BAZNAS Ciamis Tetapkan Bangunharja sebagai Kampung Zakat ke-14, Targetkan Mustahik Jadi Muzaki

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis mulai diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar mampu mandiri secara ekonomi.

Terbaru, Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, ditetapkan sebagai Kampung Zakat ke-14 oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis.

Melalui program Kampung Zakat Bangunharja, dana zakat nantinya tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif. BAZNAS Ciamis akan mendorong program pemberdayaan berdasarkan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Lili Miftah, mengatakan penerima zakat atau mustahik perlu mendapatkan pendampingan agar bantuan yang diterima dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan taraf kehidupan.

“Kita ingin masyarakat yang menerima zakat itu bukan hanya terbantu hari ini, tetapi juga punya masa depan yang lebih baik. Karena itu, prinsipnya harus berdaya, harus ada proses menuju kemandirian,” ujar Lili.

Kampung Zakat Bangunharja Akan Dipetakan Berdasarkan Potensi Warga

Lili menjelaskan, penetapan Kampung Zakat Bangunharja bukan sekadar pemberian bantuan kepada masyarakat. Program tersebut akan diawali dengan pemetaan kebutuhan sekaligus potensi yang dimiliki warga.

Pemetaan diperlukan agar program pemberdayaan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat.

Potensi tersebut nantinya dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan produktif, seperti pengembangan usaha, peningkatan keterampilan maupun sektor lain yang berpeluang meningkatkan pendapatan keluarga.

Dengan pola tersebut, zakat diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih panjang bagi penerima manfaat.

BAZNAS Ciamis Siapkan Pendampingan dan Evaluasi

Lili menegaskan, penetapan Desa Bangunharja sebagai Kampung Zakat ke-14 justru menjadi awal dari proses pemberdayaan.

BAZNAS Ciamis akan melakukan pendampingan dan evaluasi untuk melihat perkembangan program serta perubahan kondisi masyarakat penerima manfaat.

“Jangan sampai setelah ditetapkan sebagai Kampung Zakat kemudian selesai. Justru setelah ini kita harus melihat apa kebutuhannya, apa potensinya, lalu kita dampingi supaya ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurut Lili, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari seberapa banyak bantuan yang disalurkan.

Hal yang lebih penting adalah melihat apakah bantuan tersebut mampu memberikan perubahan nyata terhadap kondisi kehidupan penerima manfaat.

Masyarakat yang sebelumnya bergantung pada bantuan diharapkan perlahan memiliki penghasilan sendiri sehingga mampu memenuhi kebutuhan keluarganya secara lebih mandiri.

Zakat Didorong untuk Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi

Selain pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Ciamis juga mendorong pemanfaatan zakat untuk berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Dalam konsep Kampung Zakat, sektor ekonomi menjadi salah satu perhatian karena kemandirian finansial dinilai dapat memberikan dampak yang lebih panjang bagi keluarga penerima manfaat.

Untuk menjalankan program tersebut, BAZNAS tidak bekerja sendiri.

Kolaborasi akan dilakukan bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, Kementerian Agama, tokoh masyarakat, lembaga keagamaan serta berbagai pihak lainnya.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program Kampung Zakat Bangunharja tidak berhenti pada tahap penyaluran bantuan, tetapi dapat terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

Target Akhir: Mustahik Berubah Menjadi Muzaki

Ada target jangka panjang yang ingin dicapai BAZNAS Ciamis melalui program Kampung Zakat.

Penerima manfaat yang saat ini berada dalam posisi sebagai mustahik diharapkan dapat meningkatkan kondisi ekonominya hingga mampu berdiri sendiri.

Bahkan, dalam jangka panjang, mereka diharapkan dapat berubah menjadi muzaki atau orang yang mampu menunaikan zakat.

“Kalau hari ini mereka menerima zakat, kita berharap ke depan mereka bisa mandiri. Bahkan cita-cita kita, suatu saat mereka bukan lagi sebagai mustahik, tetapi bisa menjadi muzaki yang ikut membantu masyarakat lainnya,” ungkap Lili.

Penetapan Bangunharja sebagai Kampung Zakat ke-14 sekaligus menjadi bagian dari upaya BAZNAS Ciamis mengembangkan pengelolaan zakat yang lebih produktif.

Dengan pendekatan pemberdayaan dan pendampingan, Kampung Zakat Bangunharja diharapkan tidak hanya membantu masyarakat keluar dari persoalan ekonomi, tetapi juga membuka jalan bagi penerima manfaat untuk mencapai kemandirian. (HS)

pejuang Tionghoa Cirebon - jejak heroik jabar

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang membuat cerita perjuangan Cirebon terasa lebih luas dari yang selama...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kominfo Kota Tasikmalaya: Pramuka Hari Ini Harus Paham Jejak Digital

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kecakapan membaca jejak selama ini lekat...

Krisis Air Garut, 125 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 8 Desa

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. BPBD Kabupaten Garut telah menyalurkan 125.000 liter air...

Lelang Kejari Tasikmalaya 13 Agustus, Tiga Motor Mulai Rp3,5 Juta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lelang Kejari Tasikmalaya atas sejumlah barang rampasan...

Ekoteologi Pangandaran, Menag Dijadwalkan Tebar 70 Ribu Bibit Ikan di Green Canyon

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan menebar kembali...

12 Hari Hilang, Wanita Ditemukan Tewas dalam Sumur 13 Meter di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang wanita ditemukan tewas, setelah 12...

JAWA BARAT

Pemkot Bekasi Buka Pemilihan Mitra Stadion Patriot Candrabhaga

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kota Bekasi membuka pemilihan mitra kerja...

Air Bersih Purwakarta Disalurkan ke Maniis dan Jatiluhur 13 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Distribusi air bersih Purwakarta dijadwalkan berlanjut pada Kamis...

Pendaftaran Mojang Jajaka Kuningan Ditutup 13 Agustus, Peserta Usia 17–24 Tahun

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pendaftaran Mojang Jajaka Kuningan 2026 dijadwalkan ditutup...

Long March Siliwangi Diputar di Monpera Bandung, Pelajar Diajak Belajar Sejarah

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Film Long March Siliwangi dijadwalkan diputar di Museum...

SMK Go Global Dibuka 12–16 Agustus, Disnaker Kota Bogor Sebarkan Pendaftaran

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pendaftaran tahap pertama SMK Go Global resmi...

RSUD Waled Jadwalkan Cek Gula Darah Gratis 13 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. RSUD Waled Kabupaten Cirebon dijadwalkan menggelar cek...

Hari UMKM Nasional, Catatan UMKM Majalengka Naik Tajam Sejak 2022

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Momentum Hari UMKM Nasional yang diperingati Rabu,...

Hari Anak Nasional Kota Bandung, SIMOLANA dan SINARA Masuk Agenda Peluncuran

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Kota Bandung...

Olahraga

Popular Categories