lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran di SPBU Karangnunggal membuat warga dan pengunjung panik, Selasa (19/5/2026). Tiga unit motor yang sedang antre mengisi bensin tiba-tiba terbakar. Api muncul cepat dari salah satu kendaraan, lalu merambat ke dua motor lain yang berada di dekatnya.
Peristiwa itu terjadi saat aktivitas pengisian bahan bakar sedang berlangsung. Asap hitam pekat langsung membumbung tinggi dan membuat suasana di area SPBU mendadak tegang. Sejumlah pengunjung berhamburan menjauh dari lokasi karena khawatir api merambat ke area dispenser bensin.
Tiga motor yang terbakar masing-masing disebut sebagai motor jenis Thunder, Yamaha Mio Soul, dan Honda Beat. Ketiganya berada dalam posisi berdekatan saat api pertama kali muncul dari bagian bawah motor jenis Thunder.
Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada sistem kelistrikan motor. Percikan kecil yang awalnya tidak langsung disadari kemudian membesar. Karena posisi kendaraan berdekatan, api cepat menyambar dua motor lain di sampingnya.
Petugas SPBU Bergerak Cepat Padamkan Api
Situasi sempat mencekam karena kobaran api muncul di area yang sangat sensitif. Namun, petugas SPBU langsung bergerak cepat. Mereka mengambil alat pemadam api ringan atau APAR, lalu menyemprotkan isinya ke titik api.
Respons cepat petugas membuat api tidak sampai menjalar ke dispenser bahan bakar. Dalam kondisi seperti itu, hitungan detik sangat menentukan. Jika api terlambat dikendalikan, dampaknya bisa jauh lebih besar.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 10 menit. Setelah api padam, kondisi tiga motor tampak hangus pada beberapa bagian. Aktivitas pengisian bensin kemudian dihentikan sementara untuk memastikan area benar-benar aman.
Kebakaran motor di SPBU ini juga menjadi perhatian warga sekitar. Banyak orang menyaksikan asap tebal dari kejauhan. Beberapa pengendara memilih berhenti sejenak karena penasaran dengan sumber kepulan asap tersebut.
Meski begitu, petugas tetap berupaya menjaga jarak warga dari titik kejadian. Langkah itu penting untuk mencegah risiko tambahan, terutama karena lokasi kebakaran berada di area penyimpanan dan distribusi bahan bakar.
Polisi Selidiki Penyebab Pasti Kebakaran
Anggota Polsek Karangnunggal yang tiba di lokasi langsung mengamankan tiga motor terbakar. Polisi membawa kendaraan tersebut ke Mapolsek Karangnunggal untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga akan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Selain itu, sejumlah saksi akan dimintai keterangan untuk memastikan kronologi kebakaran di SPBU Karangnunggal tersebut.
Kapolsek Karangnunggal AKP Jaja Hidayat mengimbau masyarakat agar lebih rutin memeriksa kondisi kelistrikan motor. Menurutnya, kabel getas, aki bermasalah, atau sistem kelistrikan yang tidak normal bisa memicu bahaya serius.
Imbauan itu penting, terutama bagi pengendara yang sering mengisi bahan bakar di SPBU. Area tersebut memiliki risiko tinggi karena banyak bahan mudah terbakar. Karena itu, kondisi kendaraan harus benar-benar diperhatikan sebelum digunakan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kejadian tersebut menjadi pengingat keras bagi masyarakat. Satu gangguan kecil pada kendaraan bisa berubah menjadi ancaman besar jika terjadi di tempat yang salah.
Kebakaran di SPBU Karangnunggal akhirnya berhasil dikendalikan. Akan tetapi, penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan polisi. Warga pun diminta tidak berspekulasi dan tetap mengutamakan keselamatan saat berada di area SPBU. (DH/AS)



