lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah video yang memperlihatkan mobil dinas Wali Kota Tasikmalaya melaju dengan kecepatan tinggi dan dikawal kendaraan patroli serta pengawalan (patwal) kepolisian viral di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan kendaraan berpelat nomor Z 1 H melintas di kawasan jalan raya Kota Bandung. Rekaman itu kemudian diunggah akun Instagram @blatakbandung32 dan menarik perhatian warganet.
Dalam video, terdengar suara perekam yang memberikan komentar bernada sindiran terhadap kendaraan pejabat yang melaju dengan pengawalan polisi.
Kendaraan berpelat Z 1 H kemudian dikenali sejumlah warganet sebagai kendaraan dinas yang berkaitan dengan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan.
Pelat Z 1 H memang sebelumnya diberitakan sebagai pelat kendaraan yang digunakan untuk mobil dinas Wali Kota Tasikmalaya.
Mobil Dinas Wali Kota Melaju Kencang
Video tersebut memperlihatkan kendaraan berpelat Z 1 H melaju di jalan raya dengan pengawalan patwal.
Tidak terlihat secara jelas dalam rekaman mengenai kecepatan kendaraan maupun alasan perjalanan tersebut mendapatkan pengawalan kepolisian.
Namun, cara kendaraan tersebut melaju menjadi perhatian karena tampak bergerak cukup cepat dibandingkan kendaraan lain di sekitarnya.
Unggahan itu kemudian memunculkan beragam komentar warganet.
Sebagian mempertanyakan penggunaan pengawalan untuk kendaraan pejabat, sementara lainnya memberikan komentar bernada satire mengenai kebiasaan kendaraan pejabat yang mendapatkan prioritas di jalan raya.
Salah satu komentar yang beredar bahkan menyinggung identitas kendaraan tersebut.
“Z 1 H? Walikota Tasik? Tumben naik mobil, biasanya suka lari-lari kan,” tulis salah satu warganet.
Komentar tersebut merujuk pada sosok Viman yang sebelumnya juga dikenal publik melalui aktivitas olahraga lari.
Pengawalan Patwal dan Pertanyaan Publik
Munculnya video tersebut membuat perhatian publik tidak hanya tertuju pada mobil dinas, tetapi juga keberadaan kendaraan patwal yang mengawal perjalanan.
Pada prinsipnya, pengawalan kepolisian terhadap pejabat atau kegiatan tertentu dapat berkaitan dengan kebutuhan pengamanan dan kelancaran lalu lintas.
Karena itu, keberadaan patwal dalam video tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran.
Begitu pula dengan dugaan kendaraan melaju melebihi batas kecepatan. Rekaman video yang beredar belum memberikan data pasti mengenai berapa kilometer per jam kendaraan tersebut melaju.
Yang menjadi persoalan publik saat ini adalah bagaimana penggunaan fasilitas pengawalan pejabat dipandang dari sisi kepatutan, keselamatan pengguna jalan, serta transparansi kepada masyarakat.
Terlebih kendaraan yang digunakan merupakan kendaraan dinas pemerintah.
Belum Ada Konfirmasi Pemkot Tasikmalaya
Hingga berita ini ditulis, Pemerintah Kota Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi mengenai video viral tersebut.
Belum diketahui pula siapa yang berada di dalam kendaraan ketika rekaman dibuat, ke mana tujuan perjalanan, serta apa alasan kendaraan tersebut mendapatkan pengawalan patwal.
Keterangan resmi dari Pemkot Tasikmalaya maupun pihak kepolisian diperlukan agar publik tidak hanya mendapatkan informasi berdasarkan potongan video dan komentar di media sosial.
Hal tersebut penting karena video berdurasi singkat tidak selalu mampu menggambarkan keseluruhan situasi yang terjadi di lapangan.
Publik Menunggu Penjelasan
Viralnya video mobil dinas Wali Kota Tasikmalaya tersebut pada akhirnya menjadi ujian komunikasi publik bagi pemerintah daerah.
Masyarakat berhak mengetahui alasan penggunaan fasilitas negara, termasuk ketika kendaraan pejabat memperoleh pengawalan kepolisian di jalan raya.
Di sisi lain, penjelasan juga diperlukan agar video yang beredar tidak berkembang menjadi persepsi liar tanpa konteks yang jelas.
Jika memang terdapat alasan kedinasan atau faktor pengamanan tertentu, pemerintah dapat menjelaskannya kepada publik.
Sebaliknya, jika ditemukan persoalan dalam penggunaan kendaraan maupun pengawalan, klarifikasi sejak awal dapat menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Untuk sementara, publik masih menunggu penjelasan resmi terkait video mobil dinas Wali Kota Tasikmalaya yang viral tersebut. (HS)







