lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Malam yang semula tenang berubah dalam hitungan detik. Cahaya terang terlihat melintas di langit, kemudian suara dentuman keras terdengar hingga getaran dirasakan warga di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon, Sabtu (11/7/2026) malam.
Fenomena yang ramai disebut Meteor Cirebon itu langsung memicu kepanikan sekaligus rasa penasaran. Warga keluar rumah, memeriksa keadaan sekitar, lalu saling bertanya melalui media sosial. Satu pertanyaan segera memenuhi ruang percakapan: apa yang sebenarnya melintas di langit Cirebon?
Cahaya Terlihat, Dentuman Mengagetkan Warga
Laporan mengenai suara dentuman muncul dari sejumlah lokasi. Warga Kecamatan Sedong mengaku mendengar suara keras yang datang secara tiba-tiba. Kesaksian serupa disampaikan warga Desa Cipeujeuh, Kecamatan Lemahabang, yang merasakan sedikit getaran setelah suara tersebut terdengar.
Sejumlah warga Kota Cirebon juga mengaku sempat melihat objek bercahaya bergerak cepat di langit. Bentuknya digambarkan menyerupai bintang terang atau meteor yang melintas dalam waktu singkat. Namun, peristiwa berlangsung begitu cepat sehingga tidak semua warga sempat merekamnya.
Informasi yang beredar di media sosial menyebut fenomena itu terjadi sekitar pukul 21.20 WIB. Pada waktu hampir bersamaan, laporan mengenai benda langit terang juga muncul dari beberapa wilayah lain di Pulau Jawa. Meski demikian, video dan foto yang beredar tetap perlu diperiksa lokasi serta waktu pengambilannya agar tidak tercampur dengan kejadian lama.
Dentuman yang terdengar cukup kuat membuat sebagian warga menduga terjadi ledakan. Namun, hingga Minggu (12/7/2026) pagi, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan, korban, ataupun lokasi jatuhnya benda asing di wilayah Cirebon.
Disebut Meteor, tetapi Belum Ada Kepastian Resmi
Istilah Meteor Cirebon sejauh ini masih merupakan dugaan yang berkembang berdasarkan kesaksian warga mengenai cahaya, lintasan objek, dentuman, dan getaran. Belum ada penjelasan resmi yang memastikan jenis benda, arah lintasan, ketinggian ledakan, maupun kemungkinan materialnya mencapai permukaan bumi.
Secara ilmiah, meteor berukuran cukup besar dapat menimbulkan cahaya sangat terang ketika memasuki atmosfer. Tekanan yang muncul saat benda bergerak dengan kecepatan tinggi di lapisan udara yang semakin padat juga dapat menghasilkan gelombang kejut. Gelombang itulah yang bisa terdengar sebagai dentuman keras.
Cirebon pernah mengalami fenomena serupa pada 5 Oktober 2025. Saat itu, BRIN menyimpulkan sebuah meteor berukuran cukup besar melintas di wilayah udara Kuningan dan Cirebon sebelum menuju Laut Jawa. Akan tetapi, penjelasan tersebut berlaku untuk kejadian tahun 2025 dan tidak dapat langsung digunakan untuk memastikan fenomena pada 11 Juli 2026.
Karena itu, warga perlu menunggu hasil pemeriksaan lembaga yang berwenang. Rekaman asli yang dilengkapi waktu serta lokasi pengambilan dapat membantu para peneliti menentukan lintasan benda tersebut.
Untuk sementara, langit telah kembali gelap dan Cirebon kembali tenang. Namun, dentuman beberapa detik itu masih meninggalkan tanda tanya besar. Meteor Cirebon benar-benar melintas, atau ada penyebab lain yang belum diketahui?
Ikuti Lintas Priangan di Google News dan Channel WhatsApp untuk memperoleh kabar terbaru dari Cirebon dan Jawa Barat. (NS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
