Hadiri Haul Akbar KH Abdul Kohar, H. Aslim: Jaga Pesantren, Teruskan Perjuangan Ulama

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam Haul Akbar KH Abdul Kohar di Leuwimalang, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Kamis malam (3/9/2026).

Dalam momentum tersebut, H. Aslim menyampaikan pesan tentang pentingnya menghormati ulama, meneruskan perjuangan mereka, serta menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan agama sebagai tempat membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak.

Menurut H. Aslim, ulama memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat. Mereka bukan hanya menjadi tempat masyarakat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi pembimbing, penjaga nilai, serta sosok yang menanamkan fondasi moral dari satu generasi kepada generasi berikutnya.

- Advertisement -

“Hormati para ulama, karena ulama adalah pewaris para nabi,” ujar H. Aslim.

Bagi H. Aslim, penghormatan kepada ulama tidak semestinya berhenti ketika seorang ulama telah wafat. Ada nilai, ilmu, pengabdian, dan perjuangan panjang yang harus dilanjutkan oleh generasi setelahnya.

“Teruskan perjuangan para ulama. Apa yang telah mereka bangun untuk umat harus kita jaga dan kita lanjutkan bersama-sama,” katanya.

Pesan tersebut menjadi penting karena perjuangan seorang ulama pada hakikatnya tidak hanya melekat pada sosoknya.

Di balik perjuangan itu ada masyarakat yang dibimbing, santri yang dididik, ilmu yang diwariskan, serta lembaga-lembaga pendidikan yang dibangun agar terus memberikan manfaat bahkan setelah pendirinya berpulang.

Jaga Pesantren dan Madrasah Diniyah

H. Aslim secara khusus menekankan pentingnya menjaga lembaga pendidikan agama yang telah dirintis almarhum KH Abdul Kohar.

Menurutnya, pondok pesantren dan madrasah diniyah mempunyai posisi yang sangat strategis dalam membentuk generasi masa depan.

“Lembaga pendidikan agama yang dirintis oleh almarhum harus terus dijaga kelestariannya. Pondok pesantren dan madrasah diniyah sangat strategis dalam mendidik dan membina generasi yang memiliki ilmu dan akhlak mulia,” ujar H. Aslim.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa menjaga pesantren tidak cukup dimaknai sebatas mempertahankan bangunan atau nama sebuah lembaga.

Yang jauh lebih penting adalah menjaga kehidupan pendidikan yang berlangsung di dalamnya.

Ada guru yang terus mengajar, ada santri yang terus belajar, ada ilmu yang diwariskan, ada adab yang ditanamkan, dan ada generasi baru yang sedang dipersiapkan untuk membawa nilai-nilai tersebut ke masa depan.

“Ketika lembaga pendidikan agama terus hidup dan memberikan manfaat kepada masyarakat, di situlah salah satu perjuangan para ulama terus berjalan,” tutur H. Aslim.

Ilmu dan Akhlak Harus Berjalan Bersama

Penekanan H. Aslim terhadap pentingnya ilmu dan akhlak juga menjadi relevan di tengah perubahan zaman.

Generasi muda hari ini tumbuh dalam lingkungan yang jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Perkembangan teknologi membuat informasi dan pengetahuan dapat diperoleh dalam hitungan detik.

Namun kemudahan memperoleh pengetahuan tidak serta-merta membentuk karakter seseorang.

Di sinilah pendidikan agama memiliki posisi penting.

Generasi masa depan membutuhkan ilmu agar mampu berkembang, bersaing, dan menghadapi perubahan zaman. Namun ilmu juga membutuhkan fondasi akhlak agar kecerdasan dan kemampuan yang dimiliki digunakan secara benar serta memberi manfaat bagi masyarakat.

Pondok pesantren dan madrasah diniyah selama ini mengambil bagian penting dalam ruang tersebut.

Selain memberikan pendidikan keagamaan, lembaga-lembaga tersebut juga menjadi tempat anak-anak belajar mengenai adab kepada guru, penghormatan kepada orang tua, kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Karena itu, keberlangsungan pesantren dan madrasah diniyah bukan semata-mata persoalan mempertahankan sebuah lembaga pendidikan.

Ada kepentingan yang jauh lebih besar di dalamnya, yakni menjaga proses pembentukan generasi.

Haul Bukan Sekadar Mengenang

Haul Akbar KH Abdul Kohar juga menjadi momentum untuk melihat kembali makna penghormatan kepada ulama.

Haul memang menjadi ruang untuk mendoakan dan mengenang jasa seorang ulama. Namun maknanya menjadi lebih besar ketika masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat untuk melanjutkan apa yang telah diperjuangkan.

Para ulama terdahulu telah menanam.

Generasi hari ini memiliki kewajiban untuk merawat.

Dan generasi berikutnya kelak akan menerima hasil dari apa yang dijaga hari ini.

Dalam konteks itulah tiga pesan H. Aslim saling bertemu: menghormati ulama, meneruskan perjuangan mereka, serta menjaga lembaga pendidikan agama yang telah dirintis.

Menghormati ulama tanpa menjaga warisannya hanya akan berhenti menjadi penghormatan simbolik.

Sebaliknya, ketika pesantren tetap berkembang, madrasah diniyah terus mengajar, santri terus belajar, dan nilai-nilai kebaikan tetap diwariskan, perjuangan para ulama akan terus hidup melewati zamannya.

“Ulama boleh berpulang, tetapi perjuangannya tidak boleh ikut hilang,” pungkas H. Aslim. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

Upacara Hari Jadi Pangandaran ke-14 Digelar 24 Oktober di Lapangan Parigi, Ini Rangkaian Acaranya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjadwalkan upacara Hari...

Pangandaran Fest 2026 Berlangsung hingga 24 Oktober, Puluhan Stan UMKM Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Fest 2026 dijadwalkan berlangsung hingga...

Musabaqah Hari Santri 2026 Kota Tasikmalaya Jadi Ajang Pengembangan Kemampuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Musabaqah Hari...

JAWA BARAT

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Insentif Rp100 Ribu Sebulan, Ribuan Guru PAUD Indramayu Menanti

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini...

Olahraga

Kategori Populer