Polres Kota Tasikmalaya Salah Tangkap? DPR RI Siap Bersikap

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polres Kota Tasikmalaya salah tangkap? Pertanyaan singkat ini menjadi berita hangat setelah keluarga korban penangkapan mengadu ke Komisi III DPR RI. Komisi yang diketuai oleh Dr. Habiburokhman, S.H., M.H. dari Fraksi Partai Gerindra ini berwenang menangani berbagai urusan yang berkaitan dengan upaya penegakan hukum, Hak Asasi Manusia dan keamanan negara. Selasa kemarin, (21/01/2025), pengaduan kasus ini disampaikan ke Komisi III DPR RI melalui oleh Rieke Dyah Pitaloka, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P.

Berita mengenai adanya dugaan Polres Kota Tasikmalaya salah tangkap ini bermula dari tindak pengeroyokan di wilayah hukum Kota Tasikmalaya. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 17 November tahun 2024. Tak berselang lama dari peristiwa tersebut, aparat kepolisian kemudian mengamankan 10 orang pelaku pengeroyokan. Empat dari 10 orang yang diamankan tersebut, teridentifikasi masih di bawah umur. Keempat anak inilah yang hari ini menjadi topik berita salah tangkap.

“Pada saat diproses di pengadilan, anak-anak tersebut tidak didampingi penasihat hukum, orang tua, dan Balai Pemasyarakatan. Ini tidak dilakukan. Padahal menurut aturan, untuk-anak-anak di bawah umur, harus didampingi.” Demikian keterangan Nunu Mujahidin, kuasa hukum anak-anak yang diduga salah tangkap, sebagaimana dikutip Kompas.

Tak hanya masalah pendampingan di persidangan, menurut Nunu, indikasi Polres Tasikmalaya Kota salah tangkap juga mencuat karena penangkapan yang dilakukan kepada empat anak tidak memiliki cukup bukti. Bahkan, keempat anak tersebut sempat dibebaskan atas perintah hakim. Perintah ini dikeluarkan hakim pada tanggal 6 Januari 2025. Namun, baru bebas beberapa saat, bahkan masih di hari yang sama, keempat anak tersebut kembali ditangkap, dengan dakwaan baru dan perkara yang baru.

“Bahkan dalam persidangan tidak terbukti kalau anak-anak tersebut berada di lokasi pengeroyokan,” tambah Nunu.

Setelah mendengar paparan mengenai dugaan Polres Kota Tasikmalaya salah tangkap pelaku pengeroyokan, Ketua Komisi III DPR RI berencana memanggil Kapolres Kota Tasikmalaya untuk dimintai penjelasan.

Menurut Habiburokhman, Komisi III DPR RI memang tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Namun sebagai respon atas pengaduan tentang dugaan Polres Kota Tasikmalaya salah tangkap, DPR RI memiliki hak konstitusional untuk memperjuangan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk tentunya untuk keempat anak yang diduga menjadi korban salah tangkap. (Lintas Priangan)

Berita lainnya:

Jual Trenggiling, Dua Buruh di Tasikmalaya Diciduk Polisi

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Dua buruh harian lepas asal Karangnunggal, Tasikmalaya, dibekuk polisi karena diduga memburu dan memperdagangkan trenggiling satwa...

Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya. Seorang pedagang bakso bernama Sutarno diduga diculik sekelompok remaja setelah...

Retribusi Pasar Cikurubuk Naik Gila-Gilaan, 800 Ruko Jadi Kuburan

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Pasar Induk Cikurubuk kian memprihatinkan. Kenaikan tarif retribusi yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) dinilai...

Terbaru

Klok Pimpin, Beckham Kembali, Persib Siap Tancap Gas

lintaspriangan.com. BERITA OLAHRAGA. Persib Bandung kembali menurunkan komposisi terbaiknya...

Bejat! Ayah di Garut Rudapaksa Anak Kandung 11 Tahun

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Kasus yang melibatkan seorang ayah di Garut...

Monster Berkedok Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Garut

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Seorang pria berinisial S (43) diamankan...

Jual Trenggiling, Dua Buruh di Tasikmalaya Diciduk Polisi

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Dua buruh harian lepas asal Karangnunggal,...

Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya....

Retribusi Pasar Cikurubuk Naik Gila-Gilaan, 800 Ruko Jadi Kuburan

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Pasar Induk Cikurubuk kian memprihatinkan....

Kelangkaan Minyakita di Ciamis, DKUKMP Ungkap Penyebab

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek...

Dewa United vs Persib: Waspada, Borneo Siap Mulung Muntah!

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Pertandingan Dewa United vs Persib Bandung akan digelar pada...

Prediksi Dewa United vs Persib: Maung Bandung Unggul, Tapi Rawan!

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Pertandingan Dewa United vs Persib Bandung akan digelar...

Tonton Langsung Dewa United vs Persib: Jam Tayang dan Link Live Streaming

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Persib Bandung datang dengan misi besar menjaga puncak klasemen...

Priangan Timur

Bejat! Ayah di Garut Rudapaksa Anak Kandung 11 Tahun

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Kasus yang melibatkan seorang ayah di Garut...

Monster Berkedok Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Garut

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Seorang pria berinisial S (43) diamankan...

Jual Trenggiling, Dua Buruh di Tasikmalaya Diciduk Polisi

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Dua buruh harian lepas asal Karangnunggal,...

Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya....

Retribusi Pasar Cikurubuk Naik Gila-Gilaan, 800 Ruko Jadi Kuburan

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Pasar Induk Cikurubuk kian memprihatinkan....

Kelangkaan Minyakita di Ciamis, DKUKMP Ungkap Penyebab

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek...

Dari Acara ke Berita: Mengubah Seremonial Jadi Layak Baca

lintaspriangan.com, KELAS WARTAWAN. Hampir setiap hari ada acara. Dari tingkat desa...

Halal Bihalal IKM Tasikmalaya, Bahas Pembangunan Masjid

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Ikatan Keluarga Minang (IKM) Tasikmalaya menggelar...

Perspektif

Popular Categories