Kominfo Kabupaten Tasikmalaya Peringatkan Penipuan WhatsApp

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kominfo Kabupaten Tasikmalaya mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap maraknya modus penipuan digital yang menyamar sebagai notifikasi resmi aplikasi WhatsApp. Modus ini memanfaatkan tampilan visual yang meyakinkan, bahasa sistem yang terlihat profesional, serta narasi mendesak yang kerap membuat pengguna panik dan langsung menekan tautan yang disediakan.

Dalam beberapa waktu terakhir, informasi mengenai notifikasi WhatsApp palsu kembali beredar di berbagai platform digital. Notifikasi tersebut umumnya menyebutkan bahwa aplikasi WhatsApp milik pengguna sudah “obsolete” atau tidak dapat digunakan lagi, lalu meminta pengguna segera melakukan pembaruan melalui tombol atau tautan tertentu. Padahal, tautan tersebut tidak mengarah ke Play Store atau App Store resmi.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Roni Imroni, menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami pola dasar penipuan digital semacam ini agar tidak menjadi korban pencurian data.

“Ciri paling umum dari notifikasi palsu adalah adanya ajakan untuk segera mengklik atau mengunduh aplikasi dari luar toko resmi. Ini yang perlu diwaspadai bersama,” ujarnya.

Modus Lama dengan Wajah Baru

Menurut Roni, secara teknis modus notifikasi WhatsApp palsu sebenarnya bukan hal baru. Namun, pelaku terus memperbarui tampilan agar terlihat semakin mirip dengan notifikasi resmi sistem. Mulai dari penggunaan logo WhatsApp, ikon peringatan, hingga bahasa Inggris formal yang memberi kesan seolah-olah berasal langsung dari pengembang aplikasi.

“Pelaku memanfaatkan kepanikan pengguna. Begitu muncul kata-kata seperti ‘aplikasi tidak bisa digunakan’ atau ‘versi sudah usang’, sebagian orang langsung bereaksi tanpa mengecek kebenarannya,” kata Roni.

Ia menjelaskan, WhatsApp sebagai aplikasi resmi tidak pernah meminta pengguna memperbarui aplikasi melalui tautan yang dikirim lewat pesan pribadi, pop-up mencurigakan, atau notifikasi di luar toko aplikasi resmi. Seluruh pembaruan selalu dilakukan melalui Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS.

Jika pengguna nekat mengklik tautan palsu tersebut, risikonya tidak main-main. Mulai dari pencurian data pribadi, akses ke akun WhatsApp, hingga potensi pengurasan informasi di dalam ponsel.

Adapun modus penipuan yang sedang beredar saat ini adalah modus permintaan update whatsapp. Dalam pesan tersebut tertulis kalimbat sebagai berikut:
“This version of WhatsApp became obsolete on Feb 4, 2018.
Please go to the Google Play Store to download the latest version.”
“This version of WhatsApp became obsolete on Feb 4, 2018.
Please go to the Google Play Store to download the latest version.”

“Sepintas, pesan tersebut seperti asli dan mengarahkan kita ke Google Play Store sebagai toko resmi, tapi kami pastikan itu pesan notifikasi palsu,” tegas Roni.

Peran Literasi Digital di Tingkat Daerah

Kominfo Kabupaten Tasikmalaya menilai literasi digital masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman kejahatan siber. Bukan hanya soal kemampuan menggunakan gawai, tetapi juga kemampuan mengenali mana informasi yang aman dan mana yang berpotensi berbahaya.

“Literasi digital itu bukan cuma soal bisa pakai aplikasi, tapi juga soal kewaspadaan. Jangan mudah percaya pada notifikasi yang terlihat resmi tapi datang dari sumber yang tidak jelas,” ujar Roni.

Ia menambahkan, masyarakat sebaiknya membiasakan diri melakukan pengecekan ulang sebelum mengambil tindakan digital apa pun. Jika ragu, warga bisa langsung membuka Play Store atau App Store untuk memastikan apakah benar ada pembaruan aplikasi. Selain itu, fitur verifikasi dua langkah di WhatsApp juga sangat disarankan untuk diaktifkan sebagai lapisan keamanan tambahan.

Kominfo Kabupaten Tasikmalaya juga mendorong masyarakat untuk saling berbagi informasi edukatif, bukan justru ikut menyebarkan pesan mencurigakan. Semakin banyak warga yang paham, semakin kecil peluang pelaku penipuan menemukan korban.

Imbauan untuk Warga Tasikmalaya

Menutup keterangannya, Roni mengimbau warga Kabupaten Tasikmalaya agar tidak mudah terpancing oleh pesan atau notifikasi digital yang bersifat mendesak. Dalam dunia digital, menurutnya, ketenangan adalah pertahanan pertama.

“Kalau ada notifikasi yang membuat panik dan minta cepat bertindak, justru di situlah kita harus berhenti sejenak dan berpikir. Update aplikasi hanya lewat toko resmi, itu prinsip dasarnya,” tegasnya.

Melalui peringatan ini, Kominfo Kabupaten Tasikmalaya berharap masyarakat semakin sadar bahwa kejahatan digital terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan teknologi. Kewaspadaan, pengetahuan, dan kebiasaan digital yang sehat menjadi benteng utama agar warga tidak terjebak dalam modus penipuan yang merugikan. (AS)

Kasus Data warga jebol - lintas priangan

3 Orang Jadi Tersangka, Data Warga Jebol dan Diduga Dijual Lewat...

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Data pribadi warga yang semestinya terlindungi diduga justru dijadikan bagian dari bisnis ilegal. Polda Jawa Barat berhasil membekuk kejahatan yang menyebabkan...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Rumah Lapuk Ambruk Timpa Rumah di Baregbeg Ciamis, Dua Bangunan Rusak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah rumah lapuk ambruk dan menimpa...

Kantor Wali Kota Banjar Dilalap Si Jago Merah, Dua Petugas Damkar Diberi Oksigen

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kebakaran Kantor Walikota Banjar, kepulan asap...

Perhutanan Sosial Garut, Pemkab Siapkan 7 Program di 13 Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan tujuh program rencana...

BSPS Kota Tasikmalaya Jangkau 827 Rumah, Tiap Penerima Dapat Rp20 Juta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 827 rumah di Kota Tasikmalaya mendapat...

Kekeringan Pangandaran: BPBD Jabar Jadwalkan Koordinasi Penanganan Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Penanganan kekeringan Pangandaran dijadwalkan dibahas dalam koordinasi Badan...

JAWA BARAT

3 Orang Jadi Tersangka, Data Warga Jebol dan Diduga Dijual Lewat API Key dan Bot Telegram

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Data pribadi warga yang semestinya terlindungi...

Sekdis Dishub Sukabumi Dijemput Polisi, Dugaan Pelecehan Siswi PKL

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Penanganan dugaan pelecehan siswi PKL di...

Kebakaran Ciumbuleuit Berdampak pada 19 Warga, Tiga Titik Panas Masih Ditangani

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penanganan kebakaran Ciumbuleuit di kawasan Cihanja, Kecamatan...

KDM Rombak Besar-Besaran OPD Jabar, 6 Dinas Bakal Digabung: Benarkah Anggaran Bisa Lebih Hemat?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan...

Jalan Kolonel Masturi Ditutup Total Mulai 14 September, Ini Jalur Alternatifnya

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jalan Kolonel Masturi di Kabupaten Bandung Barat ditutup...

Vonis Ade Kuswara Dijadwalkan Dibacakan Hari Ini di Tipikor Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Sidang vonis Ade Kuswara Kunang dan ayahnya,...

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

Olahraga

Popular Categories