lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Kawasan Industri Sumberjaya Majalengka segera disiapkan Pemerintah Kabupaten Majalengka sebagai langkah memperkuat investasi, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini proyek tersebut masih berada dalam tahap penyelesaian perizinan sebelum memasuki proses pembangunan.
Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan mengatakan kawasan industri yang berlokasi di Kecamatan Sumberjaya itu diproyeksikan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru setelah hadirnya Kawasan Industri Estate Majalengka (KIEM) di Kertajati.
Menurutnya, keberadaan kawasan industri baru tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak investor sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Majalengka.
“Kami optimistis kawasan industri di Sumberjaya segera memperoleh seluruh perizinan sehingga dapat segera dibangun, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Majalengka,” ujar Dena, Selasa (1/7/2026).
Ia menjelaskan hingga kini pembangunan belum memasuki tahap konstruksi karena masih menunggu penyelesaian sejumlah perizinan, terutama yang berkaitan dengan Lahan Baku Sawah (LBS) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Kawasan Industri Sumberjaya Majalengka Tunggu Penyelesaian Perizinan
Dena menjelaskan Pemerintah Kabupaten Majalengka terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), agar seluruh proses perizinan dapat segera diselesaikan.
Menurutnya, kepastian tata ruang menjadi salah satu faktor penting bagi investor sebelum merealisasikan rencana penanaman modal di suatu daerah.
Dengan terselesaikannya RDTR dan berbagai persyaratan administrasi lainnya, pemerintah berharap pembangunan kawasan industri dapat segera dimulai sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat.
Selain fokus pada penyediaan kawasan industri, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan dunia industri.
Pemkab Majalengka Perkuat SDM untuk Menarik Investor
Salah satu program yang dijalankan pemerintah daerah adalah pelatihan kerja melalui program Mata Hati di Balai Latihan Kerja Cakraningrat.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dena menyebutkan, hingga Mei 2026 sebanyak sekitar 2.100 peserta program pelatihan telah berhasil disalurkan ke dunia kerja.
“Kami ingin para investor merasa yakin menanamkan modal di Majalengka karena investasi akan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat,” katanya.
Kabupaten Majalengka sendiri merupakan salah satu daerah yang masuk dalam kawasan pengembangan Rebana Metropolitan dengan tren investasi yang terus meningkat.
Berdasarkan data Badan Pengelola Kawasan Rebana, realisasi investasi di wilayah Rebana pada triwulan pertama 2026 mencapai sekitar Rp6,49 triliun.
Sementara itu, Kabupaten Majalengka mencatat realisasi investasi sekitar Rp996 miliar. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Indramayu yang mencapai sekitar Rp993 miliar maupun Kabupaten Kuningan sebesar Rp506 miliar.
Melalui pembangunan Kawasan Industri Sumberjaya Majalengka, pemerintah berharap investasi terus tumbuh, lapangan pekerjaan semakin terbuka, daya saing daerah meningkat, serta mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Majalengka. (HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
