Nekat! Kades di Ciamis Ini Terindikasi Menahan Anggaran Sekitar Setengah Milyar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Nekat! Ya, sepertinya itu kata yang pantas ditujukan kepada salah seorang kepala desa alias kades di Ciamis. Bagaimana tidak, anggaran Dana Desa yang harusnya diproyeksikan untuk beberapa kegiatan di tahun 2024 lalu, sampai berita ini ditulis (Selasa, 07/01/2025), tak jelas kemana larinya. Yang pasti, dana tersebut sudah tidak berada di rekening pemerintah desa.

“Ya, dana tersebut sudah tidak berada di rekening pemerintah desa, sudah diambil. Nilainya sebesar Rp. 464 juta,” terang Mumu, salah seorang perwakilan warga yang turut mempertanyakan kemana larinya dana tersebut.

Gara-gara kades di Ciamis ini terindikasi menahan sebagian dana desa, beberapa program pembangunan di desa tersebut tak bisa direalisasikan. Padahal seharusnya, dana tersebut digunakan untuk beberapa pembangunan fisik dan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) selama beberapa bulan.

Kepala desa di Ciamis ini terbilang memang terbilang nekat. Faktanya, ia sama sekali tidak menampik adanya anggaran yang tidak jelas sebesar Rp. 464 juta. Bahkan, secara tidak langsung, ia mengakui telah menahan atau bahkan menggunakan dana tersebut untuk keperluan lain. Hal ini setidaknya tergambar jelas dari pernyataan dia, yang mengatakan dia siap mengganti dana tersebut dengan menjual aset pribadinya.

“Saya sedang berusaha mengembalikan dana tersebut. Bahkan saat ini saya sedang berencana menjual aset pribadi seperti kendaraan dan sawah, agar bisa memenuhi kewajiban kepada masyarakat,” paparnya di hadapan warga desa, sebagaimana dilansir media online info priangan.

Tentunya, pengembalian dana oleh kades di Ciamis tersebut belum tentu menyelesaikan semua masalah yang sudah terjadi. Setidaknya, begitu pendapat dari salah seorang peminat masalah sosial dari Albadar Institute, Diki Sam Ani.

“Mengembalikan tentu sudah kewajiban. Ini berarti, uang memang dia pakai. Tapi belum tentu juga masalahnya tiba-tiba selesai karena diganti,” terang Diki.

Masih menurut Diki, andai semua masalah penyalahggunaan anggaran bisa selesai dengan cara diganti seperti yang sekarang tengah dialami kades di Ciamis, banyak kasus serupa akan selesai tanpa harus diproses oleh penegak hukum.

Namun demikian, masih menurut Diki, ada baiknya masyarakat juga tidak mengambil tindakan sendiri-sendiri. Ada lembaga-lembaga yang sudah punya tugas untuk menangani seperti ini.

Peristiwa kades di Ciamis yang terindikasi menahan anggaran Dana Desa ini terjadi di Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

“Ya, serahkan kepada BPD misalnya, atau minta bantuan anggota DPRD, atau konsultasi ke Dinas Pemberdayaan Desa. Intinya diselesaikan dengan kepala dingin,” pungkas Diki. (Lintas Priangan)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Tiga Wisatawan Hilang di Pantai Karangpapak, Berawal dari Upaya Menolong Teman

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Suasana wisata di Pantai Karangpapak Santolo,...

Pabrik Uang Palsu di Tasikmalaya Terbongkar, Warga Tak Pernah Curiga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah usaha percetakan di kawasan Cipedes,...

Air Bersih Pangandaran: BPBD Salurkan 5.000 Liter ke 75 Warga Batukaras

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Distribusi air bersih Pangandaran berlanjut di tengah musim...

Penertiban PKL Dadaha Dijadwalkan 26 Agustus, Tenggat Pengosongan Berakhir

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penertiban PKL Dadaha di area jogging track...

Oknum Aparat dan Ormas Diduga Bekingi Miras di Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten...

JAWA BARAT

Ceceran Minyak Karawang Ditemukan di Dua Pesisir, PHE ONWJ Tak Temukan Kebocoran Fasilitas

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Temuan ceceran minyak Karawang dilaporkan di perairan Tanjungpakis...

PSEL Kota Bekasi Dijadwalkan Groundbreaking 26 Agustus, Ditargetkan Rampung 18 Bulan

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pembangunan PSEL Kota Bekasi dijadwalkan memasuki tahap...

Skuad Persib 2026/2027 Berisi 32 Pemain, 12 Legiun Asing untuk Empat Kompetisi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Persib Bandung memperkenalkan skuad Persib 2026/2027 yang...

Dana BOP Rp2,5 Miliar, Siswa Aktif Ternyata Hanya Hitungan Jari

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Ada yang janggal dalam penyaluran...

Harpernas 2026, Rumah Layak Huni Indramayu Tertinggi di Jabar; 2.200 Rutilahu Ditargetkan Dibedah

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Peringatan Hari Perumahan Nasional (Harpernas), Selasa, 25 Agustus...

Perubahan RKPD Purwakarta 2026 Berlaku, Jadi Acuan Penyusunan APBD Perubahan

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA.  Perubahan RKPD Purwakarta 2026 tercatat sebagai salah...

Eagle Fight Championship Digelar di Cirebon 23 Agustus, 80 Petarung Dijadwalkan Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Eagle Fight Championship dijadwalkan digelar di Wahaha...

Sumedang Swimming Sprint Masuki Hari Terakhir 23 Agustus, 1.556 Atlet Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Sumedang Swimming Sprint KA IV dijadwalkan memasuki...

Olahraga

Popular Categories