Survei Indeks Harmoni Ciamis Ditutup Hari Ini, Mampukah Skor 6,92 Terjaga?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Warga Tatar Galuh masih memiliki kesempatan terakhir untuk mengikuti Survei Indeks Harmoni Indonesia atau IHaI 2026.

Pengisian survei yang berlangsung sejak 17 Juni tersebut akan ditutup hari ini, Jumat, 17 Juli 2026.

Pemerintah Kabupaten Ciamis telah mengingatkan masyarakat agar ikut berpartisipasi. Suara warga dibutuhkan untuk memotret tingkat harmoni yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan melalui kanal media sosial Pemerintah Kabupaten Ciamis. Masyarakat diminta menjadi bagian dari pengukuran Indeks Harmoni Indonesia 2026 selama periode 17 Juni hingga 17 Juli.

Survei Indeks Harmoni Ciamis bukan sekadar mengukur apakah masyarakat hidup rukun atau tidak. Instrumen ini melihat kondisi daerah melalui empat dimensi, yakni ekonomi, sosial, budaya, dan keberagamaan.

Hasil pengukuran akan menjadi bahan evaluasi pemerintah. Data tersebut juga dapat digunakan dalam menyusun program dan penganggaran pembangunan berbasis kondisi yang dirasakan masyarakat.

Bagi Kabupaten Ciamis, survei tahun ini membawa tantangan tersendiri.

Pada pengukuran sebelumnya, Ciamis berhasil memperoleh skor IHaI Direct Measurement sebesar 6,92 dari nilai maksimal 9. Capaian tersebut masuk kategori baik.

Kabupaten Ciamis juga berhasil mengumpulkan 1.776 responden. Jumlah itu melampaui target minimum 1.250 orang.

Capaian tersebut membuat Ciamis menerima Piagam Penghargaan Indeks Harmoni Indonesia 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.

Data skor, jumlah responden, dan penghargaan tersebut sebelumnya dipublikasikan dalam laman resmi Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Pertanyaannya, mampukah skor 6,92 itu dipertahankan pada 2026?

Warga Ciamis Menentukan Gambaran Akhir

Jawabannya sangat bergantung pada pengalaman warga yang masuk melalui survei.

Semakin beragam latar belakang responden, semakin lengkap pula gambaran mengenai kondisi Kabupaten Ciamis.

Suara aparatur pemerintahan tentu penting. Namun, survei juga perlu menjangkau petani, pedagang, pekerja swasta, pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, tenaga kesehatan, tokoh agama, seniman, kelompok budaya, dan masyarakat di perdesaan.

Ciamis memiliki karakter wilayah yang luas dan beragam. Pengalaman masyarakat di pusat kota belum tentu sama dengan warga yang tinggal di kawasan perbatasan atau desa-desa yang jauh dari pusat pelayanan.

Keragaman pengalaman itulah yang semestinya masuk ke dalam Survei Indeks Harmoni Ciamis.

Indeks Harmoni Ciamis Tidak Hanya Mengukur Kerukunan Agama

Harmoni kerap dipahami sebatas kehidupan antarumat beragama. Padahal, Indeks Harmoni Indonesia mempunyai cakupan lebih luas.

Dimensi ekonomi memiliki bobot 30 persen. Dimensi keberagamaan sebesar 25 persen, sosial 23 persen, dan budaya 22 persen.

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa kesejahteraan dan kesempatan ekonomi menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan yang harmonis.

Masyarakat mungkin terlihat hidup rukun. Namun, ketimpangan kesempatan kerja, akses pelayanan yang tidak merata, atau kelompok tertentu yang terus tertinggal dapat menjadi persoalan harmoni.

Begitu pula dalam dimensi sosial.

Hubungan antarkelompok, rasa aman, gotong royong, penerimaan terhadap perbedaan, dan kepercayaan masyarakat ikut menentukan kualitas kehidupan sebuah daerah.

Pada dimensi budaya, survei dapat memotret sejauh mana masyarakat memperoleh ruang untuk mempertahankan identitas, tradisi, dan ekspresi kebudayaannya.

Sementara dimensi keberagamaan melihat kehidupan masyarakat dalam menjalankan keyakinan serta membangun hubungan dengan pemeluk agama atau kepercayaan lain.

Empat dimensi tersebut membuat hasil survei tidak boleh dibaca secara sederhana.

Skor akhir memang penting. Namun, pemerintah perlu melihat dimensi dan indikator mana yang memperoleh nilai rendah.

Penghargaan 2025 Bukan Garis Akhir

Capaian skor 6,92 dari 9 dan kategori baik menjadi modal penting bagi Kabupaten Ciamis. Penghargaan dari Kemendagri juga menunjukkan bahwa jumlah responden dan hasil pengukuran sebelumnya telah memenuhi kriteria.

Namun, penghargaan tersebut bukan jaminan bahwa kondisi 2026 tetap sama.

Situasi ekonomi dapat berubah. Tekanan terhadap pendapatan keluarga, kesempatan kerja, harga kebutuhan, dan akses terhadap pelayanan publik bisa memengaruhi penilaian masyarakat.

Dinamika sosial juga terus bergerak. Informasi di media sosial dapat mempertemukan masyarakat, tetapi pada saat bersamaan berpotensi memperbesar prasangka dan konflik.

Karena itu, hasil Survei Indeks Harmoni Ciamis 2026 perlu diperlakukan sebagai potret terbaru. Bukan sekadar upaya mempertahankan predikat yang telah diraih tahun lalu.

Pemerintah tidak perlu mengejar jawaban yang terlihat baik. Hal yang lebih penting adalah memperoleh jawaban jujur dari masyarakat.

Data yang terlalu seragam justru berisiko menutupi masalah yang seharusnya segera ditangani.

Hasil Survei Perlu Dibuka kepada Publik

Setelah masa pengisian ditutup, Pemerintah Kabupaten Ciamis perlu mengumumkan jumlah responden yang berhasil dihimpun.

Publik juga perlu mengetahui komposisi responden berdasarkan wilayah, kelompok umur, pekerjaan, dan latar belakang sosial.

Keterbukaan tersebut diperlukan untuk menilai keterwakilan data.

Jika sebagian besar responden berasal dari kalangan aparatur, hasilnya belum tentu menggambarkan pengalaman masyarakat secara menyeluruh. Begitu pula jika pengisian terkonsentrasi di pusat kota dan belum menjangkau seluruh kecamatan.

Kabupaten Ciamis memiliki 27 kecamatan dengan karakter berbeda. Ada kawasan perkotaan, sentra pertanian, wilayah pegunungan, hingga desa-desa yang berbatasan dengan kabupaten dan kota lain.

Setiap wilayah dapat menghadapi persoalan harmoni yang berbeda.

Setelah hasil pengukuran diterbitkan, masyarakat seharusnya tidak hanya disuguhi skor akhir. Pemerintah perlu menjelaskan nilai setiap dimensi, perubahan dibandingkan 2025, serta indikator yang membutuhkan perbaikan.

Jika skor mengalami penurunan, penyebabnya harus dibaca secara terbuka.

Apabila skor meningkat, pemerintah juga harus mampu menunjukkan perubahan nyata yang dirasakan warga. Kenaikan angka tidak cukup hanya dijelaskan sebagai keberhasilan program.

Dari Angka Menuju Kebijakan

Ujian sesungguhnya dimulai setelah survei berakhir.

Data Indeks Harmoni Ciamis harus diterjemahkan menjadi kebijakan. Jika titik lemahnya ditemukan pada dimensi ekonomi, pemerintah perlu melihat persoalan kesempatan kerja, ketimpangan, dan akses masyarakat terhadap sumber penghidupan.

Jika masalah muncul dalam dimensi sosial, budaya, atau keberagamaan, program yang disiapkan harus menyentuh penyebabnya.

Kegiatan seremonial dengan tema kerukunan tidak akan cukup apabila persoalan yang dirasakan masyarakat adalah ketidakadilan, diskriminasi, atau terbatasnya ruang untuk menyampaikan aspirasi.

Hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat untuk ikut menentukan gambaran Kabupaten Ciamis dalam Indeks Harmoni Indonesia 2026.

Setelah itu, giliran pemerintah membuktikan bahwa suara warga Tatar Galuh benar-benar digunakan sebagai dasar kebijakan.

Skor 6,92 dan penghargaan yang diraih pada 2025 layak dibanggakan. Namun, harmoni tidak cukup dirawat dengan piagam.

Harmoni harus hadir dalam kehidupan warga. (NS/AS)

Upacara di Batu Mahpar Galunggung - lintas priangan

Ratusan Budayawan Gelar Upacara HUT ke-81 RI di Batu Mahpar Galunggung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih bergema di kawasan Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah budayawan dan tokoh masyarakat menggelar upacara kemerdekaan...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kades Gunung Cupu Klarifikasi Keributan Usai Upacara HUT RI, Ternyata Ini Pemicunya

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Desa Gunung Cupu, Kecamatan Cikoneng,...

Ratusan Budayawan Gelar Upacara HUT ke-81 RI di Batu Mahpar Galunggung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...

Sastrawan Asal Tasikmalaya, Besar di Pangandaran, Karyanya Melintasi Dunia

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. Tiga hari setelah Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik...

Pria 67 Tahun Ditemukan Tewas di Pamarican Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Seorang pria berusia 67 tahun ditemukan...

Kekeringan Pangandaran, 130 Ribu Liter Air Bersih Sudah Disalurkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Dampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten...

JAWA BARAT

Hari Jadi Jawa Barat ke-81, DPRD Gelar Paripurna Malam Ini di Gedung Sate

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hari Jadi Jawa Barat ke-81 diperingati Rabu,...

Citilink Bandung Balikpapan Dijadwalkan Mulai Terbang 18 Agustus dari Husein

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penerbangan langsung Citilink Bandung Balikpapan dijadwalkan mulai...

HUT ke-81 RI, Keliling Bandung Naik Bandros Cuma Rp81

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan HUT ke-81 RI di Kota...

ASN Bogor Jatuh ke Sungai Cisadane, Hari Ketiga Pencarian Radius Diperluas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pencarian terhadap Bayu Zulkarnain, aparatur sipil...

Kabid Poldagri Jabar: Demokrasi Bukan Hanya Topik di Tahun Politik

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. “Tema HUT ke-81 Republik Indonesia, ‘Indonesia Berdaulat, Adil,...

Neverland Bandung Digelar Hari Ini di Husein Sastranegara, Gate Buka 14.45 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Neverland Bandung digelar di Pangkalan TNI AU...

Hari Pramuka Cianjur Dipusatkan di Sekretariat Kwarcab Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peringatan Hari Pramuka Cianjur ke-65 dipusatkan di...

Bandara Husein Bandung Layani Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Buka Lagi Rute Denpasar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandara Husein Bandung mulai kembali melayani penerbangan...

Olahraga

Popular Categories