lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap tautan yang mengatasnamakan Program 3 Juta Rumah Gratis 2026. Belakangan ini beredar sebuah tautan di media sosial yang diklaim sebagai akses resmi pendaftaran program rumah gratis dari pemerintah. Setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut dipastikan tidak benar dan masuk kategori konten palsu (fabricated content).
Alih-alih mengarah ke situs resmi pemerintah, tautan tersebut justru meminta pengguna mengisi data pribadi, mulai dari nama lengkap, asal provinsi, hingga nomor Telegram aktif. Modus seperti ini diduga digunakan untuk mengumpulkan data pribadi masyarakat secara ilegal.
Tautan Mengarah ke Situs Tidak Resmi
Hasil pemeriksaan menunjukkan tautan yang beredar tidak terhubung dengan situs resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) maupun BP Tapera.
Pengguna yang mengakses tautan justru diarahkan ke halaman yang meminta sejumlah data pribadi. Karena itu, masyarakat diimbau tidak mengisi formulir maupun membagikan informasi pribadi melalui tautan tersebut.
Begini Cara Resmi Mengajukan Rumah Subsidi
Pemerintah menegaskan bahwa mekanisme memperoleh rumah subsidi tidak dilakukan melalui tautan yang beredar di media sosial.
Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin mengajukan rumah subsidi harus mengikuti skema Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) melalui pengembang dan bank penyalur yang bekerja sama dengan pemerintah.
Selain itu, informasi resmi juga dapat diakses melalui aplikasi SiKasep yang dikelola BP Tapera.
Jangan Mudah Percaya Tautan Viral
Kasus penyebaran tautan palsu berkedok bantuan pemerintah terus berulang dengan berbagai modus.
Karena itu, masyarakat disarankan selalu memastikan informasi berasal dari situs resmi pemerintah sebelum mengisi data pribadi atau mengikuti proses pendaftaran program apa pun.
Apabila menemukan tautan mencurigakan yang mengatasnamakan program pemerintah, masyarakat sebaiknya tidak membuka ataupun menyebarkannya kepada orang lain.
Informasi mengenai tautan pendaftaran Program 3 Juta Rumah Gratis 2026 yang beredar di media sosial dipastikan hoaks. Mekanisme pengajuan rumah subsidi dilakukan melalui jalur resmi pemerintah, bukan melalui tautan yang meminta data pribadi pengguna.
Masyarakat diimbau selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain. (HS)
