lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ketepatan gerak tidak lahir dalam satu hari. Di balik formasi yang terlihat rapi saat upacara kemerdekaan, ada latihan berulang, kemampuan mendengar aba-aba, pengendalian emosi, dan kekompakan antarpersonel.
Proses itu kembali dijalani calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Ciamis. Pada Sabtu, 18 Juli 2026, mereka mengikuti latihan gabungan bersama calon Paskibraka Kota Banjar.
Latihan dilaksanakan di halaman Sekretariat Daerah Kota Banjar. Pertemuan tersebut membawa dua kelompok calon Paskibraka dari daerah bertetangga ke dalam satu ruang pembinaan.
Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Ciamis dan PPI Kota Banjar menjadi narasumber kelembagaan sekaligus sumber langsung mengenai kegiatan tersebut. Melalui publikasi PPI Kabupaten Ciamis, latihan gabungan disebut sebagai momentum untuk berlatih dan membangun kolaborasi bersama.
Sementara itu, PPI Kota Banjar menjelaskan bahwa latihan menjadi ajang silaturahmi dan berbagi pengetahuan dalam rangka mempersiapkan calon Paskibraka menjalani tugas berikutnya.
Peg berita ini dipastikan sesuai dengan Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan bukan sekadar agenda yang diumumkan sebelumnya, tetapi latihan gabungan yang dijadwalkan dan dilaksanakan pada tanggal tersebut di kompleks Sekretariat Daerah Kota Banjar.
Kolaborasi Ciamis–Banjar Jadi Ruang Bertukar Pengetahuan
Latihan gabungan menghadirkan situasi berbeda dibandingkan pembinaan di daerah masing-masing. Calon Paskibraka Ciamis harus beradaptasi dengan peserta, pelatih, ritme, dan pola komunikasi yang mungkin belum biasa mereka hadapi.
Kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dalam pembentukan Paskibraka. Saat berada dalam pasukan, setiap anggota dituntut menyatukan gerak tanpa kehilangan konsentrasi terhadap aba-aba dan posisi masing-masing.
Pertemuan dengan calon Paskibraka Kota Banjar juga membuka ruang untuk membandingkan hasil latihan. Peserta dapat melihat cara kelompok lain menjaga kerapian barisan, membangun kekompakan, dan mempertahankan fokus.
Tujuan kegiatan tidak hanya mengukur kemampuan fisik. PPI Ciamis dan PPI Kota Banjar menempatkan latihan tersebut sebagai sarana silaturahmi serta pertukaran pengetahuan antara calon Paskibraka dari dua daerah.
Nilai itu penting karena tugas Paskibraka tidak berhenti pada kemampuan baris-berbaris. Para peserta juga menjalani proses pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan.
Dalam rangkaian pembinaan sebelumnya, calon Paskibraka Kabupaten Ciamis telah menjalani latihan dasar Peraturan Baris-Berbaris, penguatan ketahanan fisik, dan pembentukan disiplin mental. Latihan gabungan di Banjar menjadi kesempatan menerapkan hasil pembinaan tersebut dalam lingkungan yang lebih beragam.
Kesalahan kecil dalam formasi dapat memengaruhi gerakan peserta lain. Karena itu, setiap calon anggota perlu belajar mengendalikan keinginan bergerak sendiri dan menyesuaikan diri dengan tempo pasukan.
Di sinilah latihan bersama memiliki nilai strategis. Calon Paskibraka tidak hanya berlatih tampil rapi, tetapi juga belajar mempercayai rekan di kanan, kiri, depan, dan belakang mereka.
Seleksi 90 Peserta Mengawali Proses Panjang di Ciamis
Perjalanan calon Paskibraka Kabupaten Ciamis tahun 2026 dimulai melalui tahapan seleksi yang ketat. Salah satu tahapnya adalah seleksi kepribadian yang dilaksanakan pada 11 April 2026.
Berdasarkan data resmi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ciamis, sebanyak 90 peserta mengikuti tahap tersebut. Mereka terdiri atas 50 peserta putri dan 40 peserta putra.
Angka 90 merupakan jumlah peserta pada tahap seleksi kepribadian, bukan jumlah anggota yang dipastikan mengikuti latihan gabungan atau yang nantinya dikukuhkan. Pemisahan informasi ini penting agar jumlah peserta tidak disalahartikan.
Seleksi kepribadian menjadi salah satu bagian dari rangkaian untuk melihat kesiapan calon anggota secara lebih menyeluruh. Kemampuan fisik dan ketepatan baris-berbaris harus berjalan bersama dengan kematangan sikap.
Setelah melewati berbagai tahapan, peserta terpilih menjalani pembinaan dan latihan yang semakin intensif. Setiap pertemuan membawa mereka lebih dekat menuju tugas pengibaran dan penurunan Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Latihan gabungan pada 18 Juli 2026 juga berlangsung sekitar satu bulan menjelang 17 Agustus. Jarak waktu tersebut membuat setiap sesi menjadi semakin bernilai untuk memperbaiki gerakan, menyamakan tempo, dan memperkuat kesiapan mental.
Bagi calon Paskibraka Ciamis, latihan di Kota Banjar memberikan pengalaman bekerja dalam lingkungan baru. Bagi calon Paskibraka Banjar, kehadiran peserta dari Ciamis menghadirkan pembanding sekaligus rekan belajar.
Ketika latihan berakhir, hasil terpentingnya bukan hanya barisan yang semakin lurus. Peserta juga membawa pulang pengalaman, hubungan baru, serta pemahaman bahwa tugas kenegaraan membutuhkan kerja bersama.
Latihan gabungan Paskibraka Ciamis dan Banjar menjadi bagian dari proses tersebut. Dari halaman Sekretariat Daerah Kota Banjar, disiplin dan kolaborasi dipersiapkan untuk satu momentum besar: berkibarnya Merah Putih pada 17 Agustus 2026. ( SS/AS )
