IG Wali Kota Tasikmalaya Posting Prakiraan Cuaca: Gabut?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Cuaca ekstrem yang melanda Kota Tasikmalaya dalam beberapa hari terakhir bukan sekadar peringatan di atas kertas. Berdasarkan informasi yang beredar di berbagai media, pada Jumat (27/03/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat lebih dari 20 titik bencana akibat hujan deras disertai angin kencang.

Dari jumlah tersebut, lebih dari separuh kejadian didominasi pohon tumbang, sementara sisanya berupa kerusakan rumah, gangguan jaringan listrik, hingga akses jalan yang sempat terganggu. Beberapa kejadian bahkan menimpa kendaraan warga, menambah daftar dampak nyata dari cuaca ekstrem yang terjadi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa peringatan cuaca bukan lagi sekadar potensi, melainkan sudah bertransformasi menjadi kejadian riil di lapangan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sehari berselang, tepatnya hari ini, Sabtu (29/03/2026), Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, melalui akun Instagramnya membagikan informasi prakiraan cuaca untuk periode 29–31 Maret 2026. Dalam unggahan tersebut, disampaikan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Kota Tasikmalaya, lengkap dengan rincian per kecamatan.

Langkah ini tentu dapat dibaca sebagai bentuk kepedulian pimpinan daerah. Di tengah situasi bencana, wali kota berupaya hadir dan mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem lanjutan.

Namun di titik ini pula muncul ruang refleksi.

Informasi prakiraan cuaca sejatinya merupakan informasi teknis yang secara rutin telah disediakan oleh BMKG, baik melalui website, aplikasi, maupun kanal media sosial. Selain itu, BPBD sebagai garda terdepan penanganan kebencanaan juga memiliki fungsi strategis dalam menyebarluaskan peringatan dini kepada masyarakat. Bahkan, jika ingin menjangkau lebih luas, jaringan komunikasi hingga tingkat kelurahan dan RW pun bisa dioptimalkan.

Pertanyaannya kemudian menjadi relevan:
apakah penyampaian informasi teknis seperti prakiraan cuaca memang harus dilakukan langsung oleh seorang wali kota?

Dalam konteks komunikasi publik, terutama saat menghadapi situasi krisis, seorang kepala daerah sejatinya berada pada level komunikasi strategis. Idealnya, ia tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberi arah, memastikan koordinasi, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Di sinilah letak perbedaan antara “komunikasi informatif” dan “komunikasi leadership”.

Alih-alih berhenti pada penyampaian prakiraan cuaca, pesan yang lebih strategis dari seorang wali kota bisa berupa:

  • memastikan kesiapsiagaan tim di titik-titik rawan
  • memberikan imbauan spesifik bagi wilayah terdampak
  • menyampaikan langkah konkret pemerintah dalam mitigasi
  • atau membuka kanal darurat yang bisa langsung diakses warga

Pesan-pesan semacam ini tidak hanya informatif, tetapi juga memberi kepastian dan arah di tengah situasi yang tidak menentu.

Ketua Komunitas Media SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), Akhmad Muhlis, menilai bahwa kehadiran wali kota dalam ruang digital tetap penting, namun perlu diiringi dengan penguatan substansi pesan.

“Ini langkah yang baik sebagai bentuk kepedulian. Artinya wali kota hadir dan tidak abai terhadap situasi. Tapi akan lebih kuat jika pesan yang disampaikan tidak hanya informatif, melainkan juga strategis—memberi arah dan menunjukkan langkah konkret pemerintah. Misalnya ya, saya kira Pak Wali bisa saja di akun medsosnya bicara, bahwa untuk tiga hari ke depan, beliau meminta para Camat dan Lurah tidak ada yang keluar daerah, harus standby di wilayahnya masing-masing. Ini kan lebih bersifat strategis,” ujar Muhlis.

Menurutnya, di era ketika informasi sudah sangat melimpah dan mudah diakses, nilai lebih dari komunikasi seorang pemimpin justru terletak pada makna dan kejelasan arah, bukan sekadar distribusi informasi.

“Setidaknya ada celah interpretasi yang kurang sedap ketika wali kota justru bermain di ranah teknis. Nanti dikira postingannya cuma gabut,” tambah Muhlis.

Meski demikian, langkah yang diambil Wali Kota Tasikmalaya tetap patut diapresiasi. Setidaknya, unggahan tersebut menunjukkan adanya respon dan kepedulian terhadap situasi cuaca ekstrem yang tengah dihadapi warga.

“Meski saya sebenarnya tidak yakin postingan tersebut sudah melibatkan Dinas Kominfor karena memang tidak ada logo kominfo, padahal dia SKPD yang tentu faham tentang komunikasi publik. Tapi setidaknya, dengan postingan tersebut, warga tahu wali kota ada dan sedang memberikan perhatian pada potensi bencana,” jelas Muhlis.

Di tengah dinamika bencana yang bisa datang sewaktu-waktu, kehadiran pemimpin—dalam bentuk apa pun—tetap menjadi hal penting. Tinggal bagaimana ke depan, kehadiran itu tidak hanya terasa, tetapi juga lebih strategis. Karena untuk hal-hal teknis, sebenarnya sudah banyak sumber daya yang bersiaga.

“Mereka tinggal nunggu peluit dari Pak Wali,” pungkas Muhlis.

PRIANGAN TIMUR

Tiga Lowongan Kerja Ciamis Terbaru, Kurir hingga Customer Service

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Tiga lowongan kerja Ciamis masih membuka jalur lamaran...

Dua Juara Seri Triple Crown Tak Masuk Final Indonesia Derby Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Indonesia Derby Pangandaran 2026 menyimpan situasi tak biasa....

4 Kawasan Ini Pernah Jadi Pusat Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabupaten Tasikmalaya mencapai usia 394 tahun pada...

Kemenhaj Pangandaran Kawal Haji Inklusif 2027: Jangan Ada Jemaah yang Merasa Sendirian

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Perjalanan menuju Tanah Suci tidak selalu ditempuh dengan...

1.062 KK di 5 Desa Terdampak Kekeringan di Ciamis, BPBD Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Musim kemarau mulai menunjukkan dampak kekeringan...

JAWA BARAT

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Come See Mie Fest 2026 Bandung Hadirkan Barasuara hingga J-Rocks

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Come See Mie Fest 2026 memasuki hari...

Waspada, Prakiraan Angin Kencang di Jawa Barat Mulai Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa...

Ini Pesan Kiai Sumedang untuk Presiden Prabowo

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Kiai asal Sumedang, KH Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir...

Kebakaran di Sukabumi, 3 Anak Meninggal Dunia

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran di Sukabumi menewaskan tiga anak kakak-beradik di...

Pencarian Berakhir Duka, Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Ditemukan Meninggal Dunia

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Operasi pencarian terhadap seorang pemuda yang...
spot_img

Olahraga

Popular Categories

spot_imgspot_img