Hasil Spanyol vs Austria 3-0: Kejam! Austria Dibuat Nol Tembakan ke Gawang

lintaspriangan.comPIALA DUNIA 2026. lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026.
Hasil Spanyol vs Austria berakhir kejam. Spanyol menang 3-0 atas Austria dalam laga play off menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.

Ini bukan kemenangan biasa. Spanyol bukan hanya mencetak tiga gol, tetapi juga membuat Austria benar-benar kehilangan arah. Sepanjang pertandingan, Austria tidak mampu mencatat satu pun tembakan tepat ke gawang. Menyerang sulit, bertahan jebol, pulang pun tanpa banyak cerita.

La Roja tampil seperti tim yang tahu betul cara menyelesaikan pekerjaan. Mereka menguasai bola, menekan sejak awal, menciptakan banyak peluang, lalu menutup laga dengan kemenangan bersih. Austria, yang datang dengan status tim peringkat 24 FIFA, seperti dipaksa bermain dalam tempo yang tidak mereka inginkan.

Kemenangan ini membuat Spanyol menjaga langkahnya di Piala Dunia 2026. Dengan skor 3-0, Spanyol bukan hanya lolos dengan kepala tegak, tetapi juga mengirim pesan keras kepada calon lawan berikutnya: tim ini sedang panas-panasnya.

Oyarzabal Dua Gol, Cucurella Bikin Austria Pusing

Spanyol membuka keunggulan pada menit ke-36 melalui Mikel Oyarzabal. Gol itu lahir dari kerja sama rapi yang diawali umpan Marc Cucurella. Oyarzabal menyambut bola di kotak penalti, lalu melepaskan tembakan sentuhan pertama ke sudut kanan bawah gawang Austria.

Sebelum gol itu terjadi, Spanyol sudah lebih dulu membuat Austria repot. Pada menit ke-30, Cucurella sempat mencetak gol, tetapi wasit menganulirnya karena pelanggaran. Tiga menit kemudian, Oyarzabal kembali mengancam, namun kiper Austria, Alexander Schlager, masih mampu menggagalkan peluang tersebut.

Tekanan Spanyol akhirnya tidak bisa dibendung. Gol Oyarzabal pada menit ke-36 membuat babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk La Roja.

Masuk babak kedua, Austria mencoba mengubah keadaan. Ralf Rangnick melakukan pergantian cepat. Beberapa pemain dimasukkan untuk menyegarkan lini tengah dan depan. Namun perubahan itu tidak banyak membantu. Serangan Austria tetap mentok, sementara Spanyol makin nyaman mengatur permainan.

Pada menit ke-66, Pedro Porro menggandakan keunggulan Spanyol menjadi 2-0. Gol itu berawal dari umpan Alex Baena. Porro menyambut bola dengan sundulan yang membuat pertahanan Austria kembali terbuka.

Austria semakin tertekan. Mereka mencoba keluar, tetapi Spanyol terus memotong jalur serangan. Begitu Austria mau bernapas, Spanyol seperti sudah berdiri di depan pintu sambil bilang, “Maaf, akses ditutup.”

Pesta Spanyol ditutup pada menit ke-89. Oyarzabal kembali mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Lagi-lagi Cucurella menjadi pengumpan. Gol itu memastikan Hasil Spanyol vs Austria berakhir 3-0.

Austria Nol Tembakan ke Gawang, Spanyol Terlalu Dominan

Hal paling mencolok dari pertandingan ini bukan hanya skor akhir. Statistik menunjukkan betapa dominannya Spanyol atas Austria.

Spanyol menguasai bola hingga 65 persen, sedangkan Austria hanya 35 persen. Dari sisi serangan, jaraknya lebih tajam lagi. Spanyol melepaskan 23 tembakan, 10 di antaranya mengarah ke gawang. Austria hanya punya 5 tembakan, dan tidak satu pun tepat sasaran.

Angka itu menjelaskan betapa sulitnya Austria menembus pertahanan Spanyol. Mereka bukan hanya gagal mencetak gol, tetapi juga gagal benar-benar menguji kiper Spanyol. Dalam pertandingan sebesar Piala Dunia, catatan nol tembakan ke gawang adalah pukulan telak.

Spanyol juga unggul dalam jumlah peluang besar, 4 berbanding 1. Dari tendangan sudut, La Roja menang telak 9-0. Artinya, Austria bukan hanya kalah dalam penyelesaian akhir, tetapi juga kalah dalam cara membangun tekanan.

Cucurella menjadi salah satu pemain paling penting dalam kemenangan ini. Dua assist yang ia berikan untuk Oyarzabal membuat sisi kiri Spanyol sangat berbahaya. Pedro Porro juga tampil tajam dari belakang, sementara Alex Baena memberi warna penting dalam serangan.

Lamine Yamal ikut memberi ancaman besar. Pada menit ke-85, ia hampir mencetak gol setelah menyambar bola pantulan di area penalti. Namun bola masih berhasil dihalau pemain Austria sebelum melewati garis gawang.

Dengan Hasil Spanyol vs Austria ini, La Roja memperlihatkan bahwa mereka bukan hanya menang karena nama besar. Mereka menang karena tampil rapi, sabar, tajam, dan kejam ketika peluang datang.

Bagi Austria, kekalahan ini menjadi akhir yang menyakitkan. Mereka tersingkir dengan catatan yang sulit dibela: kalah 0-3 dan tidak mencatat satu pun tembakan ke gawang.

Spanyol melaju. Austria pulang. Dan papan statistik berkata lebih pedas dari skor akhir: La Roja benar-benar membuat Austria mati kutu. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Tiga Wisatawan Hilang di Pantai Karangpapak, Berawal dari Upaya Menolong Teman

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Suasana wisata di Pantai Karangpapak Santolo,...

Pabrik Uang Palsu di Tasikmalaya Terbongkar, Warga Tak Pernah Curiga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah usaha percetakan di kawasan Cipedes,...

Air Bersih Pangandaran: BPBD Salurkan 5.000 Liter ke 75 Warga Batukaras

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Distribusi air bersih Pangandaran berlanjut di tengah musim...

Penertiban PKL Dadaha Dijadwalkan 26 Agustus, Tenggat Pengosongan Berakhir

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penertiban PKL Dadaha di area jogging track...

Oknum Aparat dan Ormas Diduga Bekingi Miras di Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten...

JAWA BARAT

Ceceran Minyak Karawang Ditemukan di Dua Pesisir, PHE ONWJ Tak Temukan Kebocoran Fasilitas

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Temuan ceceran minyak Karawang dilaporkan di perairan Tanjungpakis...

PSEL Kota Bekasi Dijadwalkan Groundbreaking 26 Agustus, Ditargetkan Rampung 18 Bulan

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pembangunan PSEL Kota Bekasi dijadwalkan memasuki tahap...

Skuad Persib 2026/2027 Berisi 32 Pemain, 12 Legiun Asing untuk Empat Kompetisi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Persib Bandung memperkenalkan skuad Persib 2026/2027 yang...

Dana BOP Rp2,5 Miliar, Siswa Aktif Ternyata Hanya Hitungan Jari

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Ada yang janggal dalam penyaluran...

Harpernas 2026, Rumah Layak Huni Indramayu Tertinggi di Jabar; 2.200 Rutilahu Ditargetkan Dibedah

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Peringatan Hari Perumahan Nasional (Harpernas), Selasa, 25 Agustus...

Perubahan RKPD Purwakarta 2026 Berlaku, Jadi Acuan Penyusunan APBD Perubahan

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA.  Perubahan RKPD Purwakarta 2026 tercatat sebagai salah...

Eagle Fight Championship Digelar di Cirebon 23 Agustus, 80 Petarung Dijadwalkan Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Eagle Fight Championship dijadwalkan digelar di Wahaha...

Sumedang Swimming Sprint Masuki Hari Terakhir 23 Agustus, 1.556 Atlet Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Sumedang Swimming Sprint KA IV dijadwalkan memasuki...

Olahraga

Popular Categories