Ini Alasan Kenapa Ikan Kembung Pangandaran Justru Melimpah saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kemarau identik dengan berkurangnya air. Namun, di laut selatan Jawa, musim kering justru dapat membawa nutrisi dari kedalaman dan mengundang gerombolan ikan mendekati daerah tangkapan.

Kemarau biasanya datang bersama cerita tentang tanah mengeras, sumur menyusut dan air yang semakin sulit ditemukan. Namun, cerita berbeda sedang berlangsung di laut Pangandaran.

- Advertisement -

Ketika daratan mulai mengering, perairan Pangandaran justru seperti sedang membuka dapurnya.

Dalam beberapa hari terakhir, lantai pelelangan di TPI Babakan dan TPI Cikidang dipenuhi ikan kembung Pangandaran. Keranjang-keranjang berisi ikan segar berpindah dari perahu ke timbangan. Suara juru lelang kembali bersahutan.

Sejumlah perahu kecil dilaporkan membawa pulang sekitar 5 kuintal atau 500 kilogram ikan kembung. Bahkan, ada yang hasil tangkapannya mencapai 1 ton dalam sekali melaut.

Jeje Wiradinata, yang memantau kegiatan nelayan di TPI Babakan dan TPI Cikidang, mengatakan lonjakan tersebut mulai terasa dalam tiga sampai empat hari terakhir.

Jenis ikan yang banyak didaratkan disebut sebagai Kembung Banjar dan ikan yang oleh nelayan setempat dikenal dengan nama Kembung Abu.

Ukuran Kembung Banjar yang ditangkap juga relatif besar. Dalam satu kilogram hanya berisi sekitar dua hingga dua setengah ekor. Jika dihitung rata-rata, bobot seekor ikan mencapai sekitar 400 sampai 500 gram.

Angka tersebut cukup mencolok jika dibandingkan dengan keadaan pada penghujung Juni 2026.

Ketika musim ikan mulai terasa pada 24 Juni 2026, nelayan pengguna jaring kambang di PPI Cikidang rata-rata baru membawa tiga sampai empat boks atau sekitar 90 kilogram ikan kembung dalam sekali melaut.

Harga lelang ikan kembung ketika itu berada di kisaran Rp24.000 per kilogram. Nelayan umumnya berangkat pada malam hari dan kembali ke PPI Cikidang pada pagi hari.

Dalam rentang kurang dari satu bulan, tangkapan yang semula berada di kisaran 90 kilogram kemudian dilaporkan mencapai 500 kilogram hingga 1 ton per perahu.

Perbandingan tersebut tidak bisa langsung dianggap sebagai statistik resmi karena bersumber dari waktu dan perahu yang berbeda. Namun, angkanya memperlihatkan satu hal: musim ikan kembung Pangandaran sedang bergerak menuju periode yang jauh lebih ramai.

Pertanyaannya, kenapa ikan kembung justru melimpah ketika Pangandaran memasuki musim kemarau?

Jawabannya tersimpan di bawah permukaan laut.

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

Penataan Terminal Singaparna, Satpol PP Tasikmalaya Pantau Pembongkaran Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)...

Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya Jadwalkan Layanan Akta Keliling di Mangunreja 13 Oktober 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer