lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.
— Atap rumah milik Hj. Ukat Katim, warga Dusun Leuweunggede RT 003/RW 014, Desa Rancah, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, ambruk setelah mengalami pelapukan, Rabu (19/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang menimpa rumah yang dihuni Hj. Ukat bersama anak dan cucunya tersebut.
Hj. Ukat diketahui telah hidup sebagai janda selama sekitar 12 tahun setelah suaminya meninggal dunia. Kondisi rumah yang sudah mengalami pelapukan membuat bagian atap akhirnya tidak mampu menahan beban dan roboh.
FPI Rancah Langsung Datangi Lokasi
Informasi mengenai kondisi rumah tersebut kemudian mendapat perhatian DPC FPI Rancah.
Organisasi tersebut langsung mendatangi lokasi untuk melihat kondisi rumah sekaligus memastikan keadaan keluarga yang terdampak.
Sehari setelah kejadian, Kamis (20/8/2026), DPC FPI Rancah bersama Pimpinan Wilayah Hilal Merah Indonesia (HILMI) Front Persaudaraan Islam Kabupaten Ciamis kembali mendatangi rumah Hj. Ukat.
Kedatangan tersebut disertai bantuan awal untuk meringankan kebutuhan keluarga yang terdampak.
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu dan tiga paket sembako.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi musibah.
Bantuan Awal untuk Meringankan Beban
Kerusakan pada bagian atap membuat keluarga Hj. Ukat membutuhkan penanganan lebih lanjut agar rumah dapat kembali ditempati dengan aman.
Bantuan yang diberikan DPC FPI Rancah bersama HILMI Ciamis menjadi langkah awal untuk membantu keluarga tersebut menghadapi kondisi pascakejadian.
Kebutuhan perbaikan rumah tentunya masih memerlukan dukungan lebih lanjut, mengingat kerusakan pada bagian atap membutuhkan material dan biaya untuk proses perbaikan.
Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap warga yang mengalami musibah, terutama keluarga yang memiliki keterbatasan.
Tidak adanya korban jiwa dalam peristiwa ini menjadi kabar baik. Namun, kerusakan rumah tetap menjadi persoalan yang harus segera ditangani agar tidak menimbulkan risiko bagi penghuni.
DPC FPI Rancah bersama HILMI Kabupaten Ciamis menyatakan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai kemampuan.
Peristiwa atap rumah ambruk tersebut juga menjadi pengingat bahwa kondisi bangunan rumah perlu diperhatikan, terutama ketika bagian konstruksi mulai mengalami pelapukan.
Di tengah musibah yang dialami Hj. Ukat dan keluarga, kepedulian dari lingkungan sekitar diharapkan dapat membantu proses pemulihan sekaligus meringankan beban keluarga. (HS)







