lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Argentina atau Spanyol tidak hanya akan membawa pulang trofi, medali emas, dan status juara dunia. Tim yang memenangi final Piala Dunia 2026 juga memperoleh hadiah yang belum pernah diberikan sepanjang sejarah turnamen: cincin juara.
FIFA untuk pertama kalinya mengadopsi tradisi championship ring yang sangat lekat dengan olahraga Amerika Serikat.
Sebanyak 30 cincin eksklusif akan dibuat untuk tim juara. Namun, cincin yang muncul sesaat setelah pertandingan ternyata belum menjadi versi akhirnya.
Kapten dan pelatih tim pemenang hanya akan menerima cincin sementara dalam seremoni setelah final. Cincin permanen baru diproduksi setelah identitas sang juara diketahui.
Desain Cincin Baru Diselesaikan Setelah Final
Final Argentina vs Spanyol berlangsung di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Sesudah pemenangnya diketahui, desain cincin akan disesuaikan dengan identitas tim juara. Ukurannya juga dibuat secara individual agar pas dengan jari setiap penerima.
Satu sisi cincin akan menampilkan trofi Piala Dunia. Sisi lainnya memuat detail khusus yang menggambarkan identitas negara pemenang.
Dengan mekanisme tersebut, cincin Argentina akan memiliki detail berbeda dari cincin yang dibuat jika Spanyol menjadi juara.
Sebanyak 30 cincin permanen kemudian diserahkan kepada tim pemenang pada waktu yang akan ditentukan. FIFA belum menjelaskan secara terperinci siapa saja anggota tim yang akan masuk dalam daftar 30 penerima tersebut. Reuters
Hanya Dibuat 2.026 Cincin
Cincin juara Piala Dunia 2026 diproduksi dalam edisi sangat terbatas. Jumlahnya hanya 2.026 buah—angka yang dipilih untuk menandai tahun penyelenggaraan turnamen.
Setiap cincin diberi nomor seri, dibuat sesuai ukuran pemiliknya, serta dilengkapi sertifikat keaslian.
Dari jumlah tersebut, hanya 30 cincin yang dialokasikan kepada tim juara. Sebanyak 1.996 cincin lainnya akan dijual kepada penggemar di berbagai negara sebagai produk resmi berlisensi FIFA.
Artinya, cincin ini bukan hanya penghargaan olahraga. Ia sekaligus menjadi barang koleksi komersial.
FIFA belum mengumumkan harga resmi maupun waktu penjualannya. Belum dijelaskan pula apakah cincin untuk penggemar akan memiliki detail yang sama dengan cincin milik para juara atau menggunakan desain khusus yang berbeda. Associated Press
Mengapa Pemenang Diberi Cincin?
Pemberian cincin kepada tim pemenang bukan tradisi sepak bola. Kebiasaan tersebut tumbuh dalam olahraga profesional Amerika Utara.
Akar tradisinya dipercaya telah muncul sejak 1893. Ketika itu, Montreal Hockey Club memenangkan Dominion Hockey Challenge Cup—cikal bakal Stanley Cup—dan membuat cincin sederhana dengan ornamen tongkat hoki.
Klub-klub Major League Baseball mulai memberikan cincin juara pada dekade 1920-an. Tradisi tersebut kemudian berkembang dalam NBA, NHL dan NFL.
Di NFL, cincin Super Bowl bahkan menjadi simbol pribadi yang sangat prestisius. Trofi tersimpan di klub, sedangkan cincin dapat dipakai dan dibawa pulang oleh pemain, pelatih maupun anggota organisasi.
FIFA tampaknya ingin membawa tradisi tersebut ke sepak bola karena Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Cincin menjadi bukti kemenangan yang lebih personal. Trofi Piala Dunia tetap menjadi milik federasi, sedangkan pemain mempunyai benda khusus yang dapat terus dikenakan sebagai penanda pernah menaklukkan turnamen terbesar sepak bola.
Tradisi Baru atau Komersialisasi?
Keputusan FIFA menghadirkan cincin juara menambah deretan unsur olahraga Amerika yang masuk ke Piala Dunia 2026.
Final juga akan menghadirkan pertunjukan besar pada jeda pertandingan, konsep yang identik dengan Super Bowl. Turnamen kali ini turut menggunakan jeda hidrasi terjadwal yang membuat pertandingan seolah terbagi menjadi empat bagian.
FIFA menyatakan jeda tersebut diterapkan untuk melindungi kesehatan pemain di tengah suhu panas dan kelembapan Amerika Utara. Namun, sebagian pemain, pelatih dan penggemar menilai jeda itu mengganggu alur pertandingan serta menciptakan kesempatan tambahan untuk aktivitas komersial.
Penjualan 1.996 cincin kepada publik juga memunculkan pertanyaan serupa. Apakah FIFA sedang membangun tradisi baru yang prestisius, atau sekadar menemukan barang mahal lain untuk dijual kepada penggemar?
Jawabannya mungkin bergantung pada desain dan harga yang belum diumumkan.
Namun, bagi Argentina dan Spanyol, perdebatan itu dapat menunggu. Mereka harus lebih dahulu menentukan negara mana yang namanya akan diukir pada cincin pertama sepanjang sejarah Piala Dunia.
Trofinya hanya satu. Akan tetapi, untuk pertama kalinya, jejak sang juara juga dapat melingkar di jari. (NS/AS)
