Pemkab Ciamis Perkuat Pencegahan dan Penanganan Stunting

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu menuju Zero New Stunting.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan delapan aksi konvergensi stunting, intervensi spesifik dan sensitif, audit kasus stunting, serta kolaborasi lintas sektor.

Kolaborasi melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi Universitas Galuh (Unigal) dan STIKes, Baznas, media, Bank BJB, masyarakat, hingga Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Eni Rochaeni (Dokter Cinta) mengatakan, keterbukaan informasi publik menjadi kunci penting dalam menekan angka stunting.

“Penyebaran informasi tentang gizi seimbang, pola asuh, dan pola makan yang mudah diakses akan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat,” katanya, Jumat (30/01/2026).

Selain itu, transparansi anggaran dan program, khususnya dalam pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dinilai membuat intervensi menjadi lebih tepat sasaran. Dengan keterbukaan informasi, kolaborasi lintas sektor juga dapat berjalan lebih optimal sehingga kualitas layanan kesehatan terus meningkat.

Dijelaskan dr. Eni, data stunting bersumber dari Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM), aplikasi resmi Kementerian Kesehatan berbasis web dan Android.

Aplikasi ini digunakan kader posyandu dan petugas puskesmas untuk memantau tumbuh kembang balita serta melakukan deteksi dini stunting secara cepat dan akurat. Melalui E-PPGBM, data individu bayi dan balita dicatat secara detail, mulai dari identitas hingga hasil pengukuran berat dan tinggi badan setiap bulan.

BACA JUGA: Kolaborasi Baznas, UPZ dan LPM Serahkan Bantuan Rutilahu bagi Warga

“Sistem ini juga dilengkapi fitur peringatan dini (alert system) untuk balita dengan gizi kurang atau gizi buruk agar segera mendapatkan intervensi, sekaligus memantau penyaluran PMT,” ujarnya.

Saat ini, data E-PPGBM tengah dimigrasikan dan diintegrasikan ke dalam aplikasi ASIK, sehingga seluruh data historis dapat diakses dalam satu platform. Integrasi ini memudahkan tenaga kesehatan dalam pengelolaan data, validasi berdasarkan NIK, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang akurat.

dr. Eni juga menjelaskan, seluruh wilayah di Kabupaten Ciamis kini telah memiliki program Bapak/Bunda Asuh, yang dibina oleh 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Program tersebut rutin dimonitor dan dievaluasi oleh Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) bersama Tim Penggerak Posyandu.

Intervensi tidak hanya menyasar balita, tetapi juga ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) dan ibu hamil Anemia, yang menjadi faktor risiko utama lahirnya anak stunting. Menurutnya, penyebab stunting masih didominasi oleh kurangnya asupan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), terutama kekurangan protein hewani.

“Selain itu, kondisi ibu hamil KEK dan anemia, pola asuh yang kurang tepat, minimnya variasi makanan, serta sanitasi yang belum optimal turut berkontribusi,” ungkapnya.

Dinkes Kabupaten Ciamis mencatat tren penurunan prevalensi stunting secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir, hal ini merupakan hasil dari kerja bersama lintas sektor.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Ciamis pada 2023 tercatat 25,45 persen, turun menjadi 20,3 persen pada 2024. Sementara pada 2025, pengukuran melalui Bulan Penimbangan Balita (BPB) menunjukkan prevalensi stunting sebesar 4,39 persen.

“Alhamdulillah, kasus stunting, wasting, dan overweight di Ciamis terus menurun. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak,” ucapnya.

Dalam percepatan penurunan stunting, Dinkes Ciamis menjalankan program prioritas dengan mengawal dan menangani seluruh sasaran secara berkelanjutan, mulai dari remaja, calon pengantin (Catin), ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

Untuk sasaran remaja, Dinkes mengembangkan SiKeren Halo Cinta, sistem informasi kesehatan remaja sebagai upaya deteksi dini pemahaman remaja terkait PHBS, Germas, dan Aksi Bergizi. Program Siratu Manis (Setiap Rabu Bantu Cegah Anemia Remaja Puteri di Ciamis) juga rutin dijalankan, dengan monitoring dan evaluasi melalui Konser Cinta Remaja.

“Bagi calon pengantin, pendataan dilakukan melalui aplikasi ElSimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) disertai pemeriksaan kesehatan serta konseling pencegahan stunting dan gizi seimbang,” jelasnya.

Sementara, untuk ibu hamil, bayi, dan balita, Dinkes menjalankan Gerakan Miliaran Cinta menuju ibu hamil, bayi, dan balita yang sehat, bahagia, dan penuh cinta. Di tingkat desa, TP3S Desa bekerja sama dengan puskesmas mengawal ibu hamil KEK, anemia, serta bayi dan balita dengan kondisi stunting, wasting, underweight, hingga overweight yang ditemukan di posyandu.

Kader posyandu yang telah terlatih juga berperan aktif dalam pembuatan PMT serta melakukan upaya promotif dan preventif secara terpadu dan berkelanjutan. Selain itu, Dinkes membentuk Duta Kesehatan Remaja yang berperan memberikan edukasi langsung di kalangan remaja.

Penguatan lintas program turut dilakukan melalui peran nutrisionis, promkes, bidan, dan dokter yang memberikan edukasi dengan pendekatan kreatif, termasuk pembuatan konten menarik. Penyebarluasan edukasi juga dilakukan melalui kerja sama dengan Diskominfo, Unigal, dan STIKes Muhammadiyah dalam kegiatan KKN.

Bersama Unigal Ciamis, Dinkes juga melakukan kajian, penelitian, dan pengembangan inovasi kesehatan yang digagas akademisi, seperti partograf digital dan kalkulating, serta pemanfaatan aplikasi SGizi, ASIK, dan SiKeren Halo Cinta yang terintegrasi dalam aplikasi Helo Ciamis.

“Perubahan perilaku keluarga berisiko stunting membutuhkan perhatian ekstra dan waktu. Untuk itu, monitoring terpadu terus dilakukan oleh TP3S bersama TP Posyandu dan TP PKK yang turun langsung memantau sasaran ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita di setiap posyandu,” terangnya.

Dokter Eni juga mengajak agar masyarakat ikut berperan aktif dalam pencegahan stunting dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Ibu hamil diimbau melakukan pemeriksaan kehamilan minimal delapan kali (ANC) sesuai standar, orang tua rutin membawa anak ke posyandu, serta remaja menjaga kesehatan melalui CKG, Germas, dan program Siratu Manis,” pungkasnya. (NID)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Milangkala ke-17 Gong Perdamaian Dunia Digelar di Ciamis Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Milangkala ke-17 Gong Perdamaian Dunia dijadwalkan berlangsung...

PSGC Ciamis Bawa 29 Pemain, Tiga Asing Jelang Debut Liga 2

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. PSGC Ciamis memasuki tiga hari terakhir menuju...

Abu Anak Krakatau, Pemkot Tasikmalaya Siapkan PJJ jika Kualitas Udara Memburuk

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Rabu,...

Bantuan Buku Tasikmalaya Sebesar Rp4,6 Miliar Disorot, Ada Dugaan Pengkondisian Penyedia

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Program bantuan pemerintah untuk pengadaan buku...

Beras Bantuan di Ciamis Dikeluhkan Bau dan Kusam, Bulog Klaim Kualitas Baik

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Keluhan soal kualitas beras bantuan pangan...

JAWA BARAT

Kebakaran TPA Galuga Terkendali, Pendinginan Jadi Fokus Penanganan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Penanganan kebakaran TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten...

Data Bencana Jawa Barat: 863 Ribu Jiwa Terdampak hingga 9 September 2026

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Data bencana Jawa Barat hingga Rabu,...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah...

Surat Edaran Gubernur Jabar, Siaga Abu Vulkanik

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan...

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung...

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Persib vs PSM di GBLA, 2.505 Personel Disiagakan dan Tiga Titik Disekat

lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Sebanyak 2.505 personel disiagakan untuk mengamankan pertandingan...

Olahraga

Popular Categories