Kisah Malik, Anak Stunting Tasikmalaya yang Ingin Sekolah Dekat Rumah

lintaspriangan.comBERITA TASIKMALAYA  – Menjelang tahun ajaran baru, kebahagiaan yang seharusnya dirasakan Malik, seorang Anak Stunting di Tasikmalaya, justru berubah menjadi kegelisahan. Bocah berusia tujuh tahun asal Kampung Sindanggalih, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya itu masih menunggu kepastian untuk bisa bersekolah di SD negeri yang berada dekat rumahnya.

Kisah Anak Stunting di Tasikmalaya ini menjadi perhatian setelah orang tuanya mengaku mendapat saran agar Malik bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) saat proses pendaftaran peserta didik baru berlangsung.

Padahal menurut keluarga, Malik tidak mengalami gangguan intelektual maupun autisme. Kondisi yang dialaminya lebih disebabkan oleh stunting dan kekurangan gizi yang membuat kemampuan berjalan belum berkembang secara optimal.

Meski memiliki keterbatasan fisik, Malik disebut sudah mampu membaca dan menulis seperti anak seusianya.

Anak Stunting di Tasikmalaya Ingin Belajar Bersama Teman Sebaya

Ariana Kurniati, ibu Malik, mengaku sedih ketika mendengar saran agar anaknya masuk SLB. Menurutnya, kondisi Malik tidak seharusnya menjadi alasan untuk memisahkannya dari lingkungan sekolah umum.

Ia menjelaskan bahwa berbagai pemeriksaan kesehatan yang dilakukan selama ini tidak menemukan kelainan pada kemampuan berpikir anaknya.

Menurut Ariana, dokter hanya menyarankan perbaikan asupan gizi dan peningkatan berat badan agar perkembangan fisik Malik dapat lebih optimal.

“Anak saya bisa baca, bisa nulis. Tidak ada kelainan. Kami hanya ingin dia sekolah seperti anak-anak lainnya,” ujarnya.

Keinginan keluarga sebenarnya sederhana, yakni agar Malik bisa menempuh pendidikan di SDN Sindanggalih yang lokasinya tidak jauh dari rumah.

Selain lebih mudah dijangkau, sekolah tersebut juga menjadi tempat sebagian besar teman seusianya belajar.

Pendidikan Inklusif Kembali Menjadi Perbincangan

Kasus yang dialami Malik memunculkan kembali diskusi mengenai penerapan pendidikan inklusif di sekolah umum.

Pendidikan inklusif pada prinsipnya memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk memperoleh hak belajar tanpa diskriminasi, termasuk anak dengan kebutuhan khusus maupun keterbatasan fisik tertentu.

Ayah Malik, Nana Supriatna, berharap sistem pendidikan mampu memberikan ruang yang sama bagi seluruh anak untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.

Menurutnya, keterbatasan fisik yang dialami Malik tidak mengurangi kemampuan belajar maupun semangatnya untuk bersekolah.

“Harapan kami hanya satu, Malik bisa sekolah dekat rumah dan belajar bersama teman-temannya,” katanya.

Keluarga juga berharap ada solusi yang dapat menjembatani kebutuhan anak dengan kemampuan sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang memadai.

Sekolah Tegaskan Belum Ada Penolakan

Sementara itu, Kepala SDN Sindanggalih, Nana Hermawan, membantah adanya penolakan terhadap Malik.

Ia menjelaskan bahwa hasil resmi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) belum diumumkan dan seluruh anak usia sekolah dasar memiliki hak untuk mengikuti pendidikan.

Menurutnya, pihak sekolah hanya menyampaikan kondisi riil terkait jumlah siswa dalam kelas serta keterbatasan tenaga pendidik yang tersedia.

“Kami hanya menyampaikan kondisi riil. Kelas kami 30 siswa, guru terbatas. Takut Malik tidak maksimal dilayani,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang muncul lebih berkaitan dengan kesiapan layanan pendidikan dibanding keputusan penolakan terhadap calon peserta didik.

Kini, Malik masih menunggu hari pengumuman yang akan menentukan langkah awal perjalanan pendidikannya. Meski kakinya belum mampu menopang tubuhnya dengan sempurna, semangatnya untuk belajar dan bersekolah tetap tumbuh seperti anak-anak lainnya.(AHOL)

🏆 Tebak Final 2026 • Masih dibuka

Kuis Piala Dunia 2026

Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

⏱️ Deadline: 2026-07-19 23:59:00 WIB 🛡️ Anti duplikat 📊 Ranking otomatis
Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Diki SWAKKA: Dinas Porabudpar Kota Tasikmalaya, Dinas Paling “Maksakeun”

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Porabudpar Kota Tasikmalaya dinilai menjadi salah satu perangkat daerah yang terlalu memaksakan diri karena memikul empat...

Wawali KDC Bicara Terbuka, Sebut Fungsi Wakil Kepala Daerah Masih Lemah dalam UU

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara (KDC) menyampaikan pandangannya mengenai masih terbatasnya kewenangan wakil...

Kemarau di Kabupaten Tasikmalaya, Polsek Bantu 4000 Liter Air untuk Warga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kemarau di Kabupaten Tasikmalaya kembali membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Di tengah kondisi itu, polsek setempat bersama...

Terbaru

BPD Desa Kujangsari Tasyakuran, Komitmen Kawal Desa Hingga 2034

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. BPD Desa Kujangsari menggelar tasyakuran, pembacaan selawat, dan...

Bantuan Sembako Kota Banjar Sasar 95 Keluarga Kurang Mampu

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Bantuan Sembako Kota Banjar kembali disalurkan Pemerintah...

Makam Pahlawan Pamarican Dibersihkan, Jejak Gerilya di Ciamis Selatan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Tidak banyak masyarakat mengetahui bahwa Makam Pahlawan...

Diki SWAKKA: Dinas Porabudpar Kota Tasikmalaya, Dinas Paling “Maksakeun”

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Porabudpar Kota Tasikmalaya dinilai menjadi salah...

Wawali KDC Bicara Terbuka, Sebut Fungsi Wakil Kepala Daerah Masih Lemah dalam UU

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd....

Piala Dunia 2026

Prediksi Skor Argentina vs Cape Verde: Misi Sulit Tahan Messi

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Prediksi skor Argentina vs Cape Verde...

Prediksi Skor Australia Vs Mesir: The Pharaohs Unggul Statistik, Socceroos Wajib Waspada

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Prediksi Skor Australia Vs Mesir...

Hasil Portugal Vs Kroasia: Portugal Melaju, Kroasia Pulang dengan Kepala Tegak

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Portugal sukses mengamankan tiket ke...

Hasil Spanyol vs Austria 3-0: Dua Bek Ini Bikin Austria Mati Kutu

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Hasil Spanyol vs Austria berakhir tegas....

Portugal vs Kroasia Panas, 3 Duel Ini Bakal Jadi Penentu

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Laga Portugal vs Kroasia pada babak...

Daerah lainnya

Wacana Jawa Barat Ganti Nama Menguat, DPRD Beri Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.   Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat...

Pilkades Serentak Subang 2026: 165 Desa Memilih, 3 Desa Siap Jadi Pelopor Pilkades Digital

lintaspriangan.com, BERITA SUBANG – Kabupaten Subang bersiap mencatat sejarah...

Parah! Sampah di Cirebon Tak Tertangani, Anggaran DLH Berindikasi Korupsi

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON.  Persoalan sampah di Cirebon belum juga menemukan...

Fenomena ODGJ Cianjur, di Balik Kasus Tinggi Terselip Prestasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR – Isu ODGJ Cianjur kembali menjadi perhatian publik...

Perspektif

Popular Categories