Polisi Pasang Garis Polisi, Penyebab Masih Diselidiki
Usai api padam, aparat kepolisian mulai melakukan pengamanan tempat kejadian perkara. Lokasi kebakaran rumah makan Pangandaran itu dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
PLH Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto Sik MH mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima informasi adanya kebakaran di Pangandaran, tepatnya di kawasan Kampoeng Turis.
“Anggota kami segera menuju tempat kejadian untuk membantu pengamanan lokasi, mengatur masyarakat yang berada di sekitar area, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dalam proses penanganan,” ungkap Mujianto.
Polres Pangandaran bersama unsur TNI, Damkar, Satpol PP, Tagana, dan masyarakat sekitar turut membantu proses pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain. Kawasan yang cukup ramai membuat petugas juga harus mengatur warga dan wisatawan yang mendekat ke lokasi.
Selain mengamankan area, polisi mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti rumah makan terbakar di Pangandaran tersebut.
“Untuk sumber api masih kami dalami. Namun kepastian penyebabnya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik. Namun, polisi belum menyimpulkan penyebab kebakaran sebelum proses penyelidikan selesai. Karena itu, informasi mengenai penyebab kebakaran di Pangandaran masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, bangunan Pamugaran Lounge mengalami kerusakan cukup parah akibat dilalap api.
Kepolisian mengimbau para pelaku usaha, khususnya yang beroperasi di kawasan wisata Pangandaran, untuk memperhatikan standar keselamatan bangunan. Pemeriksaan instalasi listrik, ketersediaan alat pemadam api ringan, serta jalur evakuasi menjadi hal penting agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Kebakaran ini menjadi pengingat bahwa geliat wisata harus selalu berjalan beriringan dengan kesiapan keselamatan. Sebab di kawasan padat aktivitas, satu percikan kecil bisa berubah menjadi peristiwa besar yang menyita perhatian banyak orang. (AI/AS)





















