lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jalan Kolonel Masturi di Kabupaten Bandung Barat ditutup total mulai Senin, 14 September 2026, karena pekerjaan pelebaran dan rehabilitasi jembatan di dekat kawasan Imah Seniman, Kampung Karamat. Penutupan jalur penghubung Lembang–Parongpong itu diperkirakan berlangsung sekitar 67 hari hingga pertengahan November 2026.
Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan dari kedua arah tidak dapat melewati titik proyek. Polres Cimahi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat menyiapkan rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang biasa menggunakan ruas tersebut menuju Lembang, Parongpong, maupun Cisarua.
Dua Jalur Alternatif Disiapkan
Pengendara kendaraan ringan yang terdampak penutupan Jalan Kolonel Masturi dapat menggunakan dua jalur alternatif. Rute pertama menghubungkan Lembang menuju Kompleks Graha Puspa, kemudian Parongpong dan Cisarua. Jalur ini juga dapat digunakan untuk perjalanan dari arah sebaliknya.
Pilihan kedua adalah rute Lembang menuju Ledeng, kemudian Jalan Sersan Bajuri, Parongpong, dan Cisarua. Pengguna jalan diminta memperhitungkan waktu perjalanan karena perpindahan arus dari Jalan Kolonel Masturi berpotensi menambah volume kendaraan di jalur alternatif.
Kapolsek Lembang Kompol Dana Suhenda sebelumnya mengatakan rekayasa lalu lintas telah dibahas bersama pihak terkait menjelang penutupan. Titik pekerjaan berada pada jembatan di sekitar Imah Seniman dan memerlukan penutupan ruas selama proses pembangunan berlangsung.
Kendaraan berdimensi besar seperti bus dan truk tidak diarahkan menggunakan jalur alternatif tersebut karena terdapat bagian jalan yang sempit. Kendaraan besar disarankan tetap menggunakan jalur arteri utama melalui Kota Bandung atau Kota Cimahi.
Penutupan Diperkirakan Berlangsung 67 Hari
Pekerjaan pelebaran dan rehabilitasi jembatan membuat Jalan Kolonel Masturi dijadwalkan ditutup selama sekitar 67 hari. Dengan jadwal tersebut, akses diperkirakan belum kembali normal hingga pertengahan November apabila pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Jalan Kolonel Masturi selama ini menjadi salah satu akses yang digunakan warga dan wisatawan untuk bergerak antara kawasan Lembang, Parongpong, Cisarua, Cimahi, dan Bandung. Penutupan total membuat pengguna jalan perlu menentukan rute pengganti sebelum memasuki kawasan terdampak.
Pengendara juga diminta memperhatikan rambu sementara dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengaturan lalu lintas dapat disesuaikan dengan kondisi kepadatan selama pekerjaan berlangsung.
Bagi warga maupun wisatawan yang akan menuju kawasan Lembang selama masa penutupan, penggunaan jalur alternatif dan penyesuaian waktu keberangkatan menjadi penting untuk mengurangi risiko terjebak kepadatan di sekitar Parongpong dan Sersan Bajuri. (NS/AS)







