Irigasi Perpompaan hingga Hibah Global Masuk Meja Pembahasan
Staf Ahli Kementerian Pertanian RI, Hermansyah, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Garut. Ia juga memaparkan sejumlah langkah strategis yang akan didorong untuk memperkuat produktivitas pertanian Garut.
Salah satu fokus yang disiapkan adalah penguatan irigasi pertanian. Dalam rencana tersebut, Kementan RI akan mendorong kolaborasi dengan Perusahaan Listrik Negara atau PLN dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Sinergi itu diarahkan untuk mengoptimalkan sistem irigasi pertanian yang lebih terintegrasi. Dengan dukungan listrik dan infrastruktur, program irigasi perpompaan Garut diharapkan dapat membantu petani menghadapi kendala air, terutama pada lahan yang membutuhkan pasokan lebih stabil.
Selain irigasi, Kementan RI juga menyoroti pentingnya transportasi pertanian. Program ini bisa menjadi bagian penting dalam memperkuat rantai distribusi hasil tani. Bagi daerah agraris seperti Garut, akses angkut hasil pertanian bukan perkara kecil. Di titik inilah marwah pertanian daerah sering diuji: hasil panen bagus, tetapi ongkos dan akses distribusi bisa menjadi beban.
Tidak hanya itu, pemerintah pusat juga membuka peluang pencarian dana hibah global. Skema tersebut ditujukan untuk mendukung program pertanian yang secara khusus dialokasikan bagi Kabupaten Garut.
Peluang hibah internasional ini menjadi salah satu bagian menarik dalam pembahasan. Jika dapat direalisasikan, dukungan tersebut bisa memperluas ruang gerak pengembangan sektor pertanian Garut, terutama untuk program yang membutuhkan pembiayaan besar dan kerja lintas lembaga.
Langkah tersebut diarahkan agar pertanian Garut bisa bergerak menuju sistem yang lebih modern, tangguh, dan produktif. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan konkret agar petani tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas.
Dengan potensi agraris yang besar, Garut memiliki peluang untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah pertanian penting di Jawa Barat. Namun, peluang itu membutuhkan kerja yang tidak setengah hati.
Jika rencana Kementan RI berjalan sesuai harapan, pengembangan pertanian Garut tidak lagi berhenti sebagai wacana di ruang rapat. Ia bisa menjadi jalan baru untuk memperkuat ekonomi petani, memperbaiki infrastruktur pertanian, dan menjaga denyut sektor agraris dari hulu sampai hilir. (AI/AS)



