Beranda blog Halaman 91

Berapakah Biaya Haji Tahun Ini?!

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Biaya haji tahun 2025 mengalami penurunan yang cukup lumayan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kesepakatan mengenai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 1446 H/2025 M telah dicapai dalam rapat kerja antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Komisi VIII DPR RI yang berlangsung di Senayan, Jakarta, pada hari Senin, 6 Januari 2025. Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyampaikan hasil kesepakatan mengenai besaran biaya haji yang akan dibayar oleh jemaah.

Untuk tahun 2025, rata-rata BPIH untuk jemaah haji reguler ditetapkan sebesar Rp. 89.410.258,79. Angka ini menunjukkan penurunan sekitar Rp. 4 juta dibandingkan dengan BPIH tahun 2024, yang mencapai Rp. 93.410.286,00. Penurunan ini dianggap sebagai langkah positif, mengingat biaya haji merupakan salah satu aspek yang diperhatikan oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang merencanakan untuk melaksanakan ibadah haji.

Dalam struktur BPIH, terdapat dua komponen utama, yaitu Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan nilai manfaat. Bipih merupakan jumlah biaya yang harus dibayarkan oleh jemaah, sementara nilai manfaat merupakan dana yang berasal dari hasil pengembangan keuangan haji. Pengembangan keuangan haji ini diurus oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang bertugas mengelola dan menginvestasikan dana haji untuk menghasilkan nilai tambah yang bisa digunakan untuk mendukung biaya haji.

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai, besaran biaya haji yang harus dibayar oleh jemaah pada tahun 2025 adalah sebesar Rp. 55.431.750,78. Sementara itu, nilai manfaat yang diperoleh dari hasil investasi dan pengelolaan dana haji mencapai Rp. 33.978.508,01. Perincian ini menunjukkan bahwa dana yang diinvestasikan oleh BPKH memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengurangan biaya yang harus dikeluarkan oleh jemaah.

Dengan adanya penurunan biaya haji ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu untuk melaksanakan ibadah haji. Biaya yang lebih terjangkau memberikan kesempatan lebih luas bagi umat Islam untuk menunaikan salah satu rukun Islam ini. Selain itu, penataan dan pengelolaan keuangan yang baik oleh BPKH juga menunjukkan adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana haji, yang merupakan hal penting bagi kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji.

Kementerian Agama dan DPR RI terus berupaya untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi jemaah haji, termasuk dalam hal biaya. Penurunan biaya haji ini adalah hasil dari kerja sama yang baik antara Kemenag dan DPR serta pengelolaan dana yang efisien oleh BPKH. Ke depan, diharapkan ada inovasi dan strategi baru yang dapat membantu lebih banyak jemaah untuk melaksanakan ibadah haji dengan biaya yang lebih terjangkau dan pelayanan yang lebih baik.

Sisi lain yang perlu diperhatikan adalah fluktuasi nilai tukar mata uang yang dapat mempengaruhi biaya haji. Dalam kesepakatan biaya haji tahun 2025, asumsi nilai tukar 1 USD sebesar Rp. 16.000 dan 1 SAR sebesar Rp. 4.266,67 digunakan untuk menghitung biaya. Oleh karena itu, perubahan nilai tukar di masa mendatang harus diperhatikan oleh jemaah yang berencana untuk melakukan ibadah haji, agar tidak terkejut dengan biaya yang mungkin meningkat.

Penting bagi jemaah untuk mempersiapkan diri, baik dari segi finansial maupun administratif, agar proses pemberangkatan haji dapat berjalan dengan lancar. Kemenag juga diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas dan tepat tentang tahapan dan persyaratan untuk mendaftar haji, sehingga jemaah tidak mengalami kebingungan atau kesulitan dalam proses tersebut.

Sebagai kesimpulan, penurunan biaya haji tahun 2025 menjadi kabar baik bagi umat Islam di Indonesia. Dengan biaya yang lebih terjangkau, semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk menjalankan ibadah haji. Kemenag dan DPR RI telah menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga keberlanjutan ibadah haji melalui pengelolaan biaya yang efisien dan transparansi dalam penggunaan dana haji. Ke depan, diharapkan akan ada peningkatan dalam layanan, fasilitas, dan dukungan bagi jemaah haji demi terciptanya pengalaman ibadah yang lebih baik. Jadwal Pembayaran Biaya Haji 2025Mengacu pada data terbaru Kementerian Agama mengenai biaya haji 2025 sebesar Rp.55,4 juta yang harus dikeluarkan jemaah haji, maka setiap jemaah harus menyiapkan biaya akomodasi sekitar Rp. 30 juta. Perlu kami ingatkan, sudah ada setoran awal sebesar Rp. 25 juta.

Kementerian Agama belum menerbitkan jadwal pembayaran biaya haji 2025. Sebagaimana tercantum dalam situs web BSI, pembayaran yang direncanakan untuk haji 2025 dibagi menjadi dua tahap:

Tahap 1: Mulai akhir Januari 2025

Tahap 2: Tahap pembayaran terakhir pada bulan Maret 2025

Seperti Ini Komitmen Dadi untuk Membangun Jawa Barat yang Hebat

0

lintaspriangan.com, RILIS – Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, memberikan penegasan komitmennya terhadap pembangunan dan peningkatan kualitas kependudukan serta pembangunan keluarga di Jawa Barat. Hal ini diungkapkan saat Dadi menerima Memori Jabatan dari pejabat sebelumnya, Fazar Supriadi Sentosa, pada hari Senin, 20 Januari 2025, di Kantor Perwakilan BKKBN Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, Dadi menyampaikan keyakinannya bahwa Jawa Barat telah memiliki berbagai pencapaian yang mengesankan dan bahwa tugasnya adalah melakukan ‘touch-up’ atau pemolesan terhadap keberhasilan yang sudah diraih.

Dadi menggarisbawahi bahwa meskipun banyak hal positif telah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya, masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. “Tentu yang masih kurang akan kita perbaiki, agar Jawa Barat makin juara dan istimewa,” tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan memperbaiki layanan demi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

Dalam upayanya untuk menciptakan birokrasi yang bersih dan melayani, Dadi menekankan pentingnya mempertahankan BKKBN Jawa Barat sebagai Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM). Pencapaian ini bukan hanya sekadar label, melainkan sebuah komitmen untuk memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat. Dadi berencana untuk mengoptimalkan 10 layanan unggulan serta 5 Program Quick Wins dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Program-program tersebut meliputi:

Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) : “Program ini ditujukan untuk menanggulangi masalah stunting yang masih menjadi isu serius di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Dengan melibatkan orang tua secara aktif, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya gizi dan pemenuhan kebutuhan nutrisi anak”.

Taman Asuh Anak : “Taman asuh anak menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk bermain, belajar, dan berinteraksi. Program ini tidak hanya menyediakan fasilitas fisik, tetapi juga pendidikan dan bimbingan bagi anak-anak”.

Gerakan Ayah Teladan : “Melalui program ini, peran ayah dalam keluarga ditekankan. Dadi percaya bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak sangat penting untuk menciptakan generasi yang berkualitas. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan dukungan kepada ayah agar lebih aktif dalam pengasuhan anak”.

Lansia Berdaya : “Dengan meningkatnya populasi lansia, program ini bertujuan untuk memberdayakan lansia agar tetap produktif dan berkontribusi pada masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang dirancang diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi lansia untuk berperan aktif dalam lingkungan sosial mereka”.

Data Terpadu Berbasis AI : “Dalam era digital ini, pemanfaatan teknologi menjadi sangat penting. Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan data kependudukan dengan teknologi AI, sehingga pengambilan keputusan dalam kebijakan kependudukan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien”.

Walaupun baru satu pekan menjabat, Dadi Ahmad Roswandi telah ditunjuk untuk kembali mengurus provinsi yang memiliki tantangan dalam bidang kependudukan dan pembangunan keluarga yang cukup besar. Ia menggantikan Fazar Supriadi Sentosa yang berpindah tugas ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Langkah ini menunjukkan bahwa Dadi diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dan membawa perubahan positif bagi masyarakat Jawa Barat.

Di hari pertama menjabat, Dadi mengadakan pisah sambut dan mengumpulkan para ketua tim kerja untuk menyampaikan visi dan misinya. Dalam pertemuan tersebut, ia menggarisbawahi pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antar tim untuk mencapai tujuan bersama. “Kita harus siap gasspol membawa Jawa Barat lebih baik dari sebelumnya dengan pendekatan pembelajaran yang terus menerus,” ujarnya. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya inovasi dan perbaikan berkelanjutan dalam setiap aspek pelayanan publik.

Dadi juga menyampaikan prinsip dasar yang harus dipegang oleh setiap pegawai negeri sipil di lingkungan BKKBN Jawa Barat. “Kita selalu harus berprinsip bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini,” pesannya. Prinsip ini mengajak semua jajaran ASN untuk tidak hanya puas dengan pencapaian saat ini, tetapi juga selalu berupaya untuk melakukan yang terbaik. Dengan semangat tersebut, diharapkan setiap individu mampu memberikan kontribusi maksimal dalam melayani masyarakat.

Pengalaman yang dimiliki Dadi dalam berbagai posisi penting di BKKBN diharapkan dapat menjadi aset berharga dalam menjalankan tugasnya. Dengan latar belakang dan pemahaman yang mendalam tentang isu-isu kependudukan dan pembangunan keluarga, Dadi diharapkan dapat menghadirkan solusi yang tepat dan relevan terhadap tantangan yang dihadapi Jawa Barat.

Kepemimpinan Dadi juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam setiap program yang dijalankan. Lebih lanjut, Dadi menyadari bahwa, “keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pihak pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan kolaboratif diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat”.

Dengan komitmen yang kuat dan visi yang jelas, Dadi Ahmad Roswandi bertekad untuk membawa BKKBN Jawa Barat menuju masa depan yang lebih baik. Ia percaya bahwa “dengan kerja keras dan dedikasi, Jawa Barat dapat menjadi provinsi yang lebih hebat, berdaya saing, dan mampu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. Setiap langkah yang diambil dalam masa kepemimpinannya akan berfokus pada perbaikan, inovasi, dan penguatan layanan demi kepentingan bersama”, pungkasnya.

Dalam konteks ini, keberadaan BKKBN sebagai lembaga yang fokus pada kependudukan dan pembangunan keluarga sangat vital. Oleh karena itu, upaya Dadi untuk meningkatkan integritas dan pelayanan publik diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan tidak hanya bagi masyarakat Jawa Barat, tetapi juga bagi pembangunan nasional secara keseluruhan.

Melalui berbagai program yang direncanakan dan komitmen untuk inovasi, Dadi Ahmad Roswandi siap untuk menghadapi tantangan dan membawa Jawa Barat menuju masa depan yang lebih baik. Harapan besar masyarakat Jawa Barat tertuju padanya, mengingat sosoknya yang dinilai mampu melakukan perubahan dan peningkatan dalam hal kependudukan dan pembangunan keluarga. Dengan dukungan dari semua pihak, tidak diragukan lagi bahwa BKKBN Jawa Barat di bawah kepemimpinannya akan mampu mencapai tujuan dan visi yang diimpikan.

Jasa Pembuatan Website Berita Termurah, Cuma Rp. 1 Juta!

0

lintaspriangan.com, ADVERTORIAL. Anda sedang mencari jasa pembuatan website berita termurah? Segera hubungi PT. Jaringan Media Priangan! Hanya dengan biaya Rp. 1 juta saja, Anda akan mendapatkan website berita berkualitas premium! Berikut deskripsi website berita yang akan Anda miliki dengan hanya Rp, 1 juta…

  1. Domain .com selama satu tahun
  2. Hosting selama satu tahun
  3. Menggunakan WordPress, CMS terhandal di dunia
  4. Menggunakan Theme Premium yang harga rata-ratanya dijual sekitar Rp. 1 juta
  5. Plugin premium dengan harga rata-rata sekitar Rp. 500 ribu
  6. Hak akses ke Dashboard CMS
  7. Integrasi dengan Akun Google Analytic
  8. Unlimitted Space (ruang tak terbatas)
  9. Unlimitted Taffic (jumlah lalu lintas data tak terbatas)
  10. Unlimitted MySQL DB (database tak terbatas)
  11. ID Protection (proteksi identitas pemilik website)
  12. Sudah menggunakan Web Accelerator, aplikasi yang membuat website Anda puluhan kali lebih cepat!
  13. Daily Back-up, untuk keamanan, konten Anda diback-up secara otomatis, setiap hari!
  14. Plugin SEO Premium seharga lebih dari Rp. 1 juta, agar konten Anda siap bersaing dengan konten kompetitor
  15. Jumlah Admin tak terbatas

Tidak yakin dengan penawaran ini? Anda masih punya waktu untuk menelusuri penawaran dari perusahaan lain, karena promo ini berlaku selama bulan Januari 2025. Silahkan cari jasa pembuatan website berita termurah tapi berfitur mewah, persis seperti yang kami paparkan di atas. Kami pastikan, harga dan layanan yang kami berikan adalah yang terbaik!

Kapan lagi memiliki website berita premium dengan harga minimum? Hanya dengan Rp. 1 juta saja, tanpa biaya tambahan apapun, Anda sudah memiliki website dengan fitur yang siap untuk difungsikan sebagai media online.

Segera lakukan pemesanan. Sisa bulan Januari, hanya tinggal menghitung jari. Khusus untuk pemesan atau klien yang berdomisili di Kota Tasikmalaya, agar lebih yakin dan memuaskan, Anda bisa langsung bertemu dengan tim developer kami. Yuk, segera pesan jasa pembuatan website berita termurah.

Untuk pemesanan Jasa Pembuatan Website Berita Termurah, silahkan klik tombol di bawah ini:

(Lintas Priangan)

Babak Belur, ASN di Bandung Dihajar Istrinya

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Berita ini terbilang unik. Bagaimana tidak. Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT yang biasanya dilakukan oleh laki-laki, dalam kasus ini justru sebaliknya. Dilaporkan, seorang ASN di Bandung dihajar istrinya sendiri hingga babak belur. Wajahnya lebam dan matanya bengkak.

Berita tentang ASN di Bandung dihajar istrinya ini berawal dari unggahan sebuah akun di media sosial. Diduga, pemilik akun tersebut adalah salah seorang keluarga korban yang tidak menerima atas perlakuan KDRT yang dialami saudaranya. Pada caption unggahan disebutkan, peristiwa tersebut terjadi di kediaman Si ASN, di wilayah Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Di caption itu pula diketahui, bahwa korban yang memiliki inisial C ini adalah seorang ASN yang bekerja di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Sebagaimana dilansir di beberapa media online nasional, pihak aparat kepolisian setempat juga membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kabarnya, keluarga korban sudah membuat pelaporan di Mapolsek Ciparay.

“Ya, sudah bikin laporan pada Rabu (15/02/2025),” terang Kapolsek Ciparay, Iptu Ilmansyah.

Meski membenarkan, Iptu Ilmansyah memberikan keterangan tambahan. Menurutnya, laporan yang masuk ke pihak kepolisian dibuat berdasarkan dorongan dari pihak keluarga korban. Sementara C sendiri, yang jadi korban KDRT, sebenarnya tidak mau membuat pelaporan.

Karena laporan seperti KDRT membutuhkan dokumen pendukung, pihak kepolisian kemudian menyarankan korban untuk menjalani visum. Dengan adanya dukungan hasil visum, aparat kepolisian akan langsung bergerak dan melayangkan panggilan kepada pelaku. Rencananya, terduga pelaku KDRT akan menjalani pemeriksaan pada hari Sabtu kemarin (18/01/2025).

Namun, rencana pemeriksaan tersebut batal. Di hari Sabtu, C datang lebih pagi ke Mapolsek Ciparay, sekitar jam 08 ia sudah di kantor polisi. C meminta laporannya dicabut. Ia keberatan jika istrinya harus menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan telusuran informasi Reporter Lintas Priangan di Bandung, Ahmad Gunadi, diperoleh alasan kenapa C tersebut bisa babak belur dihajar istrinya. Informasi ini diperoleh dari salah seorang rekan C. Menurutnya, kemungkinan besar C memang tidak melakukan perlawanan apapun saat istrinya melakukan tindak kekerasan. Ia membiarkan istrinya marah hingga melukai dirinya secara fisik, semata-mata sebagai bentuk menerima kesalahan yang sudah ia perbuat perbuat sebelumnya. (Lintas Priangan/Ahmad Gunadi)

Maung Galunggung Gerebek Gudang Miras di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai gudang miras di Tasikmalaya digerebek Tim Maung Galunggung. Penggerebekan dilakukan pada waktu dini hari, Minggu (19/01/2025). Dari lokasi penggerebekan, Tim Maung Galunggung menyita ratusan botol minuman berbagai jenis dan merk. Selain itu, turut diamankan pula ribuan botol berisi alkohol 70%.

Aksi penggerebekan Tim Maung Galunggung ini berawal dari laporan masyarakat. Warga di sekitar lokasi penggerebekan mencurigai tempat tersebut dijadikan gudang minuman keras. Berbekal informasi awal dari warga masyarakat, Tim Maung Galunggung pun segera bergerak.

Operasi penggerebekan yang dilakukan Tim Maung Galunggung di lokasi yang dicurigai sebagai gudang miras di Tasikmalaya tersebut dibenarkan oleh Kasat Samapta Polres Tasikmalaya Kota, AKP Hartono.

“Ya. Tim Maung Galunggung mendapat laporan dari masyarakat. Tim langsung melakukan pengecekan. Dari lokasi tersebut, kami menemukan ratusan botol minuman keras,” terang AKP Hartono di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sebagaimana dilansir media online yang dikelola resmi Mapolda Jabar, TribrataNews.

Aksi penggerebekan gudang miras di Tasikmalaya yang dilakukan Tim Maung Galunggung mendapat apresiasi positif dari tokoh masyarakat setempat. Salah satunya dari Ustadz Devi, pimpinan salah satu pondok pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

“Alhamdulillah, baik secara pribadi maupun kelembagaan, bahkan mewakili warga masyarakat Kecamatan Bungursari, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Kota Tasikmalaya, terkhusus kepada Tim Maung Galunggung. Keberadaan gudang miras harus terus diberantas. Andai bapak-bapak dari pihak kepolisian membutuhkan bantuan tenaga dari kami, khususnya dari lembaga pesantren kami di sini (Pesantren Tarbiyatul Ummah –red) di Bungursari, insha Alloh kami siap bersama-sama dengan Tim Maung Galunggung untuk memberantas kemaksiatan,” terang Ustadz Devi.

Hingga berita ini ditulis, Senin (20/01/2025), belum ada informasi lanjutan penggerebekan gudang miras di Tasikmalaya. Menurut AKP Hartono, tentang adanya dugaan tempat tersebut digunakan untuk memproduksi minuman keras oplosan, belum bisa dipastikan. Termasuk mengenai keberadaan ribuan botol alkohol 70%, juga sedang dilakukan pendalaman.

“Belum bisa kami pastikan. Sementara sedang dilakukan penyelidikan,” pungkas AKP Hartono. (Lintas Priangan/Deni Heryanto)

Menelisik Anggaran Belanja Iklan

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Rapat Redaksi Lintas Priangan yang digelar hari Jumat lalu menyepakati, topik untuk konten Tajuk Lintas pada Minggu ke-3 Januari 2025 adalah seputar “Anggaran Belanja Iklan”. Tajuk Lintas adalah rubrik editorial yang di-update secara berkala setiap hari Senin. Isinya, membahas topik yang akan digali dalam satu minggu ke depan.

Apakah pemerintah daerah di wilayah Priangan Timur memiliki anggaran belanja iklan/media/publikasi? Jika ada, berapa besaran anggaran tersebut setiap tahun? Lalu, bagaimana realisasi anggaran tersebut? Apakah dalam dilaksanakan secara swakelola atau melibatkan perusahaan pers? Perusahaan pers mana saja yang sudah sering dapat anggaran iklan dari pemerintah daerah di wilayah Priangan Timur? Adakah kriteria yang jadi acuan agar perusahaan pers bisa mendapat anggaran iklan? Apa dasar hukum pembuatan kriteria tersebut? Adalah sederet pertanyaan yang mengemuka dalam rapat redaksi Lintas Priangan. Dan tentunya, akan berusaha kita gali dalam rentang satu minggu ke depan.

Tentunya, Lintas Priangan tidak akan melangkah tanpa adanya data awal. Untuk itu, tim redaksi mencoba menelusuri beberapa informasi yang berkaitan dengan belanja iklan di enam daerah di wilayah Priangan Timur, khususnya dalam tahun anggaran 2024 lalu. Dan cara termudah untuk menelusuri ini adalah dengan mengeksplorasi data yang ada di LPSE, aplikasi berbasis web yang memang bisa diakses kapanpun dan oleh siapapun.

Sekedar sampel, dari hasil telusuran Lintas Priangan, diperoleh data misalnya tentang anggaran belanja iklan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Pada menu “pencatatan non tender” terakumulasi nilai anggaran yang berkaitan dengan belanja iklan tahun 2024 sekitar Rp. 1,4 milyar. Angka ini khusus berkaitan dengan belanja iklan, tidak termasuk belanja langganan fisik media massa seperti koran, tabloid dan majalah.

Sayangnya, tidak seperti data LPSE di daerah lain, pada setiap paket Anggaran Belanja Iklan Pemkot Tasikmalaya tidak disediakan file “Uraian Singkat Pekerjaan”. Sehingga tidak bisa diketahui persis, harus seperti realisasi setiap paket. Apakah paket tersebut untuk media online? media cetak? atau reklame media luar ruang seperti spanduk? Lalu, apakah iklannya dalam bentuk advertorial? iklan display? atau cukup dengan foto berita? Atau apa? Gelap!

Itu tadi sekedar contoh anggaran belanja iklan di Pemerintah Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2024. Hari ini, Senin (20/01/2025), Lintas Priangan akan mencoba menelusuri seperti apa belanja anggaran iklan di enam daerah di Priangan Timur. Kita akan buat komparasi berdasarkan beberapa variabel. Dan harapannya, hasil kajian Lintas Priangan tidak menemukan kejanggalan-kejanggalan, seperti temuan Albadar Institute tempo hari. (Baca: Kejanggalan Anggaran di Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya).

Semoga.

Pemimpin Redaksi Lintas Priangan
Pandu Adjie Kusumah

Pusat Pemerintahan Kerajaan Kuno Akan Menjadi Ibu Kota Provinsi Baru?

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Perbincangan mengenai pemekaran wilayah atau pembentukan provinsi baru di Jawa Barat terus menjadi sorotan publik dan menarik perhatian banyak pihak. Salah satu kota kecil yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat kerajaan di Jawa Barat, yaitu Kota Cirebon, kabarnya sedang dalam rencana untuk dimekarkan dan dijadikan sebagai ibu kota provinsi baru.

Beberapa waktu yang lalu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, menerima berbagai masukan dan usulan terkait dengan pemekaran wilayah ini. Namun, ia tidak memberikan penjelasan yang mendetail mengenai daerah-daerah mana saja yang akan menjadi prioritas dalam proses pemekaran tersebut. Hal ini menimbulkan spekulasi dan diskusi di kalangan masyarakat, terutama di platform media sosial.

Di dunia maya, salah satu isu yang paling sering dibicarakan adalah kemungkinan menjadikan Kota Cirebon sebagai ibu kota dari provinsi baru. Kota ini, yang dulunya merupakan pusat pemerintahan kerajaan Islam yang berpengaruh di Pulau Jawa, masih menyimpan banyak peninggalan sejarah yang bernilai tinggi hingga saat ini. Cirebon, meskipun memiliki luas hanya 39,44 km² atau sekitar 0,11% dari total luas wilayah Jawa Barat, dianggap memiliki potensi besar untuk menjalankan peran penting sebagai ibu kota Provinsi Cirebon Raya, yang merupakan salah satu dari tiga provinsi baru yang tengah direncanakan.

Rencana pembentukan Provinsi Cirebon Raya sendiri mencakup beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Cirebon, Majalengka, Indramayu, Kuningan, serta Kota Cirebon itu sendiri. Jika rencana ini terwujud, luas wilayah provinsi baru tersebut diperkirakan akan mencapai 5.710,52 km², yang setara dengan sekitar 15,41% dari total luas Jawa Barat. Ini menunjukkan bahwa meskipun Cirebon merupakan kota terkecil, namun kontribusinya terhadap pembentukan provinsi baru sangat signifikan.

Kota Cirebon memiliki nilai historis yang luar biasa. Sejak berabad-abad yang lalu, kota ini telah berkembang menjadi pusat pemerintahan kerajaan Islam, menjadi pelabuhan strategis, serta jalur perdagangan utama di pantai utara Pulau Jawa. Kini, posisi Cirebon kembali menjadi fokus perhatian karena potensi strategisnya dalam konteks pemekaran wilayah yang sedang dibahas.

Selain Provinsi Cirebon Raya, terdapat juga dua provinsi lainnya yang direncanakan akan terbentuk melalui pemekaran wilayah di Jawa Barat. Provinsi Pakuan Bagasasi direncanakan akan berpusat di Kota Bekasi dan mencakup wilayah-wilayah seperti Bekasi, Karawang, Cianjur, Kota Depok, serta calon kabupaten baru lainnya. Di sisi lain, Provinsi Bogor Raya akan meliputi daerah-daerah seperti Bogor, Sukabumi, serta calon kabupaten baru seperti Bogor Barat dan Jampang.

Apabila semua rencana pemekaran ini berhasil dilaksanakan, maka luas wilayah Jawa Barat akan mengalami penyusutan menjadi sekitar 54,61% atau sekitar 20.235,73 km². Pemekaran ini diharapkan tidak hanya dapat mengoptimalkan pengelolaan wilayah, tetapi juga mendukung pemerataan pembangunan di daerah-daerah yang sebelumnya kurang mendapatkan perhatian dan akses yang memadai. Dengan demikian, diharapkan setiap provinsi baru yang terbentuk dapat lebih fokus dalam mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Daftar Kepala Daerah Terpilih Jawa Barat, Siap Dilantik dan Segera Menjabat

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Pada tanggal 9 Januari 2025, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat melakukan penetapan secara resmi terhadap kepala daerah terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Rapat pleno yang dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota ini menjadi momen penting bagi proses demokrasi di Jawa Barat, di mana seluruh kandidat yang terpilih dapat melanjutkan amanah rakyat tanpa ada gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam rapat pleno tersebut, KPU Jawa Barat mengumumkan sejumlah nama kepala daerah yang berhasil meraih dukungan suara terbanyak berdasarkan hasil Pilkada. Penetapan ini merupakan langkah akhir dari serangkaian proses pemilihan yang dimulai sejak penyelenggaraan pemungutan suara, penghitungan suara, hingga rekapitulasi hasil yang dilakukan di setiap daerah.

Berikut daftar kepala daerah terpilih yang akan dilantik dalam waktu dekat :

1.Jawa Barat: Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan

2. Kabupaten Kuningan: Dian Rahmat Yanuar-Tuti Andriani

3. Kabupaten Garut: Syakur Amin-Putri Karlina

4. Kabupaten Ciamis: Herdiat Sunarya-Yana Dana Putra

5. Kabupaten Sumedang: Dony Ahmad Munir-Fajar Aldila

6. Kabupaten Purwakarta: Saepul Bahri Binzein-Abang Ijo Hapidin

7. Kabupaten Majalengka: Eman Suherman-Dena Muhamad Ramdhan

8. Kabupaten Karawang: Aep Syaepuloh-Maslani

9. Kabupaten Indramayu: Lucky Hakim-Syaefudin

10. Kabupaten Bekasi: Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja

11. Kota Tasikmalaya: Viman Alfarizi-Dicky Candra

12. Kota Sukabumi: Ayep Zaki-Bobby Maulana

13. Kota Cirebon: Effendi Edo-Siti Farida Rosmawati

14. Kota Cimahi: Ngatiyana-Adhitia Yudisthira

15. Kota Bogor: Dedie A Rachim-Jenal Mutaqin

16. Kota Banjar: Sudarsono-Supriana

17. Kota Bandung: Muhammad Farhan-Erwin

Dengan tidak adanya gugatan di Mahkamah Konstitusi, proses transisi kepemimpinan di Jawa Barat diharapkan dapat berjalan lancar. KPU memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pilkada, mulai dari penyelenggara, pengawas, hingga masyarakat yang telah menggunakan hak suaranya.

Pelantikan kepala daerah terpilih ini akan menjadi momentum baru dalam pemerintahan daerah di Jawa Barat. Diharapkan, kepala daerah terpilih dapat menjalankan amanah rakyat dengan baik, menghadirkan inovasi, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat secara keseluruhan.

Penjual Pil Koplo di Garut Dicokok Aparat

0

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Berbekal informasi awal yang diperoleh dari laporan masyarakat, Sabtu (18/01/2025), aparat kepolisian berhasil mencokok beberapa orang terduga penjual pil koplo di Garut. Para pelaku sebenarnya pemilik warung biasa. Namun, selain menjual barang dagangan yang umum dijual di warung, mereka juga diduga menjual pil koplo.

Pil koplo adalah obat-obatan resmi yang dapat diperoleh di apotik atau toko obat. Namun karena disalahgunakan, obat tersebut kerap disebut dengan istilah Pil Koplo. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, koplo itu artinya bodoh atau dungu.

Berbagai jenis obat yang memiliki kandungan depresan (penenang), kerap disalahgunakan jadi pil koplo. Contoh-contoh obat tersebut misalnya Excimer, Dumolid, Tramadol, Flakka, Dextro atau Nitrazepam.

Adapun dalam kasus penjual pil koplo di Garut, jenis obat yang sudah diamankan sebagai barang bukti antara lain Tramadol dan Nitrazepam. Selain mengamankan ratusan butir pil koplo, aparat kepolisian juga mengamankan barang bukti lain berupa sebilah golok, uang hasil penjualan pil koplo dan dua unit handphone.

Dari dua lokasi operasi, polisi mengamankan dua orang terduga penjual pil koplo di Garut. Yang satu berinisial AP (25), dan satu lagi HS (36). Adapun lokasi operasi yang pertama di Desa Cipicung, satu lagi di Desa Sukasenang. Kedua desa tersebut berada di wilayah Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Operasi penangkapan penjual pil koplo di Garut kemarin dipimpin langsung oleh Kapolsek Banyuresmi, AKP Usep Suryaman. Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku.

Penangkapan jaringan pengedar pil koplo di Kecamatan Banyuresmi itu mendapat apresiasi dari warga masyarakat. Selama ini, banyak warga yang was-was anak remajanya jadi korban peredaran pil koplo, yang memang kerap menyasar segmen remaja sebagai targetnya.

“Saya dan pasti juga warga lainnya sangat mengapresiasi operasi pemberantasan peredaran obat terlarang. Kami sebagai orang tua sering merasa was-was. Apalagi di daerah kami itu, banyak kepala keluarga yang sehari-hari di luar kota, mencari nafkah dengan membuka usaha cukur rambut. Jadi kami tidak bisa terlalu memperhatikan anak-anak remaja kami. Kami ucapakn terima kasih kepada petugas kepolisian,” ujar Aja, salah seorang warga Banyuresmi. (Lintas Priangan)

UMK Jabar Naik Sebesar 6,5% : Berikut Data Lengkapnya

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Masyarakat, khususnya para buruh atau pekerja di Jawa Barat, kini dapat berbahagia.

Pemerintah telah resmi menaikkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di provinsi Jawa Barat yang berlaku mulai 1 Januari 2025. Kenaikan UMK di Jawa Barat tahun 2025 ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.798-Kesra/2024. Dalam surat keputusan tersebut, diumumkan bahwa UMK di Jawa Barat tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 6,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dalam konteks perekonomian yang semakin dinamis, kenaikan UMK ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan pekerja di daerah tersebut. Selain itu, keputusan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperhatikan kebutuhan hidup masyarakat, terutama di tengah inflasi dan biaya hidup yang terus meningkat.

Berdasarkan data terbaru mengenai UMK 2025 di 27 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat, terdapat perincian mengenai besaran UMK yang telah ditetapkan. Berikut adalah daftar besaran UMK di masing-masing daerah di Jawa Barat untuk tahun 2025:

  1. Kota Bekasi: Rp5.690.752,95
  2. Kabupaten Karawang: Rp5.599.593,21
  3. Kabupaten Bekasi: Rp5.558.515,10
  4. Kota Depok: Rp5.195.721,78
  5. Kota Bogor: Rp5.126.897,22
  6. Kabupaten Bogor: Rp4.877.211,17
  7. Kabupaten Purwakarta: Rp4.792.252,92
  8. Kota Bandung: Rp4.482.914,09
  9. Kota Cimahi: Rp3.863.692,00
  10. Kabupaten Bandung: Rp3.757.284,86
  11. Kabupaten Bandung Barat: Rp3.736.741,00
  12. Kabupaten Sumedang: Rp3.732.088,02
  13. Kabupaten Sukabumi: Rp3.604.482,92
  14. Kabupaten Subang: Rp3.508.626,53
  15. Kabupaten Cianjur: Rp3.104.583,63
  16. Kota Sukabumi: Rp3.604.482,92
  17. Kota Tasikmalaya: Rp2.699.992,26
  18. Kabupaten Indramayu: Rp2.794.237,00
  19. Kabupaten Tasikmalaya: Rp2.699.992,26
  20. Kota Cirebon: Rp2.697.685,47
  21. Kabupaten Cirebon: Rp2.681.382,45
  22. Kabupaten Majalengka: Rp2.404.632,62
  23. Kabupaten Garut: Rp2.328.555,41
  24. Kabupaten Ciamis: Rp2.225.279,16
  25. Kabupaten Pangandaran: Rp2.221.724,19
  26. Kabupaten Kuningan: Rp2.209.519,29
  27. Kota Banjar: Rp2.204.754,48

Dari data tersebut, dapat diketahui bahwa besaran UMK tertinggi di Jawa Barat dipegang oleh Kota Bekasi, yang merupakan salah satu kawasan industri terbesar di provinsi ini. Dengan angka Rp5.690.752,95, Kota Bekasi menjadi tempat yang menarik bagi pekerja, terutama bagi mereka yang mencari peluang di sektor industri.

Sementara itu, besaran UMK terendah dipegang oleh Kota Banjar, yang dikenal sebagai penghasil kerajinan bambu dan angklung. UMK Kota Banjar ditetapkan sebesar Rp2.204.754,48. Meskipun menjadi kota dengan UMK terendah, Kota Banjar memiliki potensi budaya yang tinggi, terutama dalam bidang kerajinan tangan dan seni tradisional. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pelancong yang ingin mengenal lebih dekat tentang seni dan budaya lokal.

Kenaikan UMK ini tentu saja tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga pada perekonomian daerah secara keseluruhan. Dengan meningkatnya penghasilan, daya beli masyarakat akan meningkat, yang pada gilirannya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, kenaikan UMK juga mendorong perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, agar dapat mempertahankan keuntungan di tengah kenaikan biaya.

Namun, di sisi lain, ada tantangan yang perlu dihadapi. Bagi perusahaan, terutama usaha kecil dan menengah (UKM), kenaikan UMK bisa menjadi beban tambahan. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah melalui program-program pelatihan dan peningkatan kapasitas bisnis sangat diperlukan agar UKM dapat beradaptasi dengan kondisi yang baru.

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan UMK ini, agar dapat menjawab tantangan yang ada dan memenuhi kebutuhan pekerja secara adil. Hal ini penting agar tidak terjadi ketimpangan yang signifikan antara daerah dengan tingkat perkembangan ekonomi yang berbeda.

Selain itu, transparansi dalam penetapan UMK juga perlu diperhatikan. Masyarakat berhak mengetahui dasar-dasar penetapan angka UMK, serta proses dan kriteria yang digunakan dalam menentukan besaran UMK di masing-masing daerah. Dengan demikian, diharapkan tidak ada ketersinggungan atau ketidakpuasan dari masyarakat terkait kebijakan yang diambil.

Di era globalisasi ini, persaingan antar daerah semakin ketat. Oleh karena itu, penting bagi daerah-daerah di Jawa Barat untuk terus berinovasi dan beradaptasi agar mampu menarik investor dan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak. Kenaikan UMK seharusnya menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, sehingga pekerja di Jawa Barat dapat bersaing di pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif.

Dengan semua pertimbangan di atas, kenaikan UMK di Jawa Barat untuk tahun 2025 adalah langkah positif yang harus disambut dengan baik oleh semua pihak. Diharapkan, dengan adanya kebijakan ini, kesejahteraan pekerja dapat meningkat, perekonomian daerah dapat tumbuh, dan masyarakat dapat hidup dengan lebih baik. Kami semua berharap agar kebijakan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat di Jawa Barat.

Lowongan Kerja Content Creator Trans7

0

lintaspriangan.com, LOWONGAN KERJA. PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh (Trans7; sebelumnya bernama TV7) adalah sebuah jaringan televisi swasta nasional di Indonesia, yang juga menjadi salah satu perusahaan televisi ternama di Indonesia. Yang saat ini sedang membuka lowongan kerja content creator Trans7.

Sebagai perusahaan ternama yang sedang membuka lowongan kerja, sudah pasti merupakan peluang baik bagi para pencari pekerjaan untuk mengambil kesempatan ini. Dikarenakan melihat perkembangan era digitalisasi yang begitu pesat, lowongan kerja content creator Trans7 ini menjadi peluang emas bagi para pelamar pekerjaan.

Content creator adalah orang yang membuat dan membagikan konten di platform digital. Konten yang dibuat bisa berupa tulisan, gambar, video, suara, atau gabungan dari beberapa materi. Adapun kriteria sebgai content creator yang sedang dibutuhkan oleh Trans7 yaitu :

  • Diploma/ Sarjana dari berbagai jurusan apa pun, (lebih disukai dari Penyiaran atau Komunikasi)
  • Mampu menghadirkan ide-ide kreatif untuk tayangan telivisi.
  • Keterampilan komunikasi tertulis & verbal yang sangat baik
  • Mampu bekerja sendiri maupun secara berkelompok
  • Mampu bekerja dengan tenggat waktu yang singkat
  • Mampu beradaptasi dalam bekerja di lingkungan yang serba cepat, asertif & energik

Lowongan kerja content creator Trans7 merupakan salah satu diantara berbagai macam lowongan pekerjaan yang tersedia. Ada sebanyak 16 kriteria lowongan pekerjaan yang bisa diisi oleh para pelamar kerja selain sebagai content creator, diantaranya yaitu :

  1. ACCOUNT EXECUTIVE
  2. ACCOUNTING
  3. ADMINISTRATION
  4. AUDIOMAN
  5. CAMERA PERSON
  6. CONTENT CREATOR
  7. CONTENT DEVELOPMENT & CREATIVE
  8. MEDIA INDUSTRY RESEARCH
  9. MMIS
  10. MOTION GRAPHIC
  11. ON AIR PRESENTATION
  12. PRODUCTION ASSISTANT
  13. RECRUITMENT
  14. REPORTER
  15. SECRETARY
  16. VIDEO EDITOR

Bagaimana caranya untuk mendaftar? pastikan persyaratan yang sedang dibutuhkan sebagai calon pekerja telah Anda penuhi. Untuk lebih jelas dan lengkapnya, bagi Anda yang berminat mendaftar bisa buka website lowongan kerja Trans7 melalui link ini https://career.trans7.co.id/.

Lalu, Anda terlebih dahulu diminta untuk login di website tersebut, dengan tentunya menyelesaikan proses registrasi singkat terlebih dahulu untuk memiliki akun yang valid.

Selanjutnya, Anda akan menerima email yang dikirim langsung via email pendaftar. Setelah membuka email sebagai verifikasi, Anda tinggal melengkapi data-data yang diperlukan untuk proses pemenuhan persyaratan dengan mengisi kolom-kolom yang telah tersedia.

Sebagai informasi tambahan, bagaimana awal mula terbentuk Trans7? Dimulai saat Trans Corp menjajaki kerja sama strategis dengan Kompas Gramedia pada tanggal 4 Agustus 2006,  bertujuan untuk mengakuisisi saham TV7 dan mengadakan relaunch (peluncuran ulang) pada tanggal 15 Desember 2006 pukul 19:00 WIB menggunakan nama baru, menjadi Trans7.

(Lintas Priangan)

Malu Bertanya, Sesat Liputan!

0

lintaspriangan.com, KELAS WARTAWAN. Masih tentang kisah nyata. Pengalaman ini saya alami ketika bekerja sebagai reporter di Majalah Berita Mingguan GATRA, di awal tahun 2000-an.

Satu saat, saya dan dua reporter GATRA lainnya berdebat. Kami berebut undangan liputan. Sama-sama ingin ditugaskan meliput sebuah kegiatan yang akan digelar di Aula Kampus ITB. Meski banyak undangan liputan yang lain, tapi saya dan dua teman saya sama-sama ingin meliput acara tersebut, sementara undangan hanya berlaku untuk satu orang. Kami sama-sama ngotot, sampai akhirnya harus diputuskan oleh Kepala Biro karena di antara kami tak mencapai mufakat.

“Ini kan hari Minggu. Lokasi kegiatannya di ITB. Rumah yang paling dekat ke lokasi kan dia. Udah dia aja.” Kurang lebih begitu kata Kepala Biro, memberikan tugas liputan itu kepada saya.

Saya tersenyum lebar. Sementara dua teman saya, wajahnya langsung kecut!

Oh ya, kenapa kami sampai berebut undangan liputan tersebut? Alasannya adalah karena topik kegiatannya sangat menarik. Acara tersebut sebetulnya acara biasa, bentuknya seminar ilmiah. Tapi topiknya sangat menarik. Semua kata dalam kartu undangan dari ITB tersebut ditulis dalam bahasa inggris, termasuk topik seminar. Narasumbernya bukan kaleng-kaleng. Selain profesor dari ITB, seminar itu juga menghadirkan profesior dari Jerman.

Memangnya apa topik seminar yang membuat kami sampai berebut? Kurang lebih, topiknya ini: “The New Innovation in Optic Technology”. Kalau diterjemahkan bebas, kurang lebih artinya: “Inovasi Baru dalam Teknologi Optik”.

Anda tahu kenapa saya dan kedua teman saya berebut undangan liputan tersebut? Karena kami sama-sama membayangkan, di seminar tersebut akan didemonstrasikan berbagai inovasi teknologi yang berkaitan dengan kacamata. Mungkin ada kacamata yang tembus pandang, kacamata autofocus, atau kacamata zoom, dan lain sebagainya. Pokoknya, bayangan liar kami beredar di seputar itu.

Tibalah saya di hari liputan. Dengan semangat 45 saya memacu vespa menuju Kampus ITB. Sepanjang perjalanan saya tak berhenti membayangkan, bagaimana serunya nanti di lokasi liputan. Bahkan sempat terbersit harapan, saya akan buat liputan untuk depth news (berita mendalam). Siapa tahu layak untuk mengisi rubrik Liputan Khusus, bukan sekedar Berita Daerah. Kalau bisa jadi Liputan Khusus, lumayan dapat tambahan bonus.

Sesampainya di area Kampus ITB, saya langsung menuju aula tempat seminar berlangsung. Saya masuk ke ruangan besar Aula ITB, masih dengan wajah masih berseri-seri. Saya perhatikan, suasana khusyu, semua yang hadir sedang menyimak paparan rundown yang sedang dibacakan oleh MC. Saya pun segera duduk, dan berusaha keras menyimak semua perkataan MC yang disampaikan dalam bahasa inggris.

Lima menit, sepuluh menit, duapuluh menit, hingga setengah jam berlalu. Apa yang saya bayangkan sebelumnya, semakin lama semakin pudar, sebelum akhirnya menghilang! Ya, bayangan kemarin itu, tentang ada kacamata tembus pandang atau kacamata zoom, punah sudah!

Kenapa bisa? Karena kata optic pada topik, ternyata bukan tentang kacamata. Tapi tentang serat atau kabel optik! Kalau hari ini banyak produk internet seperti IndiHome-nya Telkom menggunakan kabel optik, di tahun itulah teknologi ini sudah mulai dibahas dalam seminar. Dan di waktu itu, kata “optik” belum sepopuler hari ini. Bagi masyarakat umum ketika itu, kata optik paling banter merujuk pada toko kacamata. Mungkin karena iklan masif dari Optik Melawai, toko kacamata yang sudah eksis di Indonesia sejak awal tahun 1980-an.

Kasus yang mirip juga pernah saya alami saat meliput sebuah pameran Batik Kolase di salah satu gedung di Bandung. Saya menganggap sepele, paling seputar kain batik. Ternyata, apa yang saya temui sama sekali di luar pengetahuan yang saya miliki.

Tak ada sehelai pun kain batik pada pameran tersebut. Karya Batik Kolase yang dipajang di sekeliling dinding gedung pameran itu, sepertinya berbahan dasar semen, atau semacamnya. Terigu? Iya kali! Dan yang datang ke pameran tersebut, kemungkinan para seniman. Beberapa diantaranya saya lihat dari luar negeri. Mereka menyengaja datang untuk melihat karya-karya Batik Kolase.

Saya berusaha keras memahami apa itu Batik Kolase. Saya mendekati para seniman itu. Mereka memperbicangkan karya demi karya yang dipajang dalam frame kayu. Salah seorang bule menggeleng-gelengkan kepala ketika membahas salah satu karya yang dipajang.

“Ya Tuhan, apa yang membuat karya ini istimewa. Sampai-sampai Si Bule itu geleng-geleng kepala,” batin saya, pun dengan menggeleng-gelengkan kepala. Hanya bedanya, seniman bule itu geleng-geleng kepala karena takjub, sementara saya karena bingung!

Semisterius itukah Batik Kolase? Bisa jadi ya! Karena ternyata, barusan sebelum saya menyelesaikan tulisan ini, saya coba googling tentang Batik Kolase. Hasilnya, sama sekali tidak ditemukan penjelasan yang sesuai dengan apa yang saya dapati saat liputan sekitar 20 tahun lalu.

Saya sangat ragu untuk bertanya-tanya di dua liputan yang saya ceritakan di atas. Kenapa? Karena pemahaman saya tentang serat optik dan batik kolase nol besar!

Singkat kata, di dua kesempatan itu, liputan saya gagal. Saya merasa seperti sedang tersesat. Bingung mau nulis apa. Saya sama sekali tidak punya gambaran apapun tentang topik liputan. Pokoknya menyedihkan. Atau mungkin lebih tepatnya memalukan! Akhirnya luntang-lantung tak jelas, dan sudah pasti kelihatan sekali begonya.

Dari pengalaman buruk itu saya belajar, bahwa liputan itu bukan sekedar butuh pemahaman dasar tentang teori jurnalistik, tapi juga butuh gambaran mengenai materi apa yang akan kita temui di lapangan. Catat, jangan merasa cukup dengan hanya menerka-nerka, apalagi sampai menyepelekan. Pastikan, apa sebenarnya topik liputan, dari sudut mana kita akan memperdalam, atau pelatuk apa yang jadi alasan. Jangan ragu bertanya pada redaktur, atau ke sesama reporter, atau pada siapapun yang sekiranya faham, agar kita punya gambaran yang cukup sebelum tiba di lokasi liputan.

Seperti kata pepatah, malu bertanya, sesat liputan!

Ketua K3S Lakbok Soroti Oknum Wartawan yang Meresahkan Sekolah

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Maraknya laporan terkait adanya oknum wartawan yang diduga meminta sejumlah uang kepada pihak sekolah dengan berbagai alasan.

Hal itu mendapat sorotan dari berbagai pihak, salah satunya Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Lakbok, Nanang Heryanto, menurutnya adanya oknum wartawan tersebut sangat meresahkan juga mencederai etika dan tujuan mulia profesi jurnalis.

Dalam pernyataannya, Nanang Heryanto mengatakan, Pers dan sekolah memiliki peran strategis dalam membangun bangsa. Sebagai pilar keempat demokrasi Pers diharapkan dapat menjalankan tugasnya sebagai kontrol sosial yang konstruktif dan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.

“Pers memiliki tanggung jawab besar sebagai pilar demokrasi dan pembentuk opini publik. Saya berharap teman-teman media bisa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjalankan tugas secara profesional, dan tidak menyalahgunakan profesi untuk kepentingan pribadi. Media adalah mitra pendidikan, bukan ancaman,” jelas Nanang, Sabtu (18/01/2025) di Lesehan Warung Kopi Kajine.

Di sisi lain, Nanang juga mengingatkan para kepala sekolah, khususnya di Kecamatan Lakbok, agar tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, transparansi, dan sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Ia juga menekankan bahwa transparansi adalah kunci untuk menghindari potensi penyalahgunaan oleh pihak-pihak tertentu. Pihak sekolah harus selalu mentaati aturan yang berlaku dan menjalankan prinsip transparansi anggaran dengan baik. Hal ini penting agar tidak ada ruang bagi oknum mana pun untuk memanfaatkan situasi.

“Dengan transparansi, kita bisa menciptakan suasana yang kondusif dan profesional dalam dunia pendidikan,” ungkap Nanang.

Lebih lanjut, Nanang mengungkapkan harapannya agar media dan sekolah dapat kembali kepada khitahnya masing-masing. Menurutnya, media dan pendidikan memiliki visi yang sama, yaitu mencetak generasi emas Indonesia yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.

BACA JUGA: Masa Purnabakti, Korwil Pendidikan Kecamatan Lakbok Gelar Perpisahan

Media dan sekolah adalah dua elemen penting dalam pembangunan bangsa. Saya berharap keduanya dapat kembali ke khitahnya, menjalankan peran masing-masing secara profesional, sehingga bersama-sama menjadi pembangun masa depan generasi emas Indonesia.

“Kolaborasi yang sehat antara media dan sekolah akan memberikan dampak besar bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Nanang.

Nanang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas masing-masing. Ia berharap isu terkait oknum media ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan tanggung jawab.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat akan pentingnya menjalankan tugas dengan integritas dan tanggung jawab. Dengan bersinergi antara media dan pendidikan dapat menjadi fondasi kokoh untuk mencetak generasi penerus yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang,” ajak Nanang..

Pernyataan tersebut menjadi seruan moral bagi media dan lembaga pendidikan untuk terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan generasi muda, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. (Engkus/lintaspriangan.com)

Cuma Butuh 5 Detik untuk Mengerjakan Soal Tes CPNS Seperti Ini

0

lintaspriangan.com, SUKSES. Sebagaimana pernah dipaparkan di media ini, jenis soal Tes CPNS atau tes karir lainnya seperti Tes Sekolah Kedinasan dan Tes BUMN, itu berbeda dengan jenis soal akademik yang pernah kita temui di sekolah. Karena itu, di bimbel-bimbel CPNS, terutama kelas privat, letak perbedaan beserta contoh soal antara kedua tes itu dibahas secara mendalam.

Agar lebih mudah memahami karakter soal Tes CPNS, kita langsung saja ilustrasikan dalam bentuk contoh soal di bawah ini:

“Pak Arief adalah seorang ASN yang sangat disiplin terhadap waktu. Ia tidak pernah absen mengikuti apel pagi, padahal jarak rumah ke kantornya relatif jauh. Agar tidak kesiangan, ia selalu berusaha menjaga kecepatan motornya pada kecepatan rata-rata 40 km/jam. Dengan kecepatan tersebut, biasanya Pakk Arief tiba di kantor dengan waktu tempuh 54 menit. Berapakah jarak antara rumah Pak Arief dengan kantornya?”

a. 30 km
b. 33 km
c. 36 km
d. 39 km
e. 41 km

Contoh soal di atas sering sekali muncul dalam Tes CPNS atau Tes Sekolah Kedinasan. Jika sudah mengetahui triknya, soal tersebut seharusnya bisa dikerjakan hanya dalam waktu 5 detik saja. Ya, cukup 5 detik, tidak boleh lebih. Cara mengerjakannya seperti apa? Sabar, nanti pasti dijelaskan dalam tulisan ini.

Satu hal penting yang ingin lebih dulu disampaikan adalah pemahaman tentang tantangan dalam tes karir seperti Tes CPNS, Tes Sekolah Kedinasan, atau Tes Rekruitmen BUMN. Dalam tes semacam ini, salah satu tantangan besarnya adalah, bagaimana Anda bisa mengerjakan soal dengan cepat. Jadi bukan sekedar bisa mengerjakan, tetapi harus bisa cepat. Anda hanya punya waktu sekitar 1 menit saja untuk mengerjakan setiap soal. Waktu satu menit tersebut sudah termasuk dengan waktu membaca soal.

Kita kembali ke contoh soal di atas. Agar bisa mengerjakan soal di atas dalam waktu 5 detik, Anda wajib menguasai dua hal, yakni:

  1. Rumus tentang Jarak, Kecepatan dan Waktu. Memahami rumus ini sangat mudah, apalagi dengan bantuan ilustrasi “Segitiga JKW”, atau ada juga yang mengistilahkannya “Segitiga Jokowi”. Untuk yang belum tahu apa itu Segitiga JKW, silahkan googling saja, banyak penjelasan tentang materi tersebut.
  2. Yang kedua yang harus difahami adalah karakter kelipatan setiap angka. Salah satu angka yang memiliki karakter khas adalah karakter angka 9. Perkalian berapapun yang melibatkan angka 9, pasti jumlah digitnya adalah 9 dan kelipatannya. Contoh, 9 x 2 = 18 (dari angka 18, kalau digitnya kita jumlahkan, 1+8 hasilnya adalah 9). Intinya, kalau ada bilangan yang jumlah digitnya 9, pasti pasti bilangan tersebut kelipatan 9. Dan karena itu, perkalian dengan angka tersebut pun pasti harus menghasilkan bilangan berkelipatan 9.

Lihat pada soal. Yang diketahui adalah Kecepatan dan Waktu. Yang ditanyakan adalah Jarak. Untuk mengetahui berapa Jarak, tinggal mengoperasikan Kecepatan x Waktu. Perhatikan, pada soal ada angka 54. Angka ini pasti kelipatan 9. Darimana kita tahu? Karena kalau digitnya kita jumlahkan (5+4), hasilnya adalah pasti 9 atau kelipatannya.

Karena 54 adalah kelipatan 9, maka bilangan apapun yang dikalikan dengannya, harus menghasilkan kelipatan 9. Sekali lagi, apa tadi ciri kelipatan 9? cirinya adalah, ketika digitnya kita jumlahkan, pasti menghasilkan angka 9. Sekarang silahkan lihat di opsi jawaban yang tersedia. Jawaban mana yang jumlah digitnya 9? Ya, jawabannya C. 36, karena 3+6 = 9. Sementara jawaban pada opsi lain, kalau kita jumlahkan digitnya, tidak ada yang menghasilkan angka 9 atau kelipatannya.

Jadi secara sederhana, cara mengerjakan soal di atas agar bisa selesai dalam waktu 5 detik adalah, dengan berfikir begini:

“Ada angka kelipatan 9 pada soal, yakni 54. Maka hasil perkaliannya juga harus kelipatan 9. Selesai!”

Silahkan bandingkan dengan cara biasa. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk mencari hasil dari 40 x 54/60. Cara mana yang lebih cepat? (Lintas Priangan)

Innalillahi, Kebakaran di Tasikmalaya Telan Korban Jiwa

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kebakaran di Tasikmalaya yang terjadi dini hari tadi, Sabtu (18/01/2025) menelan korban jiwa. Satu orang penghuni rumah tersebut tidak bisa menyelematkan diri karena tertimpa reruntuhan rumahnya yang hangus terbakar.

Korban yang meninggal dunia sebenarnya lebih dulu melihat rumahnya terbakar. Namun, diduga karena usianya yang sudah udzur, ia tidak bisa menyelematkan diri. Selain karena konstruksi bangunan rumah masih banyak yang berbahan dasar kayu, di dalam rumah korban juga banyak barang-barang yang memang mudah terbakar. Ini membuat api cepat menjalar cepat dan membesar, sehingga korban yang sudah berusia senja tidak bisa menyelamatkan diri.

“Rumahnya semi permanen, sebagian bangunan masih berbahan kayu yang mudah terbakar. Kemudian di dalamnya juga barang-barang mudah terbakar. Selain itu, waktu kejadiannya juga dini hari, tetangga juga banyak yang masih tertidur pulas sehingga tidak bisa memberikan pertolongan,” terang Wulan, salah seorang warga di sekitar lokasi kebakaran.

Dugaan sementara, api berasal dari tungku yang biasa digunakan untuk membuat gula aren. Selain menelan korban jiwa, kebakaran di Tasikmalaya ini diprediksi menyebabkan kerugian material sekitar Rp. 100 juta.

Peristiwa kebakaran di Tasikmalaya yang menelan korban jiwa ini dibenarkan oleh aparat kepolisian setempat, AKP Supian, sebagaimana dilansir media online Detik.

“Betul. Ada warga lansia yang menjadi korban kebakaran,” terang AKP Supian, dalam kapasitasnya sebagai Kapolsek Cipatujah.

Korban meninggal dunia teridentifikasi bernaman Amenah, seorang lansia berusia 80 tahun. Almarhum sebenarnya yang pertama melihat api. Ia kemudian membangunkan penghuni rumah lain yang bernama Wahid (71 tahun). Saat berusaha menyelamatkan diri, keduanya sempat tertimpa reruntuhan rumah. Di tengah situasi kritis, Wahid masih bisa menyelamatkan diri. Sementara Amenah, tidak dapat diselamatkan.

Warga sekitar berdatangan ketika api sudah membesar. Berkat kerja sama warga, kebakaran di Tasikmalaya yang melalap satu bangunan rumah itu akhirnya bisa dipadamkan sekitar jam 06.00.

Atas peristiwa tersebut, Kapolsek Cipatujah dan aparat di lokasi kejadian, Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya menghimbau seluruh warganya, agar lebih berhati-hati. Semua diminta memastikan keamanan dapur sebelum istirahat tidur. (Lintas Priangan).

Masa Purnabakti, Korwil Pendidikan Kecamatan Lakbok Gelar Perpisahan

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Perpisahan Pengawas sekaligus sebagai Korwil Pendidikan Kecamatan Lakbok yang dilaksanakan di lesehan warung Kopi Kajine penuh dengan rasa kebersamaan karna Korwil Pendidikan selama bertugas selalu dekat dan akrab dengan warga Pendidikan Kecamatan Lakbok(18/01/2025)

Diding Supriyadi yang purna bakti pada tanggal 01 Januari 2025, semasa tugasnya selalu melakukan pendekatan persuasif baik dengan rekan sejawat, kepala sekolah dan para guru yang ada di Kecamatan Lakbok

Selama bertugas Ia tidak pernah membedakan antara senior dan junior, semua sama sebagai pegawai yang bertugas demi mencerdaskan anak Bangsa.

Dalam perpisahan tersebut Diding Supriyadi mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada semua warga pendidikan yang telah berjibaku bersama sama dalam ikut serta mensukseskan program pemerintah dalam mencerdaskan anak Bangsa semoga pengabdian kita selama ini dapat dirasakan oleh anak didik kita dimasa yang akan datang

“Saya sudah purna tugas sebagai Abdi Negara tentunya selama bertugas banyak hal hal yang tidak sejalan dengan rekan rekan semua atau ada yang merasa tersisihkan oleh kebijakan kami selaku pengawas. Dalam kesempatan ini saya memohon maaf atas semua kealpaan dan kekhilafan selama bertugas,” ungkap Diding.

Diding berharap kedepannya semua para Pahlawan Tanpa Jasa (Guru) yang ada di Kecamatan Lakbok tetap Solid berkesinambungan dalam menjalankan profesi sebagai guru demi terciptanya Pendidikan yang maju sesuai dengan yang di amanat kan Undang Undang.

K3S Kecamatan Lakbok, Nanang Heryanto mengucapkan terima kasih yang kepada Diding yang telah berjibaku membimbing dan membina selama bertugas sebagai Korwil Kecamatan Lakbok.

“Semoga semua pengabdiannya di Kecamatan Lakbok dapat menjadi acuan bagi kami semua dalam mewujudkan Pendidikan yang maju, sehingga dapat membuahkan para siswa didik yang mandiri berguna bagi nusa, bangsa dan agama,” ucap Nanang.

BACA JUGA: Tingkatkan Kesehatan Mata Anak, Jaber Ciamis Gelar Pemeriksaan Mata

Sementara itu Sekjen PGRI Kecamatan Lakbok, Eka Cahyana mengucapkan rasa syukur karena dalam kesempatan tersebut Ia dapat bersilaturahmi bertatap muka dalam rangka perpisahan Korwil Lakbok

“Atas nama PGRI saya mengucapkan terimakasih kepada Diding Supriadi yang Purnabakti. Selama ini Korwil telah berkolaborasi dengan PGRI Kecamatan Lakbok dalam mensukseskan program Pendidikan dan selalu menjaga kondusifitas dilingkungan Pendidikan Kecamatan Lakbok,” katanya

Menurut Eka, ada beberapa kenangan selama bertugas di Korwil Kecamatan Lakbok beliau selalu memberikan arahan dan masukan terkait pekerjaan dan selalu memberikan suport kepada semua bagaimana caranya bekerja dengan ikhlas dan nyaman.

“Beliau bukan saja atasan atau rekan dalam bekerja namun Ia juga sebagai guru yang selalu memberikan motivasi bagi kami selaku penyelenggara Pendidikan di kecamatan Lakbok,” pungkasnya. (Engkus/lintaspriangan.com)

Puluhan Siswa Keracunan Saat Santap Makan Gratis

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Setidaknya 40 orang siswa sekolah dasar mengalami keracunan saat mengkonsumsi menu Program MBG (Makanan Bergizi Gratis). Beruntung, pihak sekolah bertindak cepat, menarik semua sisa makanan yang tengah dikonsumsi para siswa. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Puskesmas setempat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Peristiwa siswa keracunan saat menyantap menu MBG ini awalnya ditengarai oleh beberapa siswa yang mengaku merasa mual. Mereka tidak mau menghabiskan makanannya. Bahkan, tak lama kemudian, ada beberapa siswa yang dilaporkan muntah.

Adapun menu yang saat itu dihidangkan kepada para siswa antara lain nasi putih, ayam tepung/krispi, sayur tahu wortel, buah naga dan susu. Berdasarkan informasi dari beberapa orang siswa yang merasakan mual, diduga keracunan berasal dari ayam krispi. SPPG dan pihak sekolah langsung menarik semua ayam krispi, dan menggantinya dengan telur.

Setelah pihak tenaga medis dari puskesmas terdekat melakukan pemeriksaan, dugaan awal tersebut kemungkinan benar. Ahli gizi dari puskesmas mendapati ayam yang dihidangkan banyak yang belum matang. Karena proses ayam krispi itu pasti dimarinasi (direndam lama dengan bumbu), wajar jika sebagian siswa melaporkan mencium bau tak sedap dan rasa basi pada ayam yang mereka konsumsi.

Peristiwa siswa keracunan saat mengkonsumsi hidangan Program MBG ini terjadi pada hari Kamis, (16/01/2025). Berita mengenai kejadian ini tak hanya menyedot perhatian publik, tapi juga perhatian pemerintah pusat, khususnya Badan Gizi Nasional, lembaga yang menangani Program Makan Bergizi Gratis.

“Ada kesalahan teknis dalam pengolahan makanan pada menu MBG yang dihidangkan untuk para siswa di SD Negeri 3, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah,” terang Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), sebagaimana dilansir Kompas.

Tak hanya BGN, peristiwa ini juga mendapat perhatian langsung dari istana. Agar tidak terjadi lagi hal serupa, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, sudah menyampaikan arahan Presiden Prabowo agar Standar Operational Procedure (SOP) Program MBG diperketat.

Dari pantauan Lintas Priangan, kondisi puluhan siswa SD Negeri Sukoharjo yang mengalami keracunan sudah membaik. Sebagaimana hasil pemeriksaan tenaga medis, mereka dinyatakan mengalami keracungan ringan, dengan gejala umum berupa mual dan muntah. (Lintas Priangan)

Teras Balekota “Ngebul”, Buruh di Tasikmalaya Kecewa!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Asap hitam terlihat mengepul di halaman gedung Balai Kota Tasikmalaya. Gumpalan asap tersebut berasal dari ban yang dibakar oleh ratusan buruh di Tasikmalaya yang tengah menggelar aksi massa, Jumat (17/01/2025).

Gumpalan asap yang membumbung dari dalam area balai kota itu sontak menyedot perhatian banyak pihak, termasuk warga yang ada di sekitar balai kota. Kendaraan yang melintas di wilayah itu pun terlihat banyak yang melambat, mereka ingin mencermati apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Sementara di halaman Bale Kota Tasikmalaya, terlihat ratusan buruh sedang menggelar aksi. Selain membakar ban, satu per satu di antara mereka juga bergantian melakukan orasi, mengungkapkan kekecewaan mereka pada Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Pemkot tidak mengawal secara serius! Buruh di Tasikmalaya lagi-lagi dirugikan!” teriak Ghetih Yudistira, salah seorang aktivis buruh dari SBSI Tasikmalaya.

Usut punya usut, ternyata kekecewaan buruh di Tasikmalaya ini dipicu oleh gagalnya Kota Tasikmalaya masuk ke dalam daftar daerah yang wajib memberlakukan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK). Dan para buruh menuding, kegagalan ini terjadi gara-gara Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak serius dalam mengawal penetapan UMSK di tingkat provinsi.

Sebelumnya, buruh di Tasikmalaya berharap Kota Tasikmalaya masuk ke dalam daerah yang memberlakukan skema UMSK. Manfaat dari penetapan UMSK ini adalah adanya perlindungan tambahan bagi buruh yang bekerja di sektor industri beresiko tinggi. Namun, harapan itu pupus ketika ternyata Provinsi Jawa Barat mengumumkan daerah mana saja yang wajib menerapkan regulasi UMSK, yang ternyata tidak ada Kota Tasikmalaya di dalam daftar tersebut.

“Padahal sebelumnya sudah ada pembahasan antara buruh di Tasikmalaya dengan pemerintah, untuk penetapan UMSK sebesar 3%. Tapi hasilnya tidak sesuai harapan karena tidak dikawal serius!” tambah Ghetih.

Kekecewaan massa buruh di Tasikmalaya yang menggelar aksi kemarin semakin memuncak, ketika Pj. Wali Kota Tasikmalaya enggan bertemu dengan mereka. Hampir saja, mereka tak bisa menahan diri dan berniat menerobos barikade polisi. Beruntung, koordinator aksi berhasil menenangkan massanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ghetih, kabarnya pemerintah kota berjanji akan memperjuangkan kembali UMSK untuk buruh di Tasikamalaya. Rencananya, Senin lusa pihak pemerintah kota akan melaporkan aspirasi yang disampaikan masa aksi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar dapat dijadikan bahan pertimbangan. (Lintas Priangan)

Hanya Mengecat, Dibayar 1000x Lipat

0

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. Suatu pagi, seorang pemuda desa yang hidup sederhana dipanggil oleh pengusaha kaya. Pemuda itu diminta mengecat perahu kecil yang tertambat di bibir danau, di belakang vila besar milik Si Pengusaha. Karena si pengusaha berencana pergi ke luar kota, ia mendahulukan membayar upah untuk si pemuda. Khawatir, ia baru bisa kembali ke vila sekitar tengah malam.

Dibayar full di muka, tentu membuat si pemuda bahagia. Ia pun bergegas menuju halaman belakang vila.

Vila ini dibangun di atas lahan yang luas. Halamannya bisa menampung puluhan kendaraan. Pemandangan di bagian belakang vila sangat memanjakan mata. Ada danau alami yang dikelilingi pepohonan rindang. Di salah satu sisi danau, terlihat ada perahu kecil yang catnya sudah kusam. Sebagian badan perahu bersandar di bibir danau.

Si Pemuda desa segera menghampiri perahu. Ia yakin, perahu inilah yang harus ia cat, karena memang tak ada perahu lain yang ia lihat.

Namun, ketika sudah di dekat perahu, Si Pemuda melihat ada banyak air dalam perahu. Ternyata perahu kecil ini bocor. Ia segera memeriksanya, dan menemukan ada beberapa retakan yang membuat air merembes ke dalam perahu.

Meski ia hanya dibayar untuk mengecat perahu, tapi ia berinisiatif menangani kebocoran terlebih dulu. Ia berfikir, akan sangat berbahaya jika retakan ini tidak diperbaiki. Karena ketika perahu berada di tengah danau, pasti tekanan airnya lebih besar, dan bisa mendobrak retakan tersebut jadi lubang yang besar. Kalau bocornya besar, dipastikan perahu kecil itu bakal tenggelam dalam waktu yang singkat.

Singkat cerita, sekitar tengah hari, pekerjaan pun selesai. Yang retak dan menyebabkan bocor sudah diperbaiki. Perahu itu kini terlihat lebih cantik, dengan balutan cat baru berwarna-warni di sekujur tubuhnya. Si Pemuda kemudian pulang ke rumahnya, di sebuah desa yang lokasinya tak jauh dari vila berada.

Keesokan harinya, ketika matahari masih malu-malu untuk menampakkan diri, ada yang mengetuk pintu rumah Si Pemuda. Setengah berlari, ia bergegas membukakan pintu. Dan ternyata, Si Pengusaha sudah berdiri di hadapannya. Si Pemuda tentunya kaget, karena biasanya dia yang dipanggil ke vila. Tapi kali ini, Si Pengusaha menyengaja datang ke rumah kayu miliknya.

“Saya sengaja datang langsung, untuk memberimu ini,” ujar Si Pengusaha, seraya melempar senyum. Ia menyodorkan sebuah tas kecil kepada Si Pemuda.

Setengah ragu, Si Pemuda menerima tas itu. Dan atas arahan Si Pengusaha, perlahan ia membukanya. Seketika matanya terbelalak, kaget. Ternyata isi tas itu adalah uang yang sangat banyak. Dan sejujurnya, sepanjang hidupnya, ia belum pernah melihat uang sebanyak itu.

“Itu untukmu, karena kamu sudah memperbaiki perahuku,” ujar Si Pengusaha.

“Tapi tuan, mungkin tuan lupa, saya sudah dibayar di awal. Apalagi ini jumlahnya banyak sekali,” jelas Si Pemuda.

“Uang yang kemarin aku berikan, itu untuk upah mengecat. Yang ini, sebagai terima kasihku karena kamu memperbaiki kebocoran perahuku,” terang Si Pengusaha.

“Ya ampun tuan. Menambal kebocoran itu pekerjaan tak seberapa. Dan saya tidak berharap harus mendapat bayaran tambahan. Apa yang tuan berikan sebelumnya sudah lebih dari cukup. Saya tidak berhak menerima uang sebanyak ini,” jelas Si Pemuda, matanya masih memelototi uang yang jumlahnya mungkin 1000x lipat dari upah mengecat.

“Mungkin benar, pekerjaan menambal perahu itu tak seberapa. Tapi tahukah kamu, kemarin sore, kedua anakku yang masih kecil menaiki perahu itu hingga ke tengah danau. Mereka berfikir, perahu itu sudah aman untuk dinaiki, karena melihat catnya baru. Mereka sudah lama ingin menaiki perahu itu, tapi tak kuizinkan. Bukan karena catnya kusam, tapi karena aku tahu perahu itu bocor. Kemarin, aku lupa memberitahumu untuk memperbaikinya. Andai kamu tidak punya inisiatif untuk menambal kebocoran perahu, entah apa yang akan terjadi dengan dengan mereka,” papar Si Pengusaha, menceritakan anak kembarnya yang baru berusia 8 tahun.

“Berapapun harganya tak akan pernah bisa senilai dengan nyawa kedua anakku. Ini tanda terima kasih dan rasa bersyukurku. Terimalah,” tambah Si Pengusaha.

Kerjakanlah kebaikan, sekecil apapun itu. Karena tak jarang, sesuatu yang kita anggap kecil, justeru seharga nyawa untuk orang lain. (Lintas Priangan)

Pemberitahuan Pembayaran UGR untuk Proyek Tol Getaci di Kabupaten Garut

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Proses pembebasan lahan merupakan bagian penting dari proyek pembangunan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Ciamis (Getaci) yang saat ini sedang berlangsung, meskipun proyek ini telah dipangkas hingga Tasikmalaya. Tahapan pembebasan lahan ini menjadi salah satu faktor kunci yang diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan jalan bebas hambatan tersebut. Proyek Tol Getaci direncanakan untuk melintasi beberapa wilayah di Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat, yang tentunya akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas dan perekonomian daerah.

Saat ini, proses pembebasan lahan milik masyarakat yang terdampak sudah memasuki tahap penting di mana pemerintah mulai melakukan pembayaran Uang Ganti Rugi (UGR). Pembayaran UGR ini telah berjalan sejak tahap awal di Gedebage, Bandung, dan kini melanjutkan ke wilayah Garut Utara. Hingga saat ini, pembayaran UGR untuk proyek Tol Getaci telah menyasar 11 desa yang terdampak, yang di antaranya adalah Desa Karangmulya, Desa Mandalasari, Desa Hegarsari, Desa Talagasari, dan Desa Karangtengah, yang terletak di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.

Penyerahan uang ganti rugi dijadwalkan menyasar Desa Cangkuang di Kecamatan Leles sebagai bagian dari proses akhir di tahun 2024. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdampak mendapat kompensasi yang adil atas lahan mereka yang akan digunakan untuk pembangunan tol. Dalam hal ini, pemerintah berkomitmen untuk menjaga transparansi dan keadilan dalam setiap transaksi yang dilakukan, serta memberi perhatian lebih kepada kebutuhan masyarakat yang terpengaruh oleh proyek tersebut.

Masyarakat di daerah yang terkena dampak proyek Tol Getaci umumnya mengharapkan bahwa pembangunan infrastruktur ini dapat membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Diharapkan, dengan adanya tol ini, akses transportasi akan lebih cepat dan efisien, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah yang dilalui oleh jalan tol tersebut. Keberadaan tol juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas, meningkatkan konektivitas antar daerah, serta mempermudah distribusi barang dan jasa.

Memasuki awal tahun 2025, pemerintah kembali menggelontorkan anggaran untuk mempercepat proses pembangunan proyek Tol Gedebage-Tasikmalaya-Ciamis. Dengan adanya dukungan anggaran yang cukup, diharapkan semua tahapan pembangunan, mulai dari pembebasan lahan, konstruksi, hingga pengoperasian tol, dapat berjalan sesuai dengan rencana. Melalui upaya ini, pemerintah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.

Badan Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, melalui surat undangan resmi dengan Nomor Surat 83 /UND-32.05.UP.02.03/1/2025, mengumumkan pelaksanaan pembayaran Uang Ganti Rugi (UGR) bagi masyarakat yang terdampak proyek pembangunan Tol Getaci. Surat ini merupakan tindak lanjut dari surat yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dengan nomor KU.02.07/440357-17/1/2025.3 tertanggal 14 Januari 2025, mengenai permohonan pembuatan UGR di beberapa desa di Kabupaten Garut.

Sehubungan dengan rencana pembayaran UGR tersebut, pihak BPN mengingatkan kepada seluruh warga yang berhak menerima ganti rugi untuk membawa beberapa dokumen penting. Warga terdampak diwajibkan untuk menyertakan bukti kepemilikan asli, seperti Sertifikat atau Akta Jual Beli (AJB), serta bukti asli pembayaran pajak tahun terakhir dalam bentuk Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Kedua dokumen ini sangat penting untuk memastikan proses pembayaran berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

Dengan demikian, proyek Tol Getaci bukan hanya sekedar proyek pembangunan fisik, tetapi juga representasi dari harapan masyarakat akan kemajuan dan modernisasi infrastruktur di daerah Jawa Barat. Diharapkan, semua proses yang sedang berjalan dapat terlaksana dengan baik, sehingga di masa yang akan datang, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari keberadaan tol ini.

Lebih dari 200 Ijazah STIKOM Bandung Bermasalah

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Sekretaris Jenderal kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Togar M. Simatupang, menyatakan bahwa pembatalan 233 ijazah mahasiswa program S1 Stikom Bandung yang lulus antara 2018 dan 2023 dilakukan dengan alasan yang jelas.

Togar menjelaskan bahwa keputusan untuk membatalkan ijazah tersebut diambil berdasarkan hasil investigasi terkait dugaan adanya malaadministrasi.

“Terdapat penyelidikan terkait seputar malaadministrasi yang dilakukan oleh Stikom. Oleh karena itu, mereka perlu bertanggung jawab atas tindakan yang telah diambil,” tutur Togar saat menjelaskan kepada awak media, yang dikutip pada Kamis, 16 Januari.

Namun, Togar tidak merincikan jenis malaadministrasi yang ditemukan, sehingga menyebabkan Stikom Bandung harus membatalkan ijazah ratusan mahasiswa tersebut. “Saya belum bisa memberi komentar lebih lanjut karena belum melihat data yang lengkap,” jelasnya.

Dia juga menekankan bahwa Kemendiktisaintek berperan dalam mengawasi institusi pendidikan tinggi agar mematuhi ketentuan hukum dan administrasi. Ini dilakukan untuk melindungi masyarakat serta mereka yang menuntut ilmu.

“Intinya, kementerian bertanggung jawab untuk memperbaiki kinerja perguruan tinggi dan memastikan bahwa segala sesuatunya berjalan sesuai dengan hukum dan administrasi, demi perlindungan kepada masyarakat serta pihak yang menggunakan layanan pendidikan,” ungkap Togar.

Pembatalan ijazah sebanyak 233 dalam hal ini dilakukan melalui Surat Keputusan dari Ketua Stikom Bandung dengan nomor surat 481/ Skep-0/ E/ Stikom XII/ 2024, yang mengatur tentang pembatalan lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung untuk periode 2018-2023.

Surat ini ditandatangani oleh Ketua Stikom Bandung, Dedy Djamaluddin Malik, pada 17 Desember 2024.

Ketua Stikom Bandung, Dedy Djamaluddin Malik, menjelaskan bahwa pembatalan ijazah ini bermula dari kehadiran tim Evaluasi Kinerja Akademik (EKA) yang melakukan pemeriksaan terhadap kelulusan dari tahun 2018 hingga 2023.

Setelah melakukan pengawasan, tim EKA menemukan beberapa kejanggalan dalam proses penentuan kelulusan mahasiswa pada periode yang disebutkan.

“Dari hasil pemantauan, kami membatalkan 233 ijazah alumni karena tim EKA menilai prosesnya tidak mematuhi prosedur akademik, seperti plagiasi yang melebihi batas, ketidakcocokan data IPK di PDDIKTI dengan SIMAK, jumlah SKS di bawah 144, dan waktu studi yang melebihi tujuh tahun,” jelas Dedy saat memberikan keterangan pada Rabu, 15 Januari.

Dedy mengakui adanya kesalahan dalam manajemen di Stikom Bandung, termasuk praktik jual beli nilai. Meski demikian, dia menyatakan bahwa kesalahan ini tidak hanya berasal dari pihak kampus saja.

“Memang, ada kesalahan dari pihak kami, namun mahasiswa juga memiliki kontribusi dalam hal ini,” pungkasnya.

Satpam di Bogor Dihabisi Majikannya

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Heboh seorang petugas keamanan bernama Septian (37) ditemukan tewas, korban diduga mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan oleh majikannya di Jl. Lawang Gintung, Bogor Selatan, Kota Bogor. Diduga, insiden pembunuhan ini berawal dari perseteruan antara korban dan pelaku.

“Awalnya sudah ada konflik sejak kemarin, lalu hari ini terjadilah peristiwa tersebut. Kami akan menyelidiki lebih lanjut. Jika sudah ada kepastian, kami akan memberi informasi tambahan,” ungkap Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo, pada hari Jumat (17/1/2025).

Septian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pos keamanan rumah yang terletak di Jl. Lawang Gintung, Kota Bogor, sekitar pukul 04.30 WIB. Pria yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, tersebut mengalami cedera di bagian kepala dan dada. Ia adalah petugas keamanan yang sedang bertugas pada saat kejadian berlangsung.

“Korban adalah laki-laki, lahir pada tahun 1988, bernama Septian, asal dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Korban bekerja sebagai satpam yang bertugas pada malam hari di lokasi ini,” kata Kapolsek Bogor Selatan Kompol Maman Firmansyah.

Sebelumnya dilaporkan, seorang petugas keamanan bernama Septian (37) diduga menjadi korban pembunuhan di kediaman mewah majikannya yang beralamat di Jl Lawang Gintung, Bogor Selatan, Kota Bogor. Pelaku yang dicurigai adalah majikannya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo ketika menjawab pertanyaan dari awak media mengenai hubungan antara korban dan pelaku. Eko menjelaskan bahwa korban adalah pegawai yang bertugas sebagai satpam di rumah tersebut.

“Identitas pelaku sudah kami miliki. Hubungan antara korban dan pelaku adalah antara majikan dan karyawan. Korban adalah seorang satpam di lokasi tersebut,” Pungkas Kombes Eko Prasetyo.

Lowongan PT KAI untuk lulusan SMA

0

lintaspriangan.com, LOWONGAN KERJA. Saat ini anak perusahaan dari salah satu Badan Usaha Milik Negara atau BUMN yang terpopuler di Indonesia, yakni PT. KAI (persero) sedang membuka lowongan kerja. Yaitu, PT Reska Multi Usaha atau KAI Services yang didirikan pada tanggal 2 Juli 2003.

PT Reska Multi Usaha atau KAI Services memiliki beberapa bidang usaha, di antaranya: Restoran Kereta Api, Parkir, Cleaning Building Service, Coverage Service, Kafe dan restoran.

Lowongan kerja (loker) ini tersedia untuk posisi pramugara (prama) dan pramugari (prami), yang dapat dilamar oleh lulusan SMA.

Info lowongan kerja (loker) pada kesempatan baik kali ini, sekaligus merupakan salah satu pintu awal pengalaman yang berharga bagi yang baru lulus SMA, khususnya bagi mereka yang ingin terjun langsung ke dunia pekerjaan.

Informasi Penting, batas akhir jadwal registrasi untuk melamar pada 19 Januari 2025.

Kualifikasi

Berikut adalah kualifikasi yang diperlukan untuk mengisi posisi pramugara dan pramugasi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Penampilan menarik
  • Usia antara 18 hingga 27 tahun
  • Belum menikah
  • Pendidikan minimal SMA atau sederajat (Tata Boga, Pariwisata, Perhotelan, Penerbangan, Marketing)
  • Tinggi badan minimal untuk wanita 160 cm, pria 170 cm, dengan berat badan yang proporsional
  • Sehat secara fisik dan mental
  • Tidak memakai kacamata dan kawat gigi
  • Diutamakan memiliki pengalaman kerja di bidang Industri Makanan dan Minuman, Perhotelan, Beauty Advisor, dan Marketing
  • Wajib memiliki smartphone Android
  • Kemampuan berbahasa Inggris secara aktif akan menjadi nilai tambah

Penempatan Posisi

Penempatan posisi ini akan dilakukan di beberapa wilayah sebagai berikut:

  • Branch Office 2 Bandung
  • Branch Office 4 Semarang
  • Branch Office 6 Yogyakarta dan Solo
  • Branch Office 8 Surabaya dan Malang
  • Branch Office 11 Palembang.

Syarat Administrasi

Berikut adalah syarat-syarat administrasi yang harus dipenuhi oleh pelamar:

  • Salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Salinan NPWP
  • Salinan Kartu Keluarga (KK) yang terbaru
  • Surat Keterangan Sehat asli yang diterbitkan oleh puskesmas atau rumah sakit
  • Surat lamaran kerja asli yang sudah ditandatangani
  • Daftar riwayat hidup atau curriculum vitae asli
  • Salinan SKCK yang diterbitkan oleh Polres, yang masih berlaku dan sudah dilegalisir
  • Foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak dua lembar dengan latar belakang merah
  • Salinan ijazah terakhir
  • Salinan BPJS Kesehatan yang aktif
  • Surat pengalaman kerja (jika ada)
  • Semua dokumen dimasukkan dalam satu map snelhecter/ map penjepit dan dibawa saat pemanggilan.

Prosedur Melamar

Adapun prosedur untuk para pelamar yang ingin melamar pada posisi ini adalah sebagai berikut:

  • Membaca seluruhnya informasi dan prosedur pelaksanaan rekrutmen tutorITeens serta Buku Panduan Rekrutmen Online yang dapat didownload melalui menu PANDUAN > Panduan > Panduan Registrasi dan Apply Lowongan > “DOWNLOAD BUKU PANDUAN”
  • Enak calon pelamar yang belum memiliki akun, registrasi terlebih dahulu dan upload dokumen dokumen sesuai persyaratan lamaran
  • Calon pelamar harus memastikan bahwa email yang digunakan pada saat registrasi adalah email yang masih aktif dan data yang diinput harus sesuai saat identitas dirseperti KTP, Ijazah, serta tidak melakukan perubahan Informasi/dokumen setelah melakukan apply sampai proses rekrutmen selesai
  • Calon pelamar yang sudah memiliki akun di website karir.reska.id harus memastikan bahwa dokumen persyaratan lamaran sudah diupload di akun pelamar yang ada di website
  • Bagi calon pelamar yang berminat mengikuti rekrut sesuai formasi yang ditawarkan
    wajib melakukan proses apply pada akun masing-masing mulai tanggal 16 – 19 Januari 2025 dan hanya bisa mengikuti 1 (satu) event rekrut saja
  • Bagi pelamar yang sudah melakukan upload dan melengkapi
    Informasitetapi tidak melakukan proses apply di akunnya pada tanggal 16 – 19 Januari 2025
    maka dianggap tidak mengikuti kegiatan rekrut ini
  • Lokasi seleksi di seluruh wilayah kerja dan/atau kebijakan panitia rekrutmen
  • Pelamar yang lulus seleksi tahap I (Seleksi Administrasi) berhak mengikuti seleksi tahap II (Psikotes) yang janji akan diumumkan melalui website karir.reska.id

HARAP DIPERHATIKAN!

  • Seluruh informasi mengenai rekrutmen hanya dapat dilihat melalui website resmi PT Reska Multi Usaha (KAI Services) dengan alamat: karir.reska.id
  • Rekrutmen PT Reska Multi Usaha (KAI Services) tidak memungut biaya apapun dan tidak menggunakan sistem refund atau penggantian biaya transportasi maupun biaya yang berkaitan dengan pelaksanaan rekrutmen dan dimohon untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu meuluskan peserta rekrut
  • Seleksi penerimaan pekerja menggunakan sistem gugur dan keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat

Sebagai informasi tambahan,

Slogan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Services adalah “Langkah Kecil Menuju Keberlanjutan”. slogan ini merupakan wujud komitmen KAI Services untuk mendukung SDGs(Sustainable Development Goals) atau rencana aksi global yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan manusia secara global dengan menggunakan bahan ramah lingkungan.

Tingkatkan Kesehatan Mata Anak, Jaber Ciamis Gelar Pemeriksaan Mata

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS.
Dalam rangka meningkatkan kesehatan mata anak-anak, Jabar Bergerak (Jaber) Kabupaten Ciamis berkolaborasi dengan Rumah Sakit Dadi Keluarga (RS DK), Koramil 1301/Ciamis dan Korwil Pendidikan di Baregbeg menggelar kegiatan pemeriksaan mata bagi siswa-siswi SD dan SMP di wilayah Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.

Ketua Jabar Bergerak Kabupaten Ciamis, Agus Irfan Wijaya, SE, mengatakan pemeriksaan mata tersebut yang bertemakan “Mataku Jendelaku” merupakan program Jabar Bergerak Provinsi Jawa Barat. Program ini sebagai upaya pencegahan gangguan penglihatan pada anak-anak.

“Dalam kegiatan ini kami menyediakan 500 kacamata untuk diberikan secara gratis kepada para siswa yang membutuhkan,” katanya, Jumat (17/01/2025) di SDN 1 Karangampel, Baregbeg, Ciamis.

Dijelaskan Agus, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata, terutama akibat kebiasaan buruk seperti terlalu sering menggunakan gawai.

Menurut Agus, kegiatan pemeriksaan mata ini juga merupakan kampanye pencegahan, jangan sampai anak-anak SD dan SMP mengalami gangguan penglihatan karena penggunaan HP berlebihan.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi upaya pencegahan, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi generasi muda di Kabupaten Ciamis untuk mendapatkan akses kesehatan mata yang lebih baik.Semoga ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Danramil 1301 Ciamis, Mayor Dedi Suhendi, sangat mengapresiasi program yang digagas Jabar Bergerak. Kegiatan tersebut sangat penting dan bermanfaat untuk mendukung kesehatan generasi muda.

Dedi juga mengucapkan terima kasih kepada Jabar Bergerak, Lions Club, dan RS DK atas dedikasinya. Kegiatan ini membantu anak-anak mendapatkan akses kesehatan mata yang sebelumnya mungkin sulit dijangkau karena biaya tinggi.

“Kesehatan mata bagi generasi muda sangat penting, ini mungkin dianggap sepele, tetapi sebenarnya sangat luar biasa. Generasi kita harus sehat, baik matanya, THT-nya, maupun kondisi tubuh lainnya,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Karangampel, Asep Yudi Ruhyana, Ia sangat mengapresiasi kegiatan itu, dan mengucapkan terima kasihnya atas program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Terima kasih, anak-anak kami mendapat manfaat besar, terutama dari kacamata gratis ini sangat membantu mereka. Semoga program ini membawa berkah bagi kita semua,” ungkapnya.

BACA JUGA: Sebagai Pusat Ibukota, Karang Taruna Galuh Wiyasa Harus Memiliki Motivasi

Sementara itu, Kepala SDN 1 Karangampel, Nunung Nuryaman, juga mengungkapkan rasa bangganya karena sekolahnya menjadi tuan rumah kegiatan ini. Melihat kondisi anak-anak saat ini, pemeriksaan pemeriksaan mata sangat penting.

“Dengan adanya program ini, kita bisa meminimalisir risiko kerusakan mata pada usia dini. Kita juga mengharapkan program ini terus berlanjut, tidak hanya untuk pemeriksaan mata, tetapi juga untuk kesehatan lainnya,” katanya.

Kegiatan pemeriksaan mata ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat, terutama para siswa yang merasa terbantu dengan pemeriksaan dan pemberian kacamata gratis.

Program serupa direncanakan akan terus dilakukan oleh Jabar Bergerak di wilayah lain, termasuk di Sukamantri pada pekan depan. (Nank/lintaspriangan.com).

Albadar Kirim Permohonan KIP ke DPRD Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebagai tindak lanjut dari hasil kajian internalnya, hari ini, Jumat (17/01/2025), Albadar Institute melayangkan permohonan informasi publik ke Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Surat permohonan tersebut diantarkan langsung oleh Ketua Forum Diskusi Albadar Institute, Diki Sam Ani, didampingi beberapa orang rekannya.

“Alhamdulillah, surat sudah diterima bagian front office Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya, tadi sekitar jam 10.00. Mereka kan diajak komunikasi informal, secara kekeluargaan, tapi tak acuh. Jadi ya kami tempuh jalur komunikasi legal dan formal,” terang Diki, kepada reporter Lintas Priangan, Deni Heryanto.

Diki menambahkan, informasi publik yang diminta ke DPRD Kabupaten Tasikmalaya adalah permohohan bukti belanja jasa publikasi media massa dalam bentuk berita, press release, advertorial atau foto dokumen dan grafis. Alasan permohonan tersebut sebagai bahan diskusi dan menambah wawasan, sekaligus sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam hal keterbukaan informasi publik, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

“Yang saya minta bukti belanja iklannya, sebagaimana dijelaskan dalam dokumen uraian singkat pekerjaan pada paket tersebut. Jadi yang saya minta, seharusnya nanti berbentuk eksemplar media yang memuat iklan DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang nilainya sekitar Rp. 40 juta rupiah,” terang Diki.

Diki menegaskan, bahwa paket tersebut merupakan paket belanja iklan, bukan paket produksi percetakan. Artinya, secara logika, berarti edisinya harus lumayan banyak, bukan jumlah eksemplarnya.

“Ya saya penasaran sekali, belanja berita sebesar Rp. 40 juta itu sebanyak apa dan seperti apa. Dan yang paling penting, di media apa. Kalau paket yang lain kan jelas tuh, di Radar, di Priangan, yang sehari-hari tak asing bagi warga Tasikmalaya. Nah yang satu lagi, ini paket yang ketiga, entah media apa, saya ingin tahu. Jumlah edisi seharusnya banyak, karena ini belanja berita, bukan belanja percetakan,” tegas Diki.

Lebih lanjut, Diki mengajak agar masyarakat, khususnya para pelaku media, untuk lebih intens memantau kegiatan-kegiatan pembangunan di Tasikmalaya, baik kota maupun kabupaten.

“Khawatirnya, ini sekedar kekhawatiran saja, teman-teman media di daerah sudah berjibaku memberikan kontribusi pada pemerintah, tapi ketika ada anggaran stimulan, mereka malah tidak jadi prioritas. Mohon sama-sama dibantu juga, dikawal, proses permohonan informasi publik ke DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Ini akan kami jalani sampai tuntas sampai segalanya menjadi jelas,” pungkas Diki. (Lintas Priangan/Deni Heryanto)

Pro Kontra Penghapusan Bansos: Evaluasi Anggaran Pokir Luput dari Perhatian

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pernyataan Ketua DPRD Ciamis, H. Nanang Permana, MH yang mengusulkan penghapusan Bantuan Sosial (Bansos) untuk kelembagaan dan organisasi, telah menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat.

Usulan tersebut telah memicu pro dan kontra di masyarakat, mengingat bansos selama ini dianggap menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Namun, dibalik wacana ini, ada satu isu lain yang justru dinilai lebih mendesak evaluasi terhadap anggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, terutama hibah yang dialokasikan untuk media.

Salah seorang aktivis sosial dan pemerhati anggaran daerah, Muhammad Alif mempertanyakan logika dibalik usulan penghapusan bansos, sementara anggaran Pokir yang jauh lebih besar dan kurang transparan masih terus bergulir tanpa evaluasi berarti.

Wacana penghapusan bansos yang diusulkan Ketua DPRD Ciamis kini menjadi sorotan tajam, disatu sisi, usulan ini dianggap sebagai upaya untuk mengefisienkan anggaran.

“Disisi lain, publik bertanya-tanya mengapa anggaran Pokir, yang jumlahnya jauh lebih besar, tidak mendapatkan perhatian yang sama,” ujarnya, Kamis (16/01/2025).

Menurut Alif, dana Pokir DPRD harus tepat sasaran dan jelas tujuannya, termasuk yang dialokasikan untuk media. Jangan sampai dana ini turun begitu saja tanpa kejelasan, terutama terkait laporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ)-nya.

Dijelaskannya, dana hibah untuk media yang bersumber dari Pokir sering kali bermasalah dalam transparansi dan akuntabilitas. Untuk itu Ia mendesak agar mekanisme pemberian hibah ini dijelaskan secara rinci, mulai dari dasar penilaian, alasan pemberian, hingga hasil yang diharapkan.

“Output dan outcome-nya harus jelas, apakah benar-benar bermanfaat untuk kepentingan Pemkab dan masyarakat,” ucap Alif.

Menurut Alif, masalahnya tidak hanya transparansi, tetapi juga pada pola distribusi anggaran. Alokasi anggaran hibah untuk media terkesan tidak merata. Sebagian besar anggaran hanya diberikan kepada segelintir media tertentu, tanpa mempertimbangkan kualitas atau dampak positif dari pemberitaan yang dihasilkan.

Ia juga menduga adanya pengkondisian yang menyebabkan anggaran tersebut hanya mengalir ke pihak-pihak tertentu. Hal ini dapat menjadi persoalan serius. Media-media di Ciamis jangan sampai dininabobokan oleh anggaran.

“Jika dibiarkan, independensi pemberitaan bisa terancam, dan sisi kritis media akan hilang. Selain itu, kesenjangan antar media lokal juga semakin lebar, karena hanya sebagian kecil yang mendapat kerjasama publikasi,” jelas Alif.

BACA JUGA: Sebagai Pusat Ibukota, Karang Taruna Galuh Wiyasa Harus Memiliki Motivasi

Alif mengajak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat untuk melakukan audit menyeluruh terhadap anggaran media yang bersumber dari Pokir DPRD. Ia berharap evaluasi transparan dapat memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan peruntukannya.

“Jangan sampai anggaran ini digunakan untuk hal-hal yang tidak berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Alif juga menyoroti kebingungan yang dialami sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Ciamis dalam menjalankan proses pengadaan kerjasama publikasi media.

“Dananya berasal dari Pokir, tapi sering kali tidak disertai pedoman penggunaan yang jelas. Akibatnya, SKPD kebingungan dalam merealisasikannya,” ungkapnya.

Alif menyimpulkan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap anggaran Pokir, termasuk hibah untuk media, adalah langkah penting yang tidak bisa ditunda. Jika wakil rakyat ingin menghapus bansos dengan alasan efisiensi, maka mereka juga harus berani meninjau ulang anggaran lain yang lebih besar, lebih sensitif, dan lebih rawan disalahgunakan.

“Pada akhirnya, pertanyaan besar yang tersisa adalah: Apakah kebijakan ini benar-benar demi kepentingan masyarakat, atau justru untuk melindungi kepentingan segelintir pihak tertentu,” pungkasnya. (Engkus/lintaspriangan.com)

Sebagai Pusat Ibukota, Karang Taruna Galuh Wiyasa Harus Memiliki Motivasi

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Karang Taruna Galuh Wiyasa Kelurahan Ciamis sebagai pusat ibukota harus memiliki motivasi semangat bagi rekan rekan lainnya, untuk kemajuan Ciamis khususnya para pemuda pemudinya.

Hal itu dikatakan Ketua Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Al-Kautsar ketika menghadiri pelantikan dan pengukuhan kepengurusan Karang Taruna Galuh Wiyasa periode 2024-2029, di Aula Kantor Kelurahan Ciamis, Kamis (16/01/2025).

Dengan letak geografis yang dimiliki dan jumlah penduduk sebanyak 1,4 juta jiwa dari 27 kecamatan, 265 desa/kelurahan ini maka hadirnya Karang Taruna Galuh Wiyasa dapat menjadi barometer dari pemuda lainnya.

Dikatakannya, kepengurusan yang baru harus bisa menjadi lebih baik dari yang sebelumnya beberapa prestasi yang sudah ditorehkan harus bisa dipertahankan dan dikembangkan.

“Lanjutkan program yang baik dan berjalan dari kepengurusan sebelumnya kalaupun ada kekurangan harus dilakukan perbaikan oleh kepengurusan yang baru,” katanya.

Ega juga mengungkapkan di era sekarang ini Karang Taruna harus mempunyai image yang baru bukan lagi sebagai perkumpulan pemuda pemudi yang tidak berkompeten tetapi harus mampu menciptakan peluang dan usaha dengan mandiri.

“Sesuai arahan pak lurah dan pak dewan karang taruna harus memiliki karakter dengan kepekaan dalam bidang usaha bagaimana dengan kemandirian pendapatan membuat sistem yang lebih bernilai dengan menjadikan karang taruna pencipta pundi pundi uang,” jelasnya.

Ega menerangkan dengan wacana atau rencana menuju Indonesia emas 2045 menjadi momentum luar biasa ketika Indonesia tumbuh dengan campur tangan generasi muda, bagaimana generasi muda nanti akan menempati tempat-tempat strategis di pemerintahan dan sektor usaha.

“Maka dari itu para pemuda khususnya Karang Taruna harus mampu meningkatkan kualitas diri, bagaimana kita memupuk dan memberdayakan diri dengan mengoptimalkan potensi yang ada merubah mindsetnya dengan merubah penampilan serta pola pikir yang maju,” ucapnya.

Ega juga mendukung rencana Karang Taruna Galuh Wiyasa yang akan membangun usaha mandiri Kuliner Night di Kelurahan Ciamis dengan sentuhan berbeda yang membawa nilai budaya. Ia pun sangat mengapresiasi dan optimis.

“Ketika kita menjual sesuatu yang jadul dari mulai makanan dan lainnya, akan menjadi daya tarik tersendiri. Mari kita bersama sama membangun sebuah peradaban bagi pemuda karang taruna,” ajaknya.

BACA JUGA: Pengurus Karang Taruna Galuh Wiyasa Periode 2024-2029 Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

Sementara itu ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kabupaten Ciamis, Nur Muttaqin menyambut baik pelantikan pengurus Karang Taruna Galuh Wiyasa Kelurahan Ciamis, ia berharap kepengurusan yang baru mampu membawa perkembangan dan kemajuan Karang Taruna menjadi lebih baik dan mandiri.

“Saya harap kedepan Karang Taruna Galuh Wiyasa Kelurahan Ciamis bisa lebih baik terutama kolaborasi dan memajukan ekonomi karang taruna sendiri,” ungkapnya.

Nur Muttaqin menegaskan jika karang taruna merupakan wadah untuk menampung ide, spirit dalam kemajuan Ciamis. Yang paling penting menjadikan karang taruna sebagai media laboratorium pemuda untuk meningkatkan kinerja spirit dalam rangka menyambut generasi emas di 2045 mendatang.

“Kita harus tetap solid dan terus bergerak bersama dengan pemerintah, dalam upaya melaksanakan kegiatan positif demi meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Kelurahan Ciamis,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Lurah Ciamis, Muhlaso Dian Adinata mengatakan, dengan pelantikan kepengurusan yang baru ia berharap pengurus yang baru dapat memberikan sesuatu yang lebih baik lagi untuk karang taruna.

“Mudah-mudahan karang taruna Kelurahan Ciamis ini dapat menjalankan visi misinya dengan baik nanti kita bisa sambut program-program dari kelurahan apa yang kita bisa bantu kita akan bantu prosedurnya,” pungkasnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Pengurus Karang Taruna Galuh Wiyasa Periode 2024-2029 Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Setelah terpilihnya Ketua Karang Taruna Galuh Wiyasa Kelurahan Ciamis, kepengurusan baru periode 2024-2029 resmi dilantik dan dikukuhkan.

Pelantikan dan pengukuhan dilakukan oleh Lurah Ciamis, Muhlaso Dian Adinata, S.STP. pada, Kamis (16/01/2025) di Aula Kelurahan Ciamis itu dihadiri juga oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Al-Kautsar, Anggota DPRD Ciamis, Nur Mutaqin dan Anggia Herfianti, Ketua MPKT Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Atep, Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciamis, Utis Kustiaman juga undangan lainnya.

Lurah Ciamis, Dian Adinata mengucapkan selamat atas pelantikan ketua dan kepengurusan Karang Taruna Galuh Wiyasa Kelurahan Ciamis. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada ketua sebelumnya, Sendy Hemafitriana atas pengorbanan dan pengabdiannya selama menjadi ketua Karang Taruna Galuh Wiyasa periode 2019-2024.

Diharapkannya, dengan adanya ketua dan pengurus baru, karang taruna dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak kelurahan, serta berbagai pihak, sehingga dapat membantu menjalankan berbagai program pemerintah.

“Kami berharap kepengurusan baru dapat membantu melaksanakan berbagai program pemerintah seperti program pemberdayaan, sosial dan lainnya,” harapnya.

Menurutnya, berdasarkan rincian tugas dan fungsi Pemerintahan Kelurahan memberikan fasilitas terhadap kegiatan penumbuhan dan pemberdayaan organisasi-organisasi kemasyarakatan yang ada di kelurahan, salah satunya adalah karang taruna.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciamis, Utis Kustiaman sangat mengapresiasi pelantikan dan pengukuhan kepengurusan Karang Taruna Galuh Wiyasa periode 2024-2029.

Dijelaskannya, Karang Taruna adalah Lembaga Sosial Kemasyarakatan, merupakan wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan.

“Sebagai wadah pemuda, karang taruna harus peka dalam melihat kondisi dan situasi, karena karang taruna mempunyai prinsip kemandirian dan kemanusiaan,” katanya.

Dengan kepengurusan Karang Taruna Galuh Wiyasa Kelurahan Ciamis yang baru, diharapkan kedepannya semakin terdepan, maju dan terus bersinergi dengan pemerintah serta menjalankan program kerja sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis.

“Semoga Karang Taruna Galuh Wiyasa kedepannya bisa lebih baik, lebih maju dan bersinergi dengan Pemerintah Kelurahan Ciamis, untuk bersama-sama membangun wilayah” jelasnya.

BACA JUGA: PJ Bupati dan Dandim 0613/Ciamis Hadiri Launching Program MBG

Sementara itu Ketua Karang Taruna Kelurahan Ciamis, Widodo mengatakan, langkah awal setelah dilantik dan dikukuhkan kepengurusan Karang Taruna Galuh Wiyasa yang baru, Ia akan membenahi administrasi dan mengaktifkan kembali karang taruna unit.

“Langkah awal kita akan mengaktifkan karang taruna unit untuk membantu melaksanakan program kerja,” katanya.

Widodo juga mengungkapkan, dalam menyambut bulan suci ramadhan, pihaknya akan menggelar Festival Ramadhan Galuh Wiyasa yang akan digelar di jalan pemuda. Untuk kegiatan tersebut Karang Taruna Galuh Wiyasa akan berkolaborasi dengan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Ciamis.

“Selain itu, program kedepan yang akan kita laksanakan salah satunya Kuliner Night di halaman Kantor Kelurahan Ciamis dengan membangun coffe shop bernuansa jaman dulu (Jadul),” jelasnya.

Widodo berharap semua program yang direncanakan dapat diaplikasikan dan berjalan dengan sukses untuk kesejahteraan warga karang taruna.

“Dalam menjalankan berbagai program kerja, kita butuh bantuan dari pemerintah serta dukungan masyarakat. Tanpa adanya dukungan pemerintah dan masyarakat, kinerja pengurus Karang Taruna tidak akan berjalan maksimal,” ungkapnya.

Dalam kesepakatan itu Ia pun mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua pihak, sehingga acara dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar. (Nank Irawan/lintaspriangan.com).

Di Awal Tahun, Ciamis Bangun SPAM di 16 Kecamatan

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Memasuki tahun 2025, Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis langsung memulai belasan paket pekerjaan konstruksi. Salah satunya adalah pembangunan SPAM, Sistem Penyediaan Air Minum. Tender untuk proyek SPAM di Kabupaten Ciamis ini saat ini sedang berjalan. Jika tak ada kendala, pemenang tender bakal diumumkan per tanggal 1 Februari 2025. Sementara hari ini, Jumat (17/01/2025), tender SPAM ini sedang memasuki tahap Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga.

Proyek pembangunan SPAM di Kabupaten Ciamis yang dimulai awal tahun 2025 ini disebar di belasan lokasi. Total nilai pagu kegiatan pembangunan SPAM di Ciamis ini hampir menyentuh angka Rp. 9 milyar. Dengan rata-rata nilai pagu proyek per lokasi sekitar Rp. 500 juta.

Dalam dokumen uraian singkat pekerjaan yang diterbitkan oleh Bidang Keciptakaryaan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Ciamis, dijelaskan bahwa proyek pembangunan SPAM ini meliputi beberapa pekerjaan, antara lain: pekerjaan pengeboran, pekerjaan menara air, pekerjaan jaringan distribusi, dan pekerjaan saluran rumah.

Namun demikian, tidak semua kecamatan di Kabupaten Ciamis akan mendapatkan “jatah” paket SPAM. Berdasarkan data yang dapat diakses pada website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Ciamis, SPAM tahun 2025 ini akan diproyeksikan di 16 desa yang tersebar di beberapa kecamatan. Adapun daftar lengkap ke-16 lokasi tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Desa Bantarsari, Kecamatan Pamarican
  2. Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing
  3. Desa Budiharja, Kecamatan Sindangkasih
  4. Kecamatan Buniseuri, Kecamatan Cipaku
  5. Kecamatan Danasari, Kecamatan Cisaga
  6. Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing
  7. Desa Jangalaharja, Kecamatan Rancah
  8. Desa Pasirnagara, Kecamatan Pamarican
  9. Desa Rajadesa, Kecamatan Rajadesa
  10. Desa Sukasari, Kecamatan Cidolog
  11. Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku
  12. Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya
  13. Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng
  14. Desa Kertajaya, Kecamatan Panawangan
  15. Desa Mangkubuni, Kecamatan Sadananya
  16. Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana

Dari 16 lokasi di atas, sebanyak 11 lokasi merupakan pembangunan SPAM baru (nomor 1-11). Sementara di lima lokasi terakhir (nomor 12-16), bukan pembangunan baru, tapi berupa peningkatan SPAM.

Pembangunan SPAM di 16 desa di Kabupaten Ciamis tersebut di atas besar kemungkinan akan dilaksanakan secara serentak. Diperkirakan, pembangunan belasan SPAM tersebut akan dimulai pada pertengahan bulan Februari 2025. (Lintas Priangan)

Ancaman yang Membuat Hidup

0

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. Satu saat, seorang pengusaha berkunjung ke daerah pesisir pantai. Ia ingin bertemu dengan para nelayan. Si pengusaha ini membutuhkan banyak ikan salmon. Ia meminta bantuan para nelayan, agar bisa menangkap ikan salmon saat melaut. Dia berjanji, akan membeli semua ikan salmon dengan harga tiga kali lipat dari harga normal. Tapi dengan catatan, yang ia butuhkan adalah ikan salmon hidup dan segar.

Para nelayan yang mendengar hasil tangkapannya akan dibeli dengan harga tiga kali lipat tentu bahagia. Tapi, mereka juga harus berfikir keras, bagaimana agar ikan salmon yang mereka tangkap, bisa tetap hidup dan segar sampai perahu mereka tiba di pesisir. Ini akan jadi tantangan, karena mereka faham, lokasi habitat salmon itu biasanya jauh dari pantai. Perjalanan pulang akan cukup panjang, dan jadi ancaman untuk nyawa ikan salmon.

Berembuklah para nelayan itu. Sampai kemudian, mereka bersepakat membawa beberapa peralatan tambahan untuk menjaga agar ikan salmon bisa bertahan hidup. Diantaranya adalah peralatan untuk suplai oksigen dan beberapa jenis pakan untuk salmon. Mereka juga sedikit merombak konstruksi perahu, agar bak penampungan sementara terasa nyaman untuk ikan salmon.

Lalu, berangkatlah beberapa perahu untuk berburu salmon. Mereka harus melaut lebih jauh dari biasanya, karena habitat salmon memang berada di tengah lautan. Tiba di lokasi habitat salmon, mereka langsung bekerja, menebar jaring yang sudah mereka siapkan sebelumnya. Meski mandi keringat karena lelah, wajah mereka terlihat bahagia, karena mereka berhasil menangkap banyak ikan salmon. Mereka pun segera pulang, memacu perahunya agar segera tiba di daratan. Mereka tak mau, ikan salmon tangkapan mereka, mati dalam bak penampungan.

Setibanya di pesisir pantai, para nelayan itu langsung memeriksa kondisi ikan salmon. Dan ternyata, mayoritas ikan salmon hasil tangkapan mereka sudah mati. Ada yang masih hidup, tapi dalam kondisi lemas dan sekarat. Di perburuan pertama, mereka gagal total!

Pantas saja, si pengusaha berani membayar tiga kali lipat, karena ternyata tak mudah. Perburuan kedua, ketiga, bahkan keempat, para nelayan itu masih saja gagal. Ikan salmon hasil tangkapannya, kebanyakan mati ketika perahu mereka bersandar di pesisir pantai.

Mereka kemudian memutuskan untuk konsultasi kepada Tetua Nelayan. Dia nelayan paling senior di kampung itu. Mereka menceritakan perburuan mereka yang berulang kali gagal. Lalu, Tetua Nelayan memberikan saran.

“Jangan menyerah. Besok, kembalilah melaut. Tapi, selain menangkap salmon, kalian harus menangkap satu ekor anak ikan hiu. Tempatkan mereka dalam satu bak penampungan,” saran Tetua.

Meski belum mengerti maksud Tetua, para nelayan itu menuruti saran tersebut. Dan singkat cerita, mereka sudah berada di tengah laut, kembali berburu salmon. Mereka juga tak lupa saran Tetua, untuk menangkap anak ikan hiu. Dan memasukkan semuanya dalam satu bak penampungan. Setelah itu, mereka pun bersegera pulang.

Ajaib! Setibanya di pantai, saat mereka memeriksa bak penampungan, ternyata semua ikan salmon masih hidup. Bukan sekedar hidup, semua ikan salmon itu bahkan masih bugar. Para nelayan memperhatikan sejenak apa yang terjadi dalam bak penampungan. Ternyata, salmon itu tetap hidup karena mereka tak berhenti bergerak. Mereka semuanya dalam kondisi siaga penuh, karena harus menghindari kejaran hiu kecil yang berhasrat memangsa mereka. Kecil-kecil juga tetap hiu, raja laut yang ditakuti oleh semua ikan termasuk salmon.

So, saat merasa diri tak nyaman karena ada ancaman, jangan membuat kecil hati. Teruslah bergerak, karena itulah yang akan membuat kita tetap hidup! (Lintas Priangan)