lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dapur Sehat Citarasa Utama di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, sudah sepekan tidak beroperasi. Akibatnya, para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mendapatkan jatah makanan selama dapur tersebut berhenti beroperasi.
Mitra Dapur Sehat Citarasa Utama Cikoneng, Didi Heryadi, SH, menjelaskan penghentian operasional tersebut bukan disebabkan persoalan internal, melainkan karena masih menunggu regulasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait penggantian kepala dapur.
Menurut Didi, kepala dapur yang juga bertugas sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mengundurkan diri karena hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2).
“Pengunduran diri kepala dapur sudah diputuskan oleh BGN, namun calon pengganti kepala dapur belum ditetapkan oleh BGN,” ujar Didi saat dikonfirmasi, Senin, (26/10/2026)
Ia menjelaskan, operasional dapur belum dapat dilanjutkan karena proses pergantian pejabat tersebut belum tuntas. Salah satu kendalanya berkaitan dengan virtual account yang masih melekat pada jabatan kepala dapur sebelumnya.
“Selama belum ada serah terima jabatan kepala dapur, dapur berhenti operasi karena virtual account masih melekat dalam jabatan kepala dapur yang lama,” katanya.
Kondisi ini membuat penetapan kepala dapur pengganti menjadi hal penting agar pelayanan MBG di Dapur Sehat Citarasa Utama dapat kembali berjalan.
Terhentinya distribusi makanan selama sepekan juga menjadi perhatian karena program MBG berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan gizi para penerima manfaat.
Kini, keberlanjutan pelayanan di dapur tersebut menunggu penyelesaian proses administrasi dan penetapan kepala dapur baru oleh BGN. Masyarakat penerima manfaat pun berharap operasional dapur segera kembali normal sehingga penyaluran makanan bergizi dapat dilanjutkan. (Bang Sufi)
(AA)







