Pernikahan Luna Maya Dituding Tidak Sah!

lintaspriangan.com, KOLOM ROSADI JAMANI. Soal ijazah saja belum ada tanda-tanda, end. Pemain voli putri, mulai ada “itu cewek atau cowok” Terbaru, nikahan Luma Maya pun dituding tak sah. Padahal, kedua mempelai sudah melewati malam Jumat. Duduk yang rapi, siapkan kopi, karena narasi ini cocok sambil seruput cairan hitam tanpa sugar.

Di tengah meriahnya pesta Luna Maya dan Maxime Bouttier, muncul satu suara nyaring di tengah netizen budiman. Bukan suara ucapan selamat. Bukan juga komentar tentang gaun pengantin atau menu katering. Tapi sebuah tudingan serius nan mengguncang jagat raya Instagram, “Akad Nikahnya Tidak Sah!”

Sontak, langit terbelah. Awan mendung menggantung. Petir menyambar-nyambar grup WhatsApp keluarga. Semua ini disebabkan oleh… tiga detik. Iya, tiga detik jeda antara ijab dan qabul dalam akad nikah Luna dan Maxime. Konon, menurut akun Instagram @sirojjudin\_assubki yang tampaknya adalah gabungan antara ulama, hakim Mahkamah Syariah, dan wasit bulu tangkis, jeda selama tiga detik ini cukup untuk membatalkan sebuah pernikahan yang disaksikan para pejabat, disiarkan media nasional, dan disambut tangis haru netizen +62.

Menurut beliau, ijab dan qabul itu tidak boleh berjarak lebih dari… menelan ludah. Iya, menelan ludah. Bukan menelan pil pahit, bukan menelan fakta bahwa mantan kita sudah move on duluan. Tapi menelan ludah. Katanya, syariat mengajarkan bahwa jika ada jeda panjang, semisal bernapas tiga kali atau menjawab sambil ngunyah permen karet, maka akad otomatis gugur, gagal, harus diulang, dan status suami-istri pun batal demi hukum, demi langit dan bumi.

Bayangkan betapa absurdnya dunia ini kalau kita mulai mengatur kehidupan manusia berdasarkan detik dan ludah. Akad nikah bukan lagi soal cinta, kesiapan, dan restu orang tua, tapi tentang refleks kilat seperti pemain e-sport profesional. Tidak ada lagi ruang untuk deg-degan, tidak boleh ada jeda untuk mengatur napas atau menenangkan diri. Salah napas, bubar. Salah jeda, cerai otomatis. Salah ucap, jatuh talak tiga dan diharuskan thalak raj’i plus mut’ah seumur hidup.

Jangan lupa, pria ini juga menyoroti saksi pernikahan. Katanya, saksi harus orang yang “paham syariat.” Waduh, berarti saksi pernikahan sekarang tidak bisa lagi asal tetangga yang ada di rumah dan belum tidur. Harus punya ijazah tafsir dan sanad hadis. Minimal hafal nama 25 nabi dan silsilah ulama Nusantara dari Syekh Nawawi sampai Syekh Google. Kalau tidak? Yah, nikahnya dianggap ilegal, seperti SIM C yang dicetak di rental fotokopi.

Yang paling menggelikan adalah solusi yang ditawarkan, ulang akadnya. Seolah pernikahan bisa dicetak ulang seperti struk Alfamart. Bayangkan Luna dan Maxime harus menikah ulang, kali ini disaksikan langsung oleh para netizen yang haus dalil, lengkap dengan timer digital, dua ustaz dari dua mazhab berbeda, serta drone untuk memastikan tidak ada “jeda haram” di udara. Barangkali akadnya nanti harus dilakukan sambil lari sprint agar jedanya cukup pendek. Wali bilang ijab, pengantin lari 5 meter sambil teriak qabul. Dramatis. Epik. Mirip sinetron Ramadhan.

Namun, satu hal yang pasti, dari semua polemik ini, kita sebagai bangsa harus berkaca, apakah benar Luna Maya yang harus mengulang akad, atau kita yang harus mengulang logika? Apakah benar Maxime yang salah jawab qabul, atau kita yang sudah kelewat hobi mencampuri kehidupan pribadi orang lain dengan bekal dalil sepotong dan mulut dua meter?

Yang jelas, selama cinta itu tulus, restu itu hadir, dan wali sah telah mengucap dengan ridha, tiga detik itu bukan jeda untuk membatalkan cinta. Tapi jeda untuk mengambil napas… sebelum melompat ke dalam samudra rumah tangga yang penuh ombak netizen dan badai komentar pedas.

Karena sejatinya, sah atau tidak sah bukan hanya urusan waktu dan lidah. Tapi niat, tanggung jawab, dan… ya, mungkin sedikit keberanian untuk menutup mulut dan membiarkan orang bahagia. (Rosadi Jamani)

Berita lainnya:

Kota Tasikmalaya dan Data Anak yang Separuh Hilang

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Ada kabar yang semestinya membuat Kota Tasikmalaya berhenti sejenak dari rutinitas rapat, seremoni, dan deretan kalimat capaian...

Pabrik Mie Lidi di Tasikmalaya Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pabrik mie lidi di Tasikmalaya ludes terbakar pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Peristiwa itu terjadi di...

Rumah Nyaris Jatuh Akibat Longsor di Leuwiliang Bogor, BPBD Turun Tangan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR – Sebuah keluarga di Kampung Cikaret, RT 04 RW 03, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor,...
  • iklan display lintas priangan - akun zoom premium

Terbaru

Pertanian Garut Dibidik Kementan RI, Irigasi dan Hibah Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pertanian Garut kembali mendapat perhatian dari pemerintah...

Gratis! Nobar Persib di Tasikmalaya: Pake Ugal-ugalan? No! Bakti Sosial? Yes!

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Nobar Persib di Tasikmalaya kali ini datang dengan...

Prediksi Skor PSM Makassar vs Persib: Misi Berat di Puncak Klasemen

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Skor PSM Makassar vs Persib menjadi...

Kota Tasikmalaya dan Data Anak yang Separuh Hilang

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Ada kabar yang semestinya membuat Kota Tasikmalaya...

PSM Makassar vs Persib: Ini 5 Ujian Berat Maung Bandung di Parepare

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Duel PSM Makassar vs Persib pada pekan...

Miras di Ciamis: Kemarin Dibongkar Santri, Tadi Malam Disikat Polisi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Isu miras di Ciamis belum reda. Setelah sehari...

PSM Makassar vs Persib: Ujian Berat Maung Bandung Tanpa Bojan Hodak

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Laga PSM Makassar vs Persib pada pekan ke-33...

Saka Bhayangkara Ciamis Ditempa Alam, 34 Calon Anggota Dilantik

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Saka Bhayangkara Ciamis kembali menggelar kegiatan pembinaan...

BPBD Cianjur Siaga Cuaca Ekstrem, 360 Relawan Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten...

Rukyatul Hilal Zulhijah di Banjar Jadi Momen Bersejarah Kemenag Jabar

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Rukyatul Hilal Zulhijah di Banjar menjadi momen...

Priangan Timur

Pertanian Garut Dibidik Kementan RI, Irigasi dan Hibah Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pertanian Garut kembali mendapat perhatian dari pemerintah...

Gratis! Nobar Persib di Tasikmalaya: Pake Ugal-ugalan? No! Bakti Sosial? Yes!

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Nobar Persib di Tasikmalaya kali ini datang dengan...

Miras di Ciamis: Kemarin Dibongkar Santri, Tadi Malam Disikat Polisi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Isu miras di Ciamis belum reda. Setelah sehari...

Saka Bhayangkara Ciamis Ditempa Alam, 34 Calon Anggota Dilantik

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Saka Bhayangkara Ciamis kembali menggelar kegiatan pembinaan...

Rukyatul Hilal Zulhijah di Banjar Jadi Momen Bersejarah Kemenag Jabar

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Rukyatul Hilal Zulhijah di Banjar menjadi momen...

Buah Manis Kolaborasi, Panen Raya Jagung Tasikmalaya Tembus 171 Ton!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Panen raya jagung Tasikmalaya di Kampung Cempaka, Desa...

Tasik Open 2026 Dibuka, 396 Karateka Serbu Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tasik Open 2026 resmi dibuka di GOR Sukapura...

Koperasi Desa Merah Putih Ciamis Diproyeksikan Serap Produk Lokal

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Koperasi Desa Merah Putih Ciamis membuka peluang baru...

Perspektif

Popular Categories