lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebocoran tabung gas di Tasikmalaya memicu kebakaran di sebuah rumah warga di Jalan Paseh RT 005 RW 003, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Minggu, 14 Juni 2026 sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan membuat warga sekitar panik.
Api dilaporkan muncul dari area dapur yang bersebelahan dengan ruang laundry. Beruntung, petugas Damkar Kota Tasikmalaya cepat turun tangan sehingga api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bagian rumah lain maupun bangunan warga di sekitar lokasi.
Api Menyambar Tumpukan Pakaian Basah
Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh pemilik rumah bernama Reza. Saat kejadian, aktivitas di area rumah dan laundry masih berlangsung. Berdasarkan keterangan pegawai laundry, api baru diketahui ketika sudah menyambar tumpukan pakaian yang baru selesai dicuci.
Kondisi itu membuat suasana semakin mencekam. Bau gas menyengat bercampur asap mulai terasa dari area dapur. Warga dan penghuni rumah khawatir api semakin membesar, terlebih sumber kebakaran berada dekat tabung elpiji 3 kilogram.
Pelapor kemudian segera menghubungi Damkar Kota Tasikmalaya untuk meminta bantuan. Laporan darurat tersebut langsung ditindaklanjuti Regu 3 Damkar Kota Tasikmalaya yang dipimpin Samsudin.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan sumber api. Dari hasil penanganan awal, api diketahui berasal dari kebocoran regulator pada tabung elpiji 3 kilogram. Api kemudian mengenai tumpukan pakaian basah dan sebagian area dapur.
Meski pakaian dalam kondisi basah, tumpukan kain tetap berisiko menyimpan bara ketika sudah tersambar api. Karena itu, petugas tidak hanya memadamkan titik api, tetapi juga melakukan pendinginan di sekitar area dapur dan ruang laundry.
Penanganan cepat itu membuat kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah pakaian dan sebagian area dapur mengalami kerusakan akibat terbakar.
Damkar Ingatkan Warga Periksa Regulator dan Selang Gas
Peristiwa kebakaran akibat tabung gas di Tasikmalaya ini menjadi pengingat penting bagi warga agar lebih rutin memeriksa perangkat elpiji di rumah. Regulator, selang, karet pengaman, dan posisi tabung perlu dipastikan dalam kondisi aman sebelum digunakan.
Petugas Damkar Kota Tasikmalaya mengimbau warga tidak menganggap sepele bau gas di dalam rumah. Jika tercium bau menyengat, warga diminta tidak langsung menyalakan kompor, lampu, atau peralatan listrik yang dapat memicu percikan api.
Tabung elpiji juga disarankan ditempatkan di ruang yang memiliki sirkulasi udara baik. Penempatan tabung di ruangan tertutup dapat meningkatkan risiko penumpukan gas apabila terjadi kebocoran.
Selain itu, warga diminta segera membawa tabung ke area terbuka jika kebocoran terdeteksi dan situasi masih memungkinkan dilakukan dengan aman. Namun, apabila api sudah muncul, langkah paling aman adalah menjauh dari sumber bahaya dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kejadian tabung gas di Tasikmalaya yang bocor hingga memicu kebakaran di Paseh Tuguraja ini berhasil dikendalikan berkat respons cepat petugas. Namun, peristiwa tersebut tetap menjadi alarm bagi warga bahwa kebocoran kecil pada perangkat gas bisa berubah menjadi kebakaran serius dalam hitungan menit. Urusan gas memang tidak boleh pakai prinsip “nanti dulu”, sebab api tidak pernah menunggu rapat keluarga. (DH/AS)

