lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Deru langkah kuda pacu kembali menggetarkan Gelanggang Pacuan Kuda Legokjawa, Kabupaten Pangandaran, Minggu, 12 Juli 2026. Sebanyak 23 kuda terbaik turun dalam babak penyisihan Indonesia Derby Pangandaran untuk memperebutkan 12 tiket menuju partai final.
Persaingan dipastikan berlangsung sengit. Setiap kuda membawa nama kontingen, stable, sekaligus harapan besar untuk tampil pada puncak Kejurnas Seri I–Indonesia Derby 2026 yang akan digelar di tempat yang sama pada 26 Juli 2026.
Sulawesi Utara Datang dengan Kekuatan Terbesar
Sulawesi Utara menjadi kontingen dengan jumlah kuda terbanyak dalam babak penyisihan Indonesia Derby Pangandaran. Enam kuda diturunkan untuk menghadapi wakil dari berbagai daerah yang juga datang dengan ambisi besar.
Jawa Timur dan Kalimantan Selatan masing-masing membawa lima kuda. Jawa Barat sebagai tuan rumah menurunkan tiga wakil. Sementara itu, Sumatra Barat mengirim dua kuda, sedangkan DKI Jakarta dan Sumatra Utara masing-masing mengandalkan satu wakil.
Komposisi itu membuat persaingan tidak mudah ditebak. Kontingen dengan jumlah kuda terbanyak memang memiliki lebih banyak peluang. Namun, pacuan kuda tidak hanya ditentukan oleh jumlah peserta.
Kecepatan, stamina, kondisi lintasan, ketenangan joki, hingga kemampuan kuda menjaga ritme akan sangat menentukan. Sedikit saja kehilangan momentum, peluang menuju final bisa langsung tertutup.
Babak penyisihan dibagi dalam dua heat dengan jarak tempuh 2.000 meter. Heat pertama diikuti 11 kuda, sedangkan heat kedua diikuti 12 kuda.
Dari dua heat tersebut, hanya 12 kuda yang berhak melaju ke babak final. Artinya, hampir separuh peserta harus menghentikan langkah lebih awal.
Legokjawa Jadi Panggung Pacuan Kuda Nasional
Indonesia Derby Pangandaran tidak hanya menjadi ajang adu cepat. Gelaran ini sekaligus membawa Legokjawa kembali ke panggung olahraga nasional.
Lintasan pacuan kuda yang berada tidak jauh dari pesisir selatan Pangandaran memiliki daya tarik tersendiri. Suasana terbuka, lintasan pasir, serta latar kawasan pantai membuat arena ini berbeda dibanding sejumlah gelanggang pacuan lain di Indonesia.
Puncak Kejurnas ke-60 Seri I–Indonesia Derby 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli 2026. Kuda-kuda yang lolos dari babak penyisihan hari ini akan kembali bertarung untuk memperebutkan gelar bergengsi.
Bagi Pangandaran, ajang ini juga membuka peluang lebih luas dalam pengembangan wisata olahraga. Penonton tidak hanya datang untuk menyaksikan pacuan, tetapi juga berpotensi menggerakkan penginapan, rumah makan, transportasi, serta usaha masyarakat di sekitar lokasi.
Indonesia Derby Pangandaran menjadi bukti bahwa daya tarik daerah ini tidak hanya bertumpu pada pantai. Dari Legokjawa, Pangandaran sedang memperlihatkan wajah lain: cepat, kompetitif, dan siap menjadi tuan rumah olahraga berskala nasional.
Hari ini, 23 kuda mulai berlari. Namun, hanya 12 yang akan kembali ke lintasan untuk mengejar gelar juara. (NS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
