, kemudian membangun komunitas dalam bentuk bank sampah unit di setiap desa. Kalau bisa setiap RW memiliki bank sampah,” ujarnya.

Jika gerakan tersebut dapat berkembang hingga tingkat RW, pengelolaan sampah diharapkan dapat dilakukan lebih dekat dengan sumbernya, yakni rumah tangga.

Masyarakat tidak hanya didorong membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga memilah sampah sejak dari rumah sebelum disalurkan melalui sistem bank sampah.

Penabung Sampah Dapat Apresiasi

Sebagai bentuk penghargaan terhadap masyarakat yang telah aktif, Pemkab Ciamis memberikan apresiasi kepada penabung sampah perorangan terbaik.

Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Penghargaan diberikan berdasarkan konsistensi dan kontribusi masyarakat dalam memilah serta menabung sampah.

Dukungan terhadap penghargaan tersebut juga datang dari Bank Jabar Banten (BJB) Ciamis.

Bantuan tersebut disebut menjadi bentuk dukungan non-APBD untuk mendorong masyarakat semakin aktif dalam pengelolaan sampah.

“Ini supporting dari BJB Ciamis. Setiap tahun diberikan bantuan, sehingga ini bukan dari APBD, tetapi langsung mendapatkan dukungan dari BJB,” katanya.

Saat ini, program pengelolaan sampah melalui Bank Sampah Induk Ciamis telah melibatkan ribuan masyarakat.

Pemkab Ciamis berharap jumlah tersebut terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya komunitas bank sampah yang terbentuk di tingkat desa dan RW.

Gerakan Dimulai dari Rumah

Pengelolaan sampah pada akhirnya tidak hanya bergantung pada pemerintah. Kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah menjadi bagian penting dalam mengurangi beban pengelolaan sampah secara keseluruhan.

Capaian pengurangan sampah sekitar 40 persen menjadi salah satu indikator bahwa partisipasi masyarakat dapat memberikan dampak terhadap pengelolaan lingkungan di Kabupaten Ciamis.

Namun, pemerintah masih ingin memperluas capaian tersebut melalui pembentukan bank sampah unit hingga tingkat desa dan RW.

Dengan semakin banyak masyarakat yang memilah dan menabung sampah, Pemkab Ciamis berharap volume sampah yang harus ditangani dapat terus ditekan.

Penghargaan kepada penabung sampah terbaik pun diharapkan bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi pemicu agar semakin banyak warga ikut melakukan pemilahan sampah dari rumah. (FSL/HS)

[td_block_2 limit="7" offset="1" category_id=""]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

18 Nama Punya Jejak Digital, Berpotensi Meramaikan Pilkada Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pilkada Ciamis berikutnya memang masih jauh....

Mahasiswa Universitas Galuh Ciamis Dikabarkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Seorang mahasiswa Universitas Galuh Ciamis...

SAPMA PP Soroti Dewas RSUD dr. Soekardjo: Kalau Bukan Ahlinya, Lebih Baik Menolak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polemik Dewas RSUD dr. Soekardjo Kota...

Anggaran Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Adakah Penjelasannya?

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Polemik anggaran Milangkala ke-14 Kabupaten...

Polisi Tangkap Dua Tersangka Pencurian Toko Bangunan Ciamis, Satu Orang Masih Diburu

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Polisi menangkap dua tersangka dalam kasus...

JAWA BARAT

Petani Pebayuran Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bekasi Prioritaskan Normalisasi Irigasi BKG 22–38

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kabupaten Bekasi memprioritaskan normalisasi irigasi...

Warga Lima Kecamatan di Majalengka Kekurangan Air Bersih, 26 Truk Tangki Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Warga di lima kecamatan Kabupaten Majalengka,...

Kecelakaan Tol Cipularang Libatkan 15 Kendaraan, Satu Orang Luka Berat dan Seluruh Lajur Sempat Tertutup

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kecelakaan Tol Cipularang yang melibatkan 15...

Jabar Kabisa 2026 Digelar 8–9 Oktober di Bandung, Warga Bisa Akses Layanan Publik Gratis

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui...

25 Ribu Mahasiswa Tangani Sampah Bandung Raya, Pemprov Jabar Targetkan Pengurangan 1.000 Ton per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan 25...

Pekerja Majalengka di Batam Diduga Dianiaya, 2 Terduga Pelaku Diamankan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Sejumlah pekerja asal Jawa Barat, termasuk...

Kadis DLH Kabupaten Bekasi Disorot Usai Video Dugaan Pengusiran Wartawan Beredar

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...

Kemenimipas Ungkap Temuan dalam kasus Lapas Cibinong, Bagaimana status Indra Kenz?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengungkap...

Olahraga

Popular Categories