8 Kontradiksi Urusan Parkir Kota Tasikmalaya

4. Tugas Dishub, tapi Vendor Ikut-ikutan

Pasal 9 Perwal Nomor 17 Tahun 2025 menyatakan kajian potensi dilaksanakan oleh perangkat daerah yang membidangi perhubungan. Dalam prosesnya, Dishub harus melibatkan akademisi dan/atau konsultan berkompeten.

Rumusan itu cukup jelas. Penanggung jawab kajian adalah Dishub.

Namun, Kepala UPTD Pengelolaan Parkir menyatakan pihak ketiga juga bertanggung jawab melakukan kajian potensi melalui uji petik.

Vendor tentu dapat membantu mengumpulkan data. Mereka bisa mencatat jumlah kendaraan, jam sibuk, jam lengang, dan pola penggunaan tempat parkir.

Namun, pengumpul data sebaiknya tidak sekaligus menjadi penentu hasil akhir. Bayangkan, ini kontradiksi kelas dewa. Si pemetik, melakukan uji petik. Data yang akan dijadikan dasar penentuan target, justru dilakukan oleh pihak yang akan diberi target.

Potensi yang dihitung terlalu rendah dapat mengecilkan target penerimaan. Sebaliknya, potensi yang terlalu tinggi bisa membebani vendor dan juru parkir.

Karena itu, pemerintah perlu membuka siapa penyusun kajiannya. Metodenya juga harus dijelaskan: berapa lama pengamatan dilakukan, berapa kendaraan yang tercatat, berapa tarifnya, dan bagaimana potensi bruto setiap ruas dihitung.

Angka yang kokoh selalu memiliki silsilah yang sah.

5. Kontrak Satu Tahun, Perwal Membatasi 31 Desember

Kepala UPTD Pengelolaan Parkir pernah menyebut kerja sama pihak ketiga berlangsung selama satu tahun. Pernyataan serupa muncul ketika pengelolaan Jalan Yudanegara dan Otto Iskandardinata direncanakan dimulai pada 1 Juni 2026.

Sementara itu, Pasal 5 ayat (3) Perwal Nomor 17 Tahun 2025 menyatakan pekerjaan berakhir pada 31 Desember tahun berjalan.

Perwal memang membuka pengecualian dalam keadaan tertentu. Namun, keadaan tersebut dibatasi pada kondisi yang mengubah potensi parkir pada tahun berjalan.

Dengan demikian, kerja sama yang dimulai pada 1 Juni 2026 secara normal berakhir 31 Desember 2026. Bukan 31 Mei 2027.

Bisa saja istilah “satu tahun” hanya digunakan untuk menyebut satu tahun anggaran. Bisa pula kontraknya memang memuat masa kerja 12 bulan. Jawabannya berada di dalam perjanjian.

Masa kontrak penting karena imbal jasa vendor dibayar melalui APBD. Jangka kerja, nilai pekerjaan, ketersediaan anggaran, dan tahun pembebanannya harus tersusun secara ajek.

PRIANGAN TIMUR

Cuaca Priangan: Kemarau tapi Hujan, Apa yang Terjadi?

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN. Cuaca Priangan memasuki akhir Juli...

Hujan Meteor Akhir Juli 2026, Bisakah Terlihat dari Wilayah Priangan?

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Langit penghujung Juli 2026 menawarkan peristiwa...

Waspada Potensi Rob di Pesisir Priangan, Ini Pemicunya

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Potensi rob di Pesisir...

Nyaneut Garut: Teh Hangat yang Merekatkan Orang Sunda

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Festival Nyaneut akan kembali menghangatkan Lapang Situgede,...

Saat PLN dalam Pusaran Indikasi Korupsi, UP3 Tasikmalaya Pilih Bungkam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah temuan pemeriksaan menyeret nama PLN Jawa...

JAWA BARAT

TPPO Mengincar Jabar, Kenali Modusnya

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Menjelang Hari Dunia Menentang Perdagangan Orang pada...

Angin Kencang Mengintai Ciayumajakuning Hari Ini, Waspada!

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Angin kencang mengintai Ciayumajakuning pada Selasa, 28 Juli...

Kemensos Bantu Korban Kebakaran Ciptamulya, Bantuan Rp278 Juta Disalurkan untuk 420 Penyintas

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sehari setelah kebakaran meluluhlantakkan puluhan rumah...

SWAKKA Ajak Kesbang se-Jabar Kolaborasi 27 Jejak Heroik Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Sejarah perjuangan tidak semestinya mengendap sebagai arsip...

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Olahraga

Popular Categories