Honor Pegawai Honorer di Pangandaran Telat Dibayar

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengungkapkan keprihatinannya mengenai keterlambatan pembayaran honor pegawai honorer di sejumlah instansi.

Dalam sebuah pernyataan pada 26 Oktober 2024, Asep menekankan bahwa Pemerintah Daerah perlu mengevaluasi sumber daya manusia yang ada.

Menurutnya, evaluasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa pegawai honorer menerima haknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia berpendapat bahwa keberadaan pegawai honorer harus dipertimbangkan secara menyeluruh.

Asep juga menyoroti pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam evaluasi tersebut. Dia mengajak Pemerintah Daerah untuk menilai apakah pegawai yang ada sudah bekerja secara optimal.

“Apakah keefektifan pegawai di dalam bekerja ini harus dievaluasi atau tidak? Ini penting untuk menilai kebutuhan tenaga honorer, PPPK, dan non-PNS,” ujarnya.

Dengan begitu, diharapkan bahwa evaluasi menyeluruh ini dapat membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebagai arahan DPRD, Asep menyatakan bahwa saran dan masukan dari mereka terhadap Pemerintah Daerah sangat diperlukan.

“Kami punya tanggung jawab yang sama. Bagaimana memberikan saran dan masukan kepada pemerintah daerah terkait menanggulangi kondisi yang demikian,” tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa DPRD memiliki kewajiban untuk memberikan rekomendasi, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran dan kebijakan yang diambil oleh Pemda.

Asep melanjutkan dengan menekankan perlunya efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan program-program pemerintah.

Dia menyarankan agar Pemda dapat memilah antara program-program yang mendesak dan yang kurang penting.

“Pemda harus bisa memilah mana program kegiatan yang tidak begitu penting,” imbuhnya.

Dengan pendekatan ini, Asep berharap Pemerintah Daerah dapat fokus pada inisiatif yang benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

Lebih jauh, Asep juga menekankan pentingnya meningkatkan pendapatan daerah. “Harus pinter memilah mana program kegiatan yang sekiranya bisa meningkatkan sumber pendapatan daerah,” katanya.

Dia percaya bahwa dengan prioritas yang tepat, Pemda dapat lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Asep optimis bahwa dengan komitmen yang kuat, kondisi keuangan daerah dapat pulih dalam waktu satu atau dua tahun ke depan.

Mendengar pernyataan ini, banyak pihak berharap agar Pemda segera merespons dan mengambil tindakan yang diperlukan. Evaluasi yang komprehensif terhadap pegawai honorer dan program yang ada diharapkan dapat memperbaiki situasi saat ini.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengungkapkan keprihatinannya mengenai keterlambatan pembayaran honor pegawai honorer di sejumlah instansi.

Dalam sebuah pernyataan pada 26 Oktober 2024, Asep menekankan bahwa Pemerintah Daerah perlu mengevaluasi sumber daya manusia yang ada.

Menurutnya, evaluasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa pegawai honorer menerima haknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia berpendapat bahwa keberadaan pegawai honorer harus dipertimbangkan secara menyeluruh.

Asep juga menyoroti pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam evaluasi tersebut. Dia mengajak Pemerintah Daerah untuk menilai apakah pegawai yang ada sudah bekerja secara optimal.

“Apakah keefektifan pegawai di dalam bekerja ini harus dievaluasi atau tidak? Ini penting untuk menilai kebutuhan tenaga honorer, PPPK, dan non-PNS,” ujarnya.

Dengan begitu, diharapkan bahwa evaluasi menyeluruh ini dapat membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebagai arahan DPRD, Asep menyatakan bahwa saran dan masukan dari mereka terhadap Pemerintah Daerah sangat diperlukan.

“Kami punya tanggung jawab yang sama. Bagaimana memberikan saran dan masukan kepada pemerintah daerah terkait menanggulangi kondisi yang demikian,” tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa DPRD memiliki kewajiban untuk memberikan rekomendasi, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran dan kebijakan yang diambil oleh Pemda.

Asep melanjutkan dengan menekankan perlunya efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan program-program pemerintah.

Dia menyarankan agar Pemda dapat memilah antara program-program yang mendesak dan yang kurang penting.

“Pemda harus bisa memilah mana program kegiatan yang tidak begitu penting,” imbuhnya.

Dengan pendekatan ini, Asep berharap Pemerintah Daerah dapat fokus pada inisiatif yang benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

Lebih jauh, Asep juga menekankan pentingnya meningkatkan pendapatan daerah. “Harus pinter memilah mana program kegiatan yang sekiranya bisa meningkatkan sumber pendapatan daerah,” katanya.

Dia percaya bahwa dengan prioritas yang tepat, Pemda dapat lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Asep optimis bahwa dengan komitmen yang kuat, kondisi keuangan daerah dapat pulih dalam waktu satu atau dua tahun ke depan.

Mendengar pernyataan ini, banyak pihak berharap agar Pemda segera merespons dan mengambil tindakan yang diperlukan. Evaluasi yang komprehensif terhadap pegawai honorer dan program yang ada diharapkan dapat memperbaiki situasi saat ini.

BACA JUGA: NasDem Ciamis Gelar Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2024

Para pegawai honorer yang telah bekerja keras juga patut mendapatkan perhatian dan hak-haknya. Sebuah langkah nyata dari Pemerintah Daerah akan menjadi sinyal positif bagi semua pegawai yang terlibat.

Situasi ini tentunya menjadi tantangan bagi Pemda untuk lebih bijaksana dalam mengelola sumber daya manusia dan anggaran. “Insyaallah dengan langkah-langkah yang tepat, kita bisa mengatasi permasalahan ini,” tutup Asep.  (KMP/infopriangan com)

Para pegawai honorer yang telah bekerja keras juga patut mendapatkan perhatian dan hak-haknya. Sebuah langkah nyata dari Pemerintah Daerah akan menjadi sinyal positif bagi semua pegawai yang terlibat.

Situasi ini tentunya menjadi tantangan bagi Pemda untuk lebih bijaksana dalam mengelola sumber daya manusia dan anggaran. “Insyaallah dengan langkah-langkah yang tepat, kita bisa mengatasi permasalahan ini,” tutup Asep.  (KMP/infopriangan com)

Gong Perdamaian Ciamis

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21 September 2026, memiliki kaitan lokal dengan keberadaan Gong Perdamaian Ciamis di kawasan Situs Bojong Galuh...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

Logo Hari Jadi Tasikmalaya Dipilih dari 55 Karya, Abdul Hasim Jadi Pemenang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 resmi menggunakan karya...

JAWA BARAT

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Pendakian Gunung Gede Pangrango Masih Ditutup, Belum Ada Jadwal Pembukaan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pendakian Gunung Gede Pangrango masih berada...

Rute Medan-Bandung Dibuka, 140 Penumpang Turun di Bandara Husein

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Rute Medan-Bandung yang dilayani Super Air Jet...

Olahraga

Popular Categories