lintaspriangan.com, BERITA VOLI. Voli Indonesia vs Thailand menjadi laga penting bagi Timnas Voli Putra Indonesia di Piala AVC 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung Selasa, 23 Juni 2026, di Amdavad, India, dengan jadwal resmi Volleyball World pukul 18.00 waktu setempat atau sekitar 19.30 WIB.
Laga ini bukan sekadar duel klasik Asia Tenggara. Bagi Indonesia, pertandingan melawan Thailand menjadi ujian besar untuk menjaga peluang di Pool B. Setelah kalah dari Korea Selatan dan kemudian menang dramatis atas Qatar, Merah Putih tidak punya banyak ruang untuk terpeleset. Sekali kehilangan poin, hitungan klasemen bisa berubah lebih pahit daripada servis nyangkut di match point.
Jadwal Voli Indonesia vs Thailand dan Posisi Grup B
Pertandingan Indonesia vs Thailand masuk fase awal Pool B Piala AVC 2026. Turnamen yang tercatat secara resmi sebagai AVC Men’s Cup 2026 ini digelar di India pada 20–28 Juni 2026. AVC sebelumnya mencatat Indonesia dan Thailand sebagai bagian dari peserta sektor putra turnamen tersebut.
Situasi Pool B cukup ketat. Berdasarkan klasemen Volleyball World, Thailand berada di papan atas dengan 5 poin dari tiga pertandingan. Qatar juga mengoleksi 5 poin, Korea Selatan 4 poin, sementara Oman dan Indonesia sama-sama berada di angka 2 poin. Indonesia tercatat sudah memainkan dua laga dengan satu kemenangan dan satu kekalahan.
Kemenangan Indonesia atas Qatar menjadi modal penting. Dalam laga Senin, 22 Juni 2026, Indonesia menang 3-2 atas Qatar melalui duel lima set dengan skor 14-25, 25-22, 32-30, 25-27, dan 15-13. Hasil itu menunjukkan mental Merah Putih belum patah, meski sempat kalah 0-3 dari Korea Selatan pada laga sebelumnya.
Namun, modal mental saja belum cukup. Format turnamen membuat hanya dua tim teratas dari setiap pool yang berhak melaju ke semifinal. Karena itu, laga melawan Thailand menjadi sangat menentukan bagi Indonesia. Menang 3-0 atau 3-1 akan jauh lebih ideal dibanding menang 3-2, karena tambahan poin dan rasio set bisa ikut menentukan nasib di klasemen.
Thailand Kuat, Tapi Bukan Tanpa Celah
Thailand datang dengan posisi lebih baik di klasemen. Mereka membuka persaingan dengan kemenangan 3-2 atas Korea Selatan, lalu kalah 0-3 dari Qatar, sebelum kembali menang 3-1 atas Oman. Hasil itu memperlihatkan Thailand punya daya dobrak, tetapi juga bisa ditekan ketika lawan mampu menjaga ritme permainan sejak awal.
Bagi Timnas Voli Putra Indonesia, kunci pertandingan ada pada keberanian mengambil momentum sejak set pertama. Indonesia tidak boleh terlalu lama membaca permainan. Thailand dikenal cepat membangun serangan dan cukup rapi saat mendapat bola pertama yang nyaman. Jika Indonesia memberi ruang terlalu besar sejak awal, Thailand bisa mengunci tempo pertandingan.
Sebaliknya, Indonesia punya peluang jika servis bisa menekan penerimaan bola Thailand. Blok juga harus lebih disiplin, terutama saat menghadapi serangan dari sisi sayap. Dalam laga melawan Qatar, Indonesia membuktikan bisa keluar dari tekanan panjang. Hal seperti itu perlu dibawa lagi, tetapi dengan kesalahan sendiri yang lebih sedikit.
Pertandingan ini juga menjadi ujian konsistensi. Melawan Qatar, Indonesia mampu bertahan sampai set kelima dan menang tipis. Melawan Thailand, Merah Putih harus tampil lebih efisien. Setiap bola mati, setiap receive buruk, dan setiap servis gagal bisa menjadi pembeda. Di level seperti ini, satu kesalahan kecil bisa berubah jadi satu set hilang.
Karena itu, Voli Indonesia vs Thailand di Piala AVC 2026 layak disebut misi wajib menang. Bukan hanya untuk memperbaiki posisi klasemen, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan diri skuad Garuda dalam persaingan voli Asia. Thailand memang unggul posisi, tetapi Indonesia masih punya peluang. Syaratnya sederhana, meski pelaksanaannya berat: main berani, minim kesalahan, dan jangan memberi Thailand hadiah poin cuma-cuma. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

