Petani Ciamis Tewas Tenggelam, Alat Semprot Mengapung Jadi Petunjuk

lintaspriangan.comBERITA CIAMIS. Petani Ciamis Tewas Tenggelam di kolam area persawahan Dusun Kuta, Desa Karangpaninggal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Senin (11/5/2026) siang. Peristiwa ini membuat warga sekitar geger setelah alat semprot gendong milik korban lebih dulu terlihat mengapung di permukaan kolam.

Korban diketahui bernama Karsim, seorang petani berusia 72 tahun yang merupakan warga setempat. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke sawah. Ia hendak menyemprot tanaman padi miliknya seperti aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari.

Namun hingga siang hari, korban tak kunjung pulang. Kondisi itu membuat sang istri mulai merasa khawatir. Ia kemudian menyusul korban ke area persawahan yang biasa menjadi tempat korban beraktivitas.

Saat tiba di lokasi, sang istri tidak langsung menemukan korban. Justru, ia melihat sesuatu yang membuatnya curiga. Alat semprot gendong milik korban tampak mengapung di permukaan kolam yang berada tidak jauh dari area sawah.

Temuan alat semprot itu menjadi petunjuk awal adanya sesuatu yang tidak biasa. Sang istri kemudian meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang menerima laporan langsung datang ke lokasi dan melakukan pencarian di sekitar kolam area persawahan tersebut.

Tak lama kemudian, korban ditemukan berada di dalam kolam dalam kondisi sudah meninggal dunia. Suasana di lokasi pun berubah menjadi duka. Warga Tambaksari Ciamis yang semula datang untuk membantu pencarian akhirnya ikut menyaksikan proses evakuasi korban.

Kabar Petani Ciamis Tewas Tenggelam ini kemudian dilaporkan kepada aparat desa dan pemerintah kecamatan. Camat Tambaksari, Osep Hernandi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia juga mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari aparat desa dan masyarakat.

“Korban sebelumnya pamit pergi ke sawah untuk menyemprot tanaman padi. Setelah dicari keluarga dan warga, korban ditemukan di kolam dekat area persawahan,” ujar Osep.

Menurut Osep, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang membuat korban terjatuh ke kolam saat sedang beraktivitas di area persawahan.

“Keluarga menyampaikan korban memang memiliki riwayat epilepsi. Dugaan sementara penyakitnya kambuh ketika berada di dekat kolam sehingga korban tercebur,” katanya.

Meski demikian, keterangan tersebut masih berada dalam batas dugaan sementara berdasarkan informasi keluarga. Yang pasti, peristiwa petani tewas di kolam sawah ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga Dusun Kuta Karangpaninggal.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama warga lanjut usia yang masih aktif bekerja di lahan pertanian. Aktivitas di sawah memang terlihat biasa, tetapi tetap memiliki risiko, apalagi jika dilakukan di sekitar kolam, saluran air, atau lokasi yang licin.

Bagi petani yang memiliki riwayat penyakit tertentu, pendampingan keluarga menjadi hal penting. Bukan untuk membatasi aktivitas, melainkan sebagai bentuk kehati-hatian agar pekerjaan harian tetap aman. Sebab di sawah, bahaya kadang tidak datang dengan suara keras. Kadang hanya muncul sebagai alat semprot yang tiba-tiba mengapung.

Kejadian Petani Ciamis Tewas Tenggelam ini menjadi perhatian warga Karangpaninggal Ciamis. Pemerintah kecamatan pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada ketika beraktivitas di area persawahan, terutama bagi lansia atau warga dengan kondisi kesehatan tertentu. (NID/AS)

PRIANGAN TIMUR

Saat PLN dalam Pusaran Indikasi Korupsi, UP3 Tasikmalaya Pilih Bungkam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah temuan pemeriksaan menyeret nama PLN Jawa...

Sedang Mengarit Padi, Petani Meninggal di Pamarican Ditemukan Sudah Tergeletak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Aktivitas mengarit padi yang sudah terbiasa...

Begal Bojonggambir? Polisi Pastikan Video Viral Itu Ternyata Kecelakaan Tunggal

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan di...

5 Bulan Tak Didengar Wali Kota, Pedagang Pasar Cikurubuk Akan Lakukan Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pedagang Pasar Cikurubuk mulai kehilangan kesabaran. Surat...

Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394, Ekonomi Tumbuh 5,31 Persen

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 membawa tiga...

JAWA BARAT

Kemensos Bantu Korban Kebakaran Ciptamulya, Bantuan Rp278 Juta Disalurkan untuk 420 Penyintas

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sehari setelah kebakaran meluluhlantakkan puluhan rumah...

SWAKKA Ajak Kesbang se-Jabar Kolaborasi 27 Jejak Heroik Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Sejarah perjuangan tidak semestinya mengendap sebagai arsip...

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Olahraga

Popular Categories