lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Battle of Honor Garut menjadi salah satu agenda paling meriah dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 di Kabupaten Garut. Gelaran Temu Tarung Battle of Honor berlangsung di GOR Basket SOR Adiwijaya, Jalan Merdeka, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (21/6/2026) hingga Senin dini hari (22/6/2026).
Ribuan warga tumpah ruah memenuhi arena pertandingan. Tercatat sekitar 2.000 penonton hadir menyaksikan laga bela diri, hiburan, edukasi, hingga puncak pertandingan yang memperebutkan Piala Kapolres Garut. Suasana GOR Adiwijaya berubah menjadi panggung besar sportainment. Keras di arena, meriah di tribun.
Hari Bhayangkara ke-80 di Garut Makin Meriah
Kegiatan ini digelar sebagai kolaborasi Polres Garut bersama komunitas Temu Tarung. Ajang tersebut tidak hanya menghadirkan pertandingan bela diri, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda melalui olahraga, disiplin, keberanian, dan sportivitas.
Sejumlah pejabat daerah hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Bupati Garut Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, S.Pd., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Dila Nurul Fadilah, S.E., Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto, S.S., S.I.K., M.M., serta Sekda Kabupaten Garut Drs. Nurdin Yana, M.H.
Unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Garut, para atlet, komunitas olahraga, dan tamu undangan juga ikut menyaksikan kemeriahan acara tersebut.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Battle of Honor Garut. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah positif bagi anak muda untuk menyalurkan energi, membangun karakter, dan mengejar prestasi di bidang olahraga bela diri.
Rangkaian kegiatan dimulai dari registrasi peserta, timbang badan, pemeriksaan kesehatan, hingga pawai keliling Kota Garut yang diikuti para peserta. Kehadiran para atlet dan komunitas bela diri membuat suasana kota ikut hidup sejak awal acara.
Panitia juga menghadirkan talkshow edukatif mengenai bahaya narkoba, perundungan atau bullying, serta judi online. Materi tersebut menjadi bagian penting dari pembinaan generasi muda agar tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan mental yang sehat.
Kapolres Garut Dorong Sport Tourism Lewat Battle of Honor
Memasuki hari kedua, suasana Battle of Honor Garut semakin panas. Puluhan pertandingan digelar dari berbagai kategori. Para atlet tampil penuh semangat di hadapan penonton yang terus memberi dukungan dari tribun.
Tidak hanya laga bela diri, penonton juga disuguhkan berbagai pertunjukan hiburan. Mulai dari tari kolosal Jaipong, laser show, street boxing profesional, hingga laga utama yang menjadi puncak acara. Kombinasi olahraga, budaya, dan hiburan membuat acara ini terasa lebih hidup.
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Garut dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif dan produktif.
Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga lewat agenda yang dekat dengan masyarakat. Salah satunya melalui olahraga bela diri yang mampu membentuk mental tangguh, kedisiplinan, dan semangat berprestasi.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Garut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan yang mampu mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter,” ujar Kapolres Garut.
Selain menjadi ajang kompetisi, Temu Tarung Battle of Honor juga diharapkan ikut mendorong pertumbuhan sport tourism di Kabupaten Garut. Konsep ini memadukan olahraga, hiburan, promosi daerah, dan pergerakan ekonomi masyarakat.
Dengan hadirnya ribuan penonton, kegiatan seperti ini berpotensi memberi dampak bagi sektor UMKM, jasa, transportasi, kuliner, hingga promosi kawasan Garut sebagai daerah yang aktif menggelar event kreatif dan olahraga.
Battle of Honor Garut pun menjadi bukti bahwa peringatan Hari Bhayangkara dapat dikemas lebih dekat dengan publik. Bukan hanya upacara dan seremoni, tetapi juga panggung prestasi, edukasi, hiburan, dan ruang temu anak muda Garut. (KRS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

