lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Semangat kompetisi sekaligus pembinaan karakter mewarnai pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Ajang yang digelar di Aula Pondok Pesantren Ar Risalah, Kecamatan Cijeungjing, Sabtu (4/7/2026), ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi pintu lahirnya santri-santri terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Ciamis ke tingkat Provinsi Jawa Barat.
Selama tiga hari pelaksanaan, ratusan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah dari berbagai kecamatan bersaing menampilkan kemampuan terbaik di bidang pendidikan, seni, dan olahraga. Di balik setiap perlombaan, tersimpan harapan besar agar lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia sebagai bekal menghadapi masa depan.
PORSADIN VIII Ciamis Seleksi Wakil Terbaik ke Tingkat Jawa Barat
Mengusung tema “Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti dan Diniyah yang Berprestasi”, PORSADIN VIII menjadi ajang seleksi resmi bagi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah yang akan mewakili Kabupaten Ciamis pada PORSADIN Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Cianjur.
Mewakili Bupati Ciamis, Asisten Daerah III Setda Kabupaten Ciamis, Wawan Ruhiyat, menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas pendidikan keagamaan nonformal sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, pendidikan agama menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang berintegritas di tengah perkembangan zaman. Karena itu, ajang seperti PORSADIN tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan moral, sportivitas, dan kebersamaan antarsantri.
Ia berharap para peserta mampu menjadikan kompetisi sebagai sarana mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter yang kuat.
FKDT Targetkan Ciamis Kembali Berprestasi di Jawa Barat
Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Ciamis, Drs. Abdul Wahab Syahroni, mengatakan PORSADIN merupakan salah satu program strategis FKDT dalam membina potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Menurutnya, ajang tersebut menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan akademik, seni, maupun olahraga sekaligus mempererat ukhuwah antarlembaga pendidikan diniyah di Kabupaten Ciamis.
Abdul Wahab mengingatkan bahwa Kabupaten Ciamis pernah mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Barat.
Prestasi tersebut diharapkan dapat kembali diraih melalui para peserta yang telah lolos seleksi dari masing-masing kecamatan.
“Mudah-mudahan tahun ini menjadi pertanda baik agar kita kembali menunjukkan eksistensi dan prestasi di tingkat provinsi. Mari kita bersemangat mengharumkan nama Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Pertandingkan 14 Cabang Lomba
Ketua pelaksana menjelaskan PORSADIN VIII berlangsung mulai 3 hingga 5 Juli 2026 dengan mempertandingkan 14 cabang lomba yang mencakup bidang pendidikan, seni, dan olahraga.
Sejumlah cabang yang diperlombakan di antaranya tenis meja, bulu tangkis, lari sprint, serta berbagai kompetisi keagamaan yang menjadi ciri khas Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Ia mengakui penyelenggaraan tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena Kecamatan Cijeungjing berstatus sebagai juara umum pada penyelenggaraan sebelumnya.
Selain menjadi tuan rumah, Cijeungjing juga memikul target mempertahankan prestasi di hadapan peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat menjadi momentum memperkuat kualitas pembinaan santri sekaligus melahirkan wakil terbaik Kabupaten Ciamis yang siap bersaing pada PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Barat.
Melalui PORSADIN VIII, FKDT Kabupaten Ciamis optimistis akan lahir generasi diniyah yang unggul dalam ilmu agama, berprestasi di berbagai bidang, serta memiliki akhlakul karimah sebagai bekal membangun masa depan daerah dan bangsa. (FSL/HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
