Final Piala Dunia 2026 Terancam Asap Kebakaran, Argentina vs Spanyol Bisa Ditunda?

lintaspriangan.comPIALA DUNIA 2026. Pertarungan Lionel Messi melawan Lamine Yamal belum dimulai. Namun, ancaman pertama bagi final Piala Dunia 2026 sudah datang—bukan dari lapangan, melainkan dari udara.

Asap kebakaran hutan Kanada bergerak melintasi wilayah Amerika Serikat dan menyelimuti bagian utara New Jersey. Kawasan itu menjadi lokasi final Argentina vs Spanyol yang dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Kabut asap bahkan sudah dapat dilihat dan dicium oleh pemain Spanyol. Gelandang La Roja, Mikel Merino, mengakui kondisi tersebut terasa menjelang pertandingan terbesar dalam kariernya.

Kini, pertanyaan besar ikut menggantung di atas stadion: apakah kualitas udara akan cukup aman untuk menggelar final?

Pemain Spanyol Berlatih di Tengah Kabut Asap

Kondisi udara sempat mencapai kategori tidak sehat hingga berbahaya ketika pemain Spanyol menjalani latihan di luar ruangan di East Hanover, New Jersey.

Latihan tersebut mengundang perhatian sejumlah ahli kesehatan. Para pemain sepak bola menghirup udara dalam volume jauh lebih besar ketika berlari dibandingkan orang yang beraktivitas normal. Artinya, semakin buruk kualitas udara, semakin banyak pula partikel halus yang dapat masuk ke saluran pernapasan.

Dokter dan pegiat kesehatan iklim Courtney Howard menilai latihan seharusnya dipindahkan ke dalam ruangan jika polusi akibat kebakaran telah berada pada tingkat berbahaya. Namun, sesi latihan Spanyol tetap berjalan di luar. Associated Press

Argentina relatif lebih beruntung. Lionel Messi dan kawan-kawan masih berada di sekitar Atlanta, Georgia, setelah menyingkirkan Inggris pada semifinal. Wilayah tersebut berada lebih jauh ke selatan dan tidak mengalami dampak asap seberat New Jersey.

Hujan Bisa Membersihkan Udara, tetapi Ada Ancaman Baru

Kualitas udara New Jersey sempat membaik pada Jumat waktu setempat. Hujan dengan curah mencapai sekitar 3,17 sentimeter juga diperkirakan turun pada Sabtu dan berpotensi membersihkan sebagian partikel di udara.

Masalahnya, hujan bukan jaminan ancaman berakhir.

Mark Parrington, ilmuwan senior Copernicus Atmosphere Monitoring Service, memperingatkan terdapat massa udara berasap lain yang kemungkinan bergerak mengikuti sistem hujan tersebut.

Jika intensitas kebakaran kembali meningkat, asap baru dapat mencapai New York dan New Jersey tepat ketika ribuan penonton mulai memenuhi stadion.

Model prakiraan yang tersedia juga belum menghasilkan kesimpulan seragam. Ada skenario yang menunjukkan hanya sedikit asap mencapai permukaan. Namun, skenario lain memperlihatkan konsentrasi yang dapat mengkhawatirkan pemain dan penonton. Associated Press

Apakah Final Piala Dunia Bisa Ditunda?

Sampai Sabtu, 18 Juli 2026 WIB, FIFA belum mengumumkan penundaan, pembatalan maupun pemindahan final Argentina vs Spanyol.

Pertandingan masih tercantum berlangsung Minggu, 19 Juli 2026 pukul 15.00 waktu setempat atau Senin pukul 02.00 WIB. Pintu stadion dijadwalkan dibuka empat jam sebelum pertandingan. New York New Jersey Stadium

Keputusan baru mungkin dipertimbangkan jika kualitas udara dinilai membahayakan pemain, perangkat pertandingan atau puluhan ribu penonton. Kondisi tersebut harus dinilai mendekati waktu pertandingan karena arah angin dan konsentrasi asap dapat berubah dalam hitungan jam.

Artinya, final belum dapat disebut akan ditunda. Namun, kemungkinan gangguan juga belum sepenuhnya dapat disingkirkan.

Udara “Sedang” Tetap Bisa Memengaruhi Pemain

Prakiraan sementara menunjukkan kualitas udara East Rutherford berpeluang membaik menjadi kategori sedang saat hari pertandingan.

Kategori itu relatif lebih aman bagi masyarakat umum. Namun, bukan berarti dampaknya hilang bagi pemain yang harus berlari, berduel dan mempertahankan intensitas tinggi selama sedikitnya 90 menit.

Profesor kedokteran University of California San Diego, Chantal Darquenne, menjelaskan dampak polusi bergantung pada besarnya paparan. Dalam kategori sedang sekalipun, pengaruhnya tetap dapat dirasakan karena pemain melakukan aktivitas fisik berat.

Asap kebakaran mengandung partikel sangat halus yang dapat masuk jauh ke paru-paru. Paparan dapat memicu iritasi, batuk, sesak, serta menurunkan kenyamanan dan kemampuan tubuh menyerap oksigen—faktor yang tidak kecil dalam pertandingan dengan tekanan setinggi final Piala Dunia.

Argentina dan Spanyol kini bukan hanya menunggu siapa yang akan mengangkat trofi. Mereka juga menunggu ke mana angin akan bergerak.

Untuk sementara, papan skor masih menunjukkan 0-0. Tetapi di luar stadion, pertandingan melawan asap sudah dimulai. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Bantuan Buku Tasikmalaya Sebesar Rp4,6 Miliar Disorot, Ada Dugaan Pengkondisian Penyedia

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Program bantuan pemerintah untuk pengadaan buku...

Beras Bantuan di Ciamis Dikeluhkan Bau dan Kusam, Bulog Klaim Kualitas Baik

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Keluhan soal kualitas beras bantuan pangan...

Jajal Becak Listrik Bantuan Presiden, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Titip Pesan untuk Penerima

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim ikut...

BPN Pangandaran Tak Bisa Batalkan SHM Pantai Madasari, Begini Alasannya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Polemik sertifikat hak milik (SHM) di...

Rekonstruksi Pembunuhan Banjar Jadi 49 Adegan, Polisi Dalami Unsur Perencanaan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Rekonstruksi pembunuhan Banjar yang digelar Satreskrim Polres...

JAWA BARAT

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah...

Surat Edaran Gubernur Jabar, Siaga Abu Vulkanik

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan...

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung...

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Persib vs PSM di GBLA, 2.505 Personel Disiagakan dan Tiga Titik Disekat

lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Sebanyak 2.505 personel disiagakan untuk mengamankan pertandingan...

Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai 6 September untuk Cegah Karhutla

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai di wilayah...

Dentuman Misterius Bandung, Badan Geologi Kaitkan Anak Krakatau, BMKG Sebut Skyquake

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri suara dentuman misterius Bandung yang...

Olahraga

Popular Categories