lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Baso Aci Garut kembali membuktikan diri bukan sekadar jajanan pedas berkuah panas. Kuliner khas Garut itu kini bergerak menjadi kekuatan ekonomi UMKM, bahkan disebut mampu mencatat perputaran uang hingga Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar saat akhir pekan.
Suasana itu terasa kuat saat Festival Baso Aci 2026 resmi dibuka di Halaman Parkir CitiMall Karangpawitan, Kabupaten Garut, Kamis (2/7/2026). Kuah pedas mendidih, aci kenyal, aroma bumbu menyeruak, dan antrean pengunjung menjadi tanda bahwa Baso Aci Garut sedang berada di titik panasnya. Panas kuahnya, panas juga putaran ekonominya.
Festival Tahun Keenam, Baso Aci Garut Naik Kelas
Festival Baso Aci 2026 digelar oleh Vortable Indo Creative Industry. Kegiatan ini bukan yang pertama, melainkan sudah memasuki tahun keenam sejak mulai konsisten digelar pada 2019.
Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Garut, Bambang Hafidz, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menilai festival ini memiliki makna lebih besar dari sekadar pesta kuliner.
Menurut Bambang, maju mundurnya sebuah bangsa dapat dilihat dari kekuatan wirausahanya. Dalam konteks daerah, UMKM menjadi salah satu ujung tombak penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Lihat saja. Maju mundurnya bangsa ketahuan dari jumlah wirausahanya. UMKM itu ujung tombaknya,” tegas Bambang.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Vortable Indo Creative Industry yang terus mengangkat Baso Aci Garut sejak 2019. Saat itu, baso aci belum sepopuler sekarang. Namun, kerja panjang, promosi, kreativitas pelaku usaha, dan dukungan berbagai pihak membuat kuliner ini semakin kuat sebagai identitas Garut.
Bambang menegaskan, pemerintah, sponsor, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta seluruh elemen daerah perlu memberi dukungan nyata. Sebab, kegiatan seperti ini tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga membuka ruang transaksi bagi pelaku UMKM.
“Pemerintah, sponsor, Disparbud, semua harus dukung. Karena tugas kita satu, menggerakkan ekonomi rakyat,” katanya.
Omzet Weekend Bisa Rp2 Miliar, Disparbud Dorong Jadi Warisan Budaya
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyebut kekuatan ekonomi Baso Aci Garut sudah tidak bisa dipandang kecil. Ia mengungkapkan, perputaran uang dari baso aci di Garut saat akhir pekan bisa mencapai Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar.
Angka itu, kata dia, baru berasal dari baso aci. Belum termasuk kuliner pendamping lain yang ikut tumbuh dalam ekosistem jajanan pedas Garut, seperti ceker, cilok, seblak, dan berbagai variasi makanan lain yang kini ikut diburu pembeli.
Bagi Disparbud Garut, festival ini bukan hanya acara tahunan. Lebih dari itu, Festival Baso Aci menjadi bagian dari gerakan ekonomi kreatif daerah. Ketika satu kuliner tumbuh, banyak sektor ikut bergerak, mulai dari pedagang, pemasok bahan baku, pekerja harian, pelaku jasa, hingga pengelola tempat usaha.
Beni juga menegaskan bahwa Baso Aci Garut sedang didorong untuk menjadi Warisan Budaya Takbenda. Menurutnya, baso aci memiliki akar sejarah yang panjang di Garut dan sudah dikenal sejak sekitar 1930-an.
“Kita lagi dorong Baso Aci jadi Warisan Budaya Takbenda. Karena dari 1930-an Baso Aci sudah nongol di Garut. Jadi jangan ngaku-ngaku dari daerah lain. Aslinya Garut,” ucap Beni.
Ia menilai seluruh elemen daerah harus ikut bergerak agar potensi kuliner ini tidak berhenti sebagai tren sesaat. Baso aci, kata dia, sudah menjadi bagian dari identitas Garut dan memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata kuliner.
“Semua elemen harus ikut gerakkan ekonomi. Kalau tidak, kita ketinggalan,” katanya.
Festival Baso Aci 2026 pun menjadi bukti bahwa kuliner lokal bisa naik kelas ketika digarap serius. Dari mangkuk kecil berisi kuah pedas, aci, dan topping sederhana, Baso Aci Garut kini menjelma menjadi simbol kreativitas, identitas daerah, sekaligus mesin ekonomi UMKM.
Di Garut, baso aci bukan lagi sekadar urusan lapar. Ini sudah jadi urusan harga diri kuliner daerah. Pedasnya boleh bikin keringat keluar, tapi omzetnya bikin mata melek.
(KRS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
