lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Liga Desa Garut 2026 masih berlangsung di GOR Cikuray RAA Adiwidjaya, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis, 3 September 2026. Kompetisi bola voli indoor yang dimulai 31 Agustus tersebut dijadwalkan bergulir selama 10 hari hingga 9 September 2026.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut Neni Nurliana menyebut kategori putra diikuti tim dari seluruh 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Sementara untuk kategori putri, ia mencatat peserta berasal dari 38 kecamatan.
Liga Desa Garut Jadi Ajang Penjaringan Atlet
Penyelenggaraan Liga Desa Garut tahun ini merupakan edisi pertama. Pemerintah Kabupaten Garut menempatkan kompetisi tersebut sebagai salah satu wadah bagi atlet dari tingkat desa untuk memperoleh kesempatan bertanding sekaligus masuk dalam proses penjaringan atlet bola voli potensial.
Neni mengatakan kompetisi diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini dan dapat menjadi agenda olahraga rutin. Menurut dia, ajang tersebut memberi ruang bagi atlet tingkat desa untuk meningkatkan kemampuan melalui pertandingan.
Dengan 42 kecamatan mengirimkan tim putra, kompetisi memiliki cakupan peserta dari seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Garut. Pada kategori putri, jumlah kecamatan yang mengirimkan tim tercatat lebih sedikit, yakni 38 kecamatan.
Pemerintah daerah belum memuat dalam informasi resminya rincian daftar pemain setiap tim, jadwal pertandingan pada 3 September, maupun hasil pertandingan sementara. Karena itu, posisi tim dan hasil laga hingga hari keempat kompetisi belum dapat dipastikan berdasarkan publikasi resmi tersebut.
Berlangsung hingga 9 September
Kompetisi Liga Desa Garut dibuka pada 31 Agustus 2026 dan dijadwalkan berakhir 9 September. Pertandingan dipusatkan di GOR Cikuray RAA Adiwidjaya, Kecamatan Tarogong Kidul.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin saat pembukaan juga menyampaikan harapan agar penyelenggaraan kegiatan olahraga dapat melibatkan masyarakat dan aktivitas ekonomi di tingkat desa. Pernyataan mengenai dampak ekonomi tersebut masih berupa harapan pemerintah daerah; publikasi resmi belum menyertakan data mengenai perputaran uang atau peningkatan transaksi selama kompetisi.
Selain Dispora Kabupaten Garut, pelaksanaan kompetisi melibatkan KONI Garut, PBVSI Kabupaten Garut, pemerintah kecamatan dan desa, serta atlet dan pelatih. Pemerintah daerah berharap kompetisi menjadi bagian dari pembinaan olahraga yang dimulai dari tingkat desa.
Dengan jadwal hingga 9 September, kompetisi masih memiliki beberapa hari pertandingan setelah 3 September. Hasil pertandingan dan atlet yang menonjol selama turnamen dapat menjadi perkembangan berikutnya dari penyelenggaraan Liga Desa Bola Voli Indoor Piala Bupati Garut 2026. (NS/AS)







