Makam Pahlawan Pamarican Dibersihkan, Jejak Gerilya di Ciamis Selatan

lintaspriangan.comBERITA CIAMIS. Tidak banyak masyarakat mengetahui bahwa Makam Pahlawan Pamarican bukan sekadar kompleks pemakaman biasa. Di tempat sunyi itulah tersimpan jejak perjuangan, saat wilayah Pamarican, Kabupaten Ciamis, pernah menjadi salah satu basis pertahanan sekaligus jalur gerilya para pejuang kemerdekaan di Ciamis Selatan.

Jejak sejarah itu kembali dirawat melalui aksi gotong royong yang digelar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan atau Muspika Pamarican, Jumat (3/7/2026). Kegiatan bersih-bersih Makam Pahlawan Pamarican tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Merawat Makam, Menghidupkan Ingatan Sejarah

Sejak pagi, kawasan Situs Makam Pahlawan Pamarican tampak lebih ramai dari biasanya. Bukan oleh peziarah yang datang sendiri-sendiri, melainkan oleh unsur pemerintah, aparat, relawan, pelajar, dan masyarakat yang datang membawa semangat yang sama: merawat tempat penghormatan bagi para pejuang bangsa.

Kegiatan itu melibatkan Pemerintah Kecamatan Pamarican, Polsek Pamarican, Koramil Pamarican, Koordinator Wilayah Pendidikan, anggota Pramuka, serta sejumlah organisasi relawan kebencanaan. Di antaranya RCS, RAPI, Senkom Mitra Polri, Tagana, ORARI, GSR, dan Karang Taruna Rescue.

Dengan peralatan sederhana, para peserta membersihkan rumput liar, menyapu area kompleks makam, mengumpulkan sampah, dan menata kembali lingkungan sekitar situs. Kawasan makam dibuat lebih bersih, rapi, asri, dan layak menjadi tempat penghormatan bagi para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Republik Indonesia.

Aksi tersebut tidak hanya menghadirkan suasana kerja bakti, tetapi juga kebersamaan lintas unsur. Di tengah kesibukan masing-masing, Muspika, relawan, dan masyarakat duduk dalam satu ruang pengabdian yang sama. Rumput dibersihkan, sampah diangkat, dan ingatan sejarah kembali disapu dari debu lupa. Ya, kadang sejarah tidak hilang karena dihancurkan, tetapi karena jarang disapa.

Usai kegiatan bersih-bersih, seluruh peserta mengikuti doa bersama. Doa tersebut dipimpin oleh petugas dari Kantor Urusan Agama atau KUA Kecamatan Pamarican sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang dimakamkan di situs tersebut.

Hari Bhayangkara Jadi Momentum Gotong Royong

Camat Pamarican, Asep Kodari, mengatakan kegiatan itu bukan sekadar agenda rutin. Menurutnya, gotong royong di kawasan Makam Pahlawan Pamarican menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme sekaligus mengenang jasa para pahlawan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Makam pahlawan ini harus kita jaga bersama agar suasananya tetap bersih, khidmat, dan indah. Sebagai generasi penerus, kami hanya bisa melakukan aksi seperti ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang dimakamkan di sini,” ujar Asep.

Ia menambahkan, keberadaan Situs Makam Pahlawan Pamarican memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat Ciamis, khususnya generasi muda. Situs tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya berlangsung di kota-kota besar, tetapi juga menyentuh wilayah-wilayah kecil yang menjadi bagian dari jaringan perjuangan bangsa.

Menurut Asep, menjaga situs sejarah bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting agar peninggalan perjuangan tidak terlupakan oleh perkembangan zaman. Melalui kegiatan gotong royong, rasa memiliki terhadap situs sejarah diharapkan tumbuh lebih kuat.

Asep berharap kegiatan tersebut mampu membangkitkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda di Kabupaten Ciamis, agar semakin mengenal sejarah daerahnya sendiri. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga, merawat, dan menghargai situs-situs perjuangan yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun tidak hanya menjadi peringatan bagi institusi kepolisian. Lebih dari itu, kegiatan di Pamarican menjadi pengingat bahwa persatuan, gotong royong, dan penghormatan kepada jasa para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi penerus.

Sebab, bangsa yang besar tidak hanya dikenang dari gedung megah dan jalan lebar. Ia juga dikenang dari cara masyarakatnya merawat makam para pejuang, menjaga cerita perjuangan, dan memastikan sejarah tetap hidup di tengah generasi yang terus bergerak ke masa depan. (AI/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

BPBD Catat Kebakaran Lahan Cibenda Sekitar 1 Hektare di Dua Dusun

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran mencatat...

Agenda Budaya Ciamis: Merlawu Gandoang 28 Agustus, Nyangku Panjalu 7 September

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Agenda budaya Ciamis memasuki rangkaian berikutnya setelah...

GUNTARA dan GEMAS Digelar di Garut Hari Ini, Peserta dari 27 Daerah

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Puncak GUNTARA dan GEMAS tingkat Jawa Barat...

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Kapolres Tasikmalaya Tekankan Akhlak Rasulullah dalam Pelayanan Publik

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW...

SDN 1 Gerba Ciamis Terbakar, Api Muncul Saat Anak Bermain Layangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bangunan SDN 1 Gerba di Dusun...

JAWA BARAT

Eagle Fight Championship Digelar di Cirebon 23 Agustus, 80 Petarung Dijadwalkan Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Eagle Fight Championship dijadwalkan digelar di Wahaha...

Sumedang Swimming Sprint Masuki Hari Terakhir 23 Agustus, 1.556 Atlet Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Sumedang Swimming Sprint KA IV dijadwalkan memasuki...

Pameran Alutsista Bekasi Berlanjut 23 Agustus, Panser Anoa Bisa Dilihat Warga

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pameran alutsista Bekasi masih dijadwalkan berlangsung di...

Bandung Art Month 9 Mulai 23 Agustus, Berlangsung Sebulan di Berbagai Ruang Seni

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Art Month 9 memasuki periode penyelenggaraan mulai...

Gempa M5,8 Guncang Sumur Banten, Disusul M3,8: Warga agar Waspada

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8...

Bandung Great Sale Mulai 21 Agustus, Lebih dari 700 Pelaku Usaha Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Great Sale 2026 dijadwalkan mulai Jumat,...

Warga Perbatasan Kuningan-Cirebon Siaga Kebakaran Bentuk MPA

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Masyarakat di kawasan perbatasan Kabupaten Kuningan...

Pemuda Kabupaten Bogor Punya Usaha? Kesempatan Emas Program Inkubasi, Kuota Terbatas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kabar baik bagi pemuda Kabupaten Bogor...

Olahraga

Popular Categories