Ini Pesan Kiai Sumedang untuk Presiden Prabowo

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Kiai asal Sumedang, KH Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi, mengingatkan Presiden Prabowo Subianto bahwa negara kuat harus tetap berjalan dalam koridor konstitusi, keadilan, demokrasi, dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Pesan tersebut disampaikan saat KH Muhyiddin membacakan rekomendasi Ijtima Ulama Indonesia di hadapan Prabowo pada puncak Harlah Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Dokumen rekomendasi itu kemudian diserahkan langsung kepada Presiden.

Kiai Sumedang Pasang Pagar Konstitusi

KH Muhyiddin merupakan pengasuh Pondok Pesantren Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah di Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Ia dipercaya membacakan tiga pokok rekomendasi yang dirumuskan dalam Ijtima Ulama Indonesia.

Forum tersebut diselenggarakan DPP PKB sebagai rangkaian Harlah Ke-28 PKB. Kegiatan berlangsung di Hotel Fairmont Jakarta sejak pukul 13.00 WIB dengan tema “Khidmat Ulama untuk Kesejahteraan Rakyat dan Ketahanan Bangsa”.

Dalam poin kedua rekomendasi, Ijtima Ulama menegaskan bahwa penguatan negara tidak boleh menjadikan kekuasaan sebagai tujuan akhir.

“Kekuatan negara adalah instrumen, bukan tujuan,” kata KH Muhyiddin saat membacakan rekomendasi.

Menurut rumusan tersebut, percepatan pembangunan harus berjalan beriringan dengan penguatan institusi, penghormatan terhadap konstitusi, supremasi hukum, demokrasi, serta pemerintahan yang bersih, profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Ijtima Ulama juga mendorong seluruh penyelenggara negara menjunjung meritokrasi, memberantas korupsi dan penyalahgunaan wewenang, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dan kritik konstruktif.

Negara yang kuat, menurut rekomendasi itu, harus melahirkan institusi yang kuat, menghadirkan kesejahteraan, dan membangun kepercayaan publik. Setiap kebijakan juga diminta benar-benar berpihak kepada rakyat.

Dukung Kemandirian Ekonomi Indonesia

Selain memberikan pengingat mengenai batas kekuasaan, Ijtima Ulama menyatakan dukungan terhadap langkah strategis pemerintahan Prabowo dalam memperkuat kedaulatan bangsa.

Dukungan tersebut mencakup pembangunan kemandirian ekonomi, percepatan industrialisasi dan hilirisasi, ketahanan pangan dan energi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Forum itu juga mendorong pemerintah mengembalikan arah pembangunan nasional kepada Pancasila dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Tujuan akhirnya adalah pengelolaan perekonomian dan sumber daya nasional untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Menurut rekomendasi yang dibacakan Kiai Sumedang tersebut, Indonesia membutuhkan negara yang kuat, efektif, dan berpihak kepada kepentingan nasional di tengah perubahan geopolitik, geoekonomi, serta teknologi global.

Adapun poin ketiga berisi komitmen para ulama untuk terlibat dalam memperbaiki dan menata Nahdlatul Ulama. NU diharapkan semakin solid, berwibawa, mandiri, dan produktif dalam memberikan maslahat bagi umat, bangsa, dan negara.

Kontribusi tersebut antara lain diharapkan hadir melalui bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, pelayanan sosial, serta penguatan persatuan nasional.

Prabowo Menyebutnya Hadiah Sekaligus Perintah

Presiden Prabowo menyambut dokumen kesepakatan Ijtima Ulama tersebut sebagai hadiah yang sekaligus mengandung perintah. Respons Presiden diberitakan ANTARA pada Kamis malam pukul 22.59 WIB dan kemudian diperkuat melalui rilis resmi Istana.

“Hari ini saya dapat hadiah lagi. Luar biasa, langsung dibacakan tadi Kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, rekomendasi mengenai penguatan kedaulatan, kemandirian ekonomi, industrialisasi, hilirisasi, serta ketahanan pangan dan energi selaras dengan arah perjuangannya.

Ia bahkan menyebut rekomendasi itu sebagai perintah yang sesuai dengan hati nuraninya. Namun, dalam tanggapan yang tersedia, Prabowo belum secara khusus menguraikan respons terhadap dorongan pemberantasan penyalahgunaan wewenang, meritokrasi, partisipasi masyarakat, dan keterbukaan terhadap kritik konstruktif. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

KONAMI Tasikmalaya Siapkan Pengaduan ke Polda Jabar, Tuntut Evaluasi Kapolres Tasikmalaya Kota

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komite Nasional Mahasiswa Indonesia (KONAMI) Tasikmalaya...

Santri Tarbiyatul Ummah Tasikmalaya Ditempa Jadi Pemilih Cerdas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. “Mengapa dalam setiap pemilu sering terjadi bagi-bagi uang...

Sumur Bor Setiamulya Mulai Dikerjakan untuk Pasok Air Bersih Warga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sumur bor Setiamulya mulai dikerjakan di Kelurahan...

Persikotas Nusantara Belum Tentukan Kandang Liga 3, Banjar-Ciamis Dijajaki

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persikotas Nusantara belum menentukan stadion kandang untuk...

Garut Plaza Diaktifkan Kembali, Pemkab Bidik Perdagangan dan UMKM

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Garut Plaza kembali didorong menjadi pusat aktivitas...

JAWA BARAT

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah...

Surat Edaran Gubernur Jabar, Siaga Abu Vulkanik

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan...

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung...

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Persib vs PSM di GBLA, 2.505 Personel Disiagakan dan Tiga Titik Disekat

lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Sebanyak 2.505 personel disiagakan untuk mengamankan pertandingan...

Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai 6 September untuk Cegah Karhutla

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai di wilayah...

Dentuman Misterius Bandung, Badan Geologi Kaitkan Anak Krakatau, BMKG Sebut Skyquake

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri suara dentuman misterius Bandung yang...

Olahraga

Popular Categories