OJK Tasikmalaya Telusuri Data Warga Korban Golden Eagle

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya kini tengah menelusuri data masyarakat yang diduga menjadi korban praktik ilegal yang dilakukan oleh pihak Golden Eagle. Langkah ini diambil setelah terungkap bahwa lembaga tersebut beroperasi tanpa izin dan melakukan aktivitas pengumpulan data pribadi masyarakat dengan dalih penagihan utang fiktif.

Plt Kepala OJK Tasikmalaya, Melati Usmanย , menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat yang merasa dirugikan. Menurutnya, Golden Eagle tidak memiliki legalitas sebagai lembaga keuangan resmi yang diakui OJK. โ€œKami sudah menelusuri data warga yang dikumpulkan pihak Golden Eagle, termasuk modus mereka meminta identitas dengan alasan penagihan utang. Itu tidak benar dan tidak sah,โ€ ujarnya, di hadapan awak media, Senin (20/10/2025).

OJK Tasikmalaya kini bekerja sama dengan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegalย  (PASTI) untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas Golden Eagle di wilayah Priangan Timur, khususnya Tasikmalaya. Aktivitas lembaga tersebut resmi dihentikan karena terbukti melanggar ketentuan hukum dan mengancam keamanan data pribadi masyarakat.


Modus Klaim Utang Fiktif dan Pengumpulan Data Pribadi

Kasus Golden Eagle ini bermula dari laporan sejumlah warga yang mengaku didatangi oleh pihak yang mengatasnamakan lembaga tersebut. Mereka mengaku sebagai penagih utang, padahal warga tidak pernah merasa berutang pada lembaga keuangan mana pun. Dalam prosesnya, pihak Golden Eagle meminta warga untuk menyerahkan KTP, KK, dan data pribadi lain sebagai syarat penyelesaian masalah yang mereka sebut โ€œutang macetโ€.

Dari hasil penelusuran OJK Tasikmalaya, modus tersebut ternyata bagian dari praktik penagihan utang fiktif. Pihak Golden Eagle memanfaatkan kebingungan masyarakat untuk mengumpulkan data pribadi secara ilegal. Data itu diduga akan digunakan untuk kepentingan bisnis gelap atau dijual kepada pihak ketiga.

Satgas PASTI (Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal) telah memastikan bahwa Golden Eagle tidak terdaftar dalam sistem perizinan lembaga jasa keuangan. Golden Eagle bukan perusahaan pembiayaan, bukan juga lembaga investasi resmi.

OJK Tasikmalaya juga menekankan pentingnya masyarakat berhati-hati terhadap entitas yang mengaku memiliki kewenangan menagih atau mengelola investasi. Ciri umum lembaga ilegal biasanya tidak memiliki kantor tetap, tidak mencantumkan izin resmi, dan menawarkan janji pengembalian dana yang tidak masuk akal.


OJK Imbau Warga Tasikmalaya Waspada terhadap Lembaga Ilegal

Kasus Golden Eagle menjadi peringatan bagi masyarakat Tasikmalaya untuk lebih kritis dan berhati-hati dalam menerima tawaran kerja sama, investasi, atau penagihan utang. OJK Tasikmalaya membuka layanan pengaduan langsung bagi warga yang merasa datanya telah digunakan tanpa izin atau menjadi korban modus serupa.

โ€œSilakan lapor melalui kantor OJK Tasikmalaya atau kanal pengaduan resmi OJK. Kami akan bantu menelusuri dan menindaklanjuti,โ€ ujar Melati. Ia menambahkan, kasus seperti ini sering kali muncul karena masyarakat kurang mendapatkan edukasi tentang lembaga keuangan legal.

Selain menghentikan aktivitas Golden Eagle, OJK bersama Satgas PASTI juga akan menelusuri kemungkinan cabang atau jaringan lain yang menggunakan nama serupa di daerah Jawa Barat. Hal ini dilakukan untuk mencegah modus serupa berkembang dengan nama berbeda.

OJK Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan data pribadi masyarakat dan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan yang mengatasnamakan lembaga keuangan. Edukasi publik menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban investasi atau pinjaman ilegal di kemudian hari.


Langkah cepat OJK Tasikmalaya menelusuri data warga korban Golden Eagle menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam melindungi masyarakat dari jeratan keuangan ilegal. Dengan dukungan Satgas PASTI dan berbagai lembaga terkait, Tasikmalaya diharapkan menjadi wilayah yang lebih aman dari praktik investasi bodong dan penagihan fiktif.

Masyarakat pun diimbau selalu memverifikasi izin lembaga keuangan melalui situs resmi OJK sebelum menyerahkan data pribadi atau melakukan transaksi apa pun. Sebab, perlindungan dimulai dari kewaspadaan diri sendiri. (GPS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Terjerat Cinta di Mobile Legends, Perempuan Cianjur Jadi Korban Baru Penipuan JCP

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus dugaan penipuan bermodus hubungan asmara...

Hari Kunjung Perpustakaan, Tasikmalaya Buka Bimtek Naskah Lokal 2026

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati Senin,...

Pendaftaran Magang Jepang Tasikmalaya Ditutup 14 September 2026

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Pendaftaran magang Jepang Tasikmalaya melalui program IM...

Domba Garut Dikembangkan Jadi Penggerak Ekonomi, 631 Ternak Ikuti Dua Kompetisi

lintaspriangan.com,ย BERITA GARUT. Sebanyak 631 ternak mengikuti dua kompetisi Domba...

Karhutla Ciamis Capai 34 Kejadian, Terbanyak Kedua di Jawa Barat

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS. Karhutla Ciamis tercatat mencapai 34 kejadian sepanjang...

JAWA BARAT

KDM Rombak Besar-Besaran OPD Jabar, 6 Dinas Bakal Digabung: Benarkah Anggaran Bisa Lebih Hemat?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan...

Jalan Kolonel Masturi Ditutup Total Mulai 14 September, Ini Jalur Alternatifnya

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย Jalan Kolonel Masturi di Kabupaten Bandung Barat ditutup...

Vonis Ade Kuswara Dijadwalkan Dibacakan Hari Ini di Tipikor Bandung

lintaspriangan.com,ย BERITA BEKASI. Sidang vonis Ade Kuswara Kunang dan ayahnya,...

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA JAWA BARAT.ย  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

Olahraga

Popular Categories