lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Suasana Pasar Muka, Kabupaten Cianjur, mendadak berubah mencekam setelah seorang pedagang kelapa tewas akibat ditusuk sesama pedagang, Selasa (21/7/2026) sore. Insiden yang disebut-sebut berawal dari candaan dan percakapan santai itu berakhir tragis dengan satu korban kehilangan nyawa.
Korban diketahui bernama Ujang Sunandar (36). Ia sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Sayang Cianjur, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tusuk yang dideritanya. Sementara itu, pelaku hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Berawal dari Cekcok di Lapak Pasar
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu sedang menggantikan adiknya berjualan kelapa di Pasar Muka Cianjur.
Sebelum penusukan terjadi, korban dan pelaku diduga sempat berbincang. Percakapan tersebut kemudian berubah menjadi cekcok setelah korban menolak tawaran minuman dari pelaku. Perselisihan bahkan sempat berujung adu fisik, namun berhasil dilerai pedagang lain.
Situasi sempat mereda ketika pelaku meninggalkan lokasi. Namun beberapa saat kemudian, ia kembali menghampiri korban yang sedang duduk di lapaknya.
Pelaku Kembali dan Langsung Menusuk Korban
Setelah kembali terjadi adu mulut, pelaku diduga mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk korban pada bagian perut sebelah kanan.
Korban langsung terjatuh bersimbah darah. Pedagang dan pembeli yang berada di sekitar lokasi berteriak meminta pertolongan, sedangkan pelaku melarikan diri sambil membawa senjata tajam yang digunakan dalam penusukan tersebut.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sayang Cianjur. Meski sempat mendapat perawatan intensif, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia beberapa jam setelah kejadian.
Polisi Buru Pelaku
Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho mengatakan identitas pelaku telah diketahui dan saat ini masih dalam pengejaran.
Polisi juga masih mendalami motif pasti penusukan tersebut dan akan meminta keterangan lebih lanjut setelah pelaku berhasil diamankan.
“Pelaku sedang diburu. Saat kejadian kabur dengan membawa senjata tajam. Secepatnya kami tangkap. Untuk motif masih didalami, menunggu pelaku tertangkap dan diminta keterangan,” ujar Alexander.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera melapor kepada aparat kepolisian guna mempercepat proses penangkapan. (HS)
