Dana Hibah yang Bikin Gelisah

lintaspriangan.com, BANG SUFI. Belakangan ini, topik danah hibah benar-benar bikin banyak kalangan gelisah. Dana hibah keagamaan diusik. Bermula dari hasil pemeriksaan BPKP Jawa Barat. Dari 40 lembaga keagamaan di Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan kejanggalan laporan keuangan dana hibah.

Ada 7 lembaga keagamaan yang dianggap janggal karena belum melaporkan kegiatannya. Ada satu yang tidak dicairkan sehingga dana hibah tidak dimanfaatkan.

Kejanggalan dalam versi audit BPKP Perwakilan Jawa Barat ini kemudian digoreng oleh tangan-tangan tersembunyi hingga akhirnya Polda Jawa Barat melakukan investigasi dan klarifikasi. Beberapa nama penerima dana hibah dipanggil untuk klarifikasi. Ini yang membuat suasana Tasikmalaya menjadi sedikit gerah dan panas dalam.

Kejanggalan penyaluran dana hibah tentu belum bisa disebut sebagai perbuatan korupsi. Tapi berita terlanjur viral, “Diduga Ada Korupsi Dana Hibah” itu judul salah satu media massa, memantik api jelang PSU Kabupaten Tasikmalaya.

Rupanya Polda Jabar tidak hanya menyasar Kabupaten Tasikmalaya, dalam berita hari Jumat, 25 April 2025, Polda Jabar akan menyelidiki dana hibah keagamaan di lima kabupaten/kota, salah satu diantaranya Kabupaten Ciamis.

Wah… ini genderang mulai ditabuh Mang! Para kiai dan ulama di Kabupaten Tasikmalaya tidak pasrah tanpa perlawanan. Langkah Polda Jawa Barat disikapi dengan nada ancaman psikologis. “Anda pengen lihat Tasikmalaya terbakar dan membara seperti tahun 1996?” umpat salah satu kiyai kharismatik di Tasikmalaya.

Pasca PSU ini, Kabupaten Tasikmalaya bagaikan api dalam sekam. Buntut Pilkada yang berakhir dengan PSU rupanya memantik api di kalangan ulama pesantren.

Dari data yang beredar di media massa, ada puluhan ulama dan kiyai yang dipanggil Polda Jawa Barat dengan dalih klarifikasi. Konon menurut kabar di warung kopi Mak Icih, beberapa dana hibah tidak sesuai dengan peruntukannya.

Api dalam sekam itu kini mulai membesar. Beberapa ulama di Kabupaten Tasikmalaya sudah berkumpul. Ada raut wajah yang gusar dan ada yang cemas takut harmoni antara polisi dan ulama Tasikmalaya kembali menemui jalan buntu. Dana hibah benar-benar bikin gelisah.

Dalam setiap kesempatan, mereka berbisik-bisik, “Jika ingin melihat Tasikmalaya membara seperti kejadian 1996, ini api bisa membakar ukhuwah antara polisi dan kalangan ulama pesantren, ” ujar ulama senior di NU Kabupaten Tasikmalaya.

Tapi ternyata, Polda Jawa Barat bukan mengendorkan upaya pemeriksaan, malah akan mengembangkan penyelidikan hingga lima kabupaten dan kota.

Gerakan bersih-bersih dana hibah keagamaan ini dipicu oleh adanya penyalahgunaan dana hibah di beberapa lembaga keagamaan. Tak menutup mata masih ada beberapa oknum pengurus lembaga keagamaan yang tidak amanah.

Tapi logika Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggeneralisasi setiap kasus kecil kejanggalan dana hibah untuk menimpakan dampaknya kepada komunitas besar. Akhirnya kini lembaga keagamaan yang tidak melakukan kesalahan pun harus menanggung derita. Gubernur Dedi mengeluarkan pernyataan akan menyetop semua dana hibah keagamaan.

Selama ini penerima dana hibah keagamaan adalah mereka yang punya akses kepada kekuasaan politik. Sementara kiai dan ulama yang tidak punya akses di panggung kekuasaan sampai kini tidak menikmati renyahnya dana hibah.

Apakah KDM sebagai Gubernur menimpakan amarah kepada lembaga keagamaan yang tulus berjuang mencerdaskan anak bangsa tapi tak seperakpun menerima dana hibah?

Semestinya lembaga keagamaan yang bermasalah di-blacklist, kemudian berikan perhatian kepada lembaga keagamaan yang amanah dan terpercaya. Dengan menghentikan penyaluran dana hibah keagamaan secara serampangan, maka tunggu saatnya para kiai dan ulama yang tulus melakukan aksi perlawanan. (Lintas Priangan)

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Honor Pendamping Ohan Hafidz Mangkrak, Kas Pemkot Tasikmalaya Diduga Seret

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kas Pemerintah Kota Tasikmalaya diduga sedang tidak baik-baik saja. Sinyal itu kini dirasakan langsung oleh para pendamping...

Haru, 400 Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Tiba di Gedung Dakwah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tangis haru pecah saat ratusan jamaah haji asal Kota Tasikmalaya tiba di Gedung Dakwah Islamiah, Senin malam....

Pencegahan Bundir di Tasikmalaya, Damkar Bergerak Cepat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Siang itu, Minggu, 14 Juni 2026, suasana di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, mendadak berubah tegang. Seorang perempuan muda...

Terbaru

Dramatis Lewat Adu Penalti dan Koin Tos, Akademi Persib Bared Patroman U-12 Lolos ke Tingkat Jabar

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perjalanan menuju panggung yang lebih besar harus ditempuh...

Apresiasi Melalui Seni, Dani Priyanto Persembahkan Lukisan untuk Bupati Herdiat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Perayaan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis di...

HUT Ciamis ke-384: Harmoni Tanpa Batas Satukan Warga

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ribuan masyarakat memadati Taman Lokasana Ciamis dalam...

Honor Pendamping Ohan Hafidz Mangkrak, Kas Pemkot Tasikmalaya Diduga Seret

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kas Pemerintah Kota Tasikmalaya diduga sedang tidak...

Semarak 1 Muharram, Ribuan Warga Padati Islamic Center Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ribuan warga dari 10 kecamatan di Kabupaten...

Piala Dunia 2026

Hasil Austria vs Jordan 3-1: Menang, Tapi Bikin Deg-degan

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Hasil Austria vs Jordan pada laga pertama...

Hasil Argentina vs Aljazair 3-0: VAR Padamkan Kejutan, Messi Menggila

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Argentina mengawali laga babak pertama Piala Dunia 2026...

Inggris vs Kroasia: Meski Inggris Favorit, Kroasia Tetap Berbahaya

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.   Inggris vs Kroasia menjadi salah satu laga...

Portugal vs Kongo DR: Penyerang Tajam Lawan Pengunci Rapat

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.   Portugal vs Kongo DR menjadi salah satu...

Hasil Perancis vs Senegal 3-1: Mbappe Menggila, Senegal Runtuh!

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.  Perancis membuka perjalanan di Grup I Piala...

Daerah lainnya

Indikasi Korupsi Kesbangpol Jabar Bagian 1: Makan Minum Tak Dikerjakan tapi Dibayar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Temuan BPK atas kegiatan di Badan Kesatuan Bangsa...

Indikasi Korupsi Bank bjb, Nilai Bermasalah Tembus Rp1,178 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Indikasi korupsi Bank bjb mulai membuka ruang...

Ditanya Indikasi Korupsi, Kesbangpol Cirebon Berdalih Ini Ranah APIP

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol...

Hampir Rp900 Miliar Anggaran Jabar Bermasalah, KDM Diminta Bongkar Praktik Nakal

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi...

Perspektif

Popular Categories