Bejat! Ayah di Garut Rudapaksa Anak Kandung 11 Tahun

lintaspriangan.comBERITA GARUT. Kasus yang melibatkan seorang ayah di Garut ini mengguncang rasa kemanusiaan publik. Seorang pria berinisial S (43), warga Tarogong Kidul, ditangkap aparat Satreskrim Polres Garut setelah diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia 11 tahun.

Penangkapan terhadap ayah di Garut tersebut dilakukan setelah laporan dari pihak keluarga korban diterima polisi. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan pelaku di kediamannya.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, membenarkan bahwa pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Korban masih berusia 11 tahun, dan pelaku adalah ayah kandungnya sendiri,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Dari hasil penyelidikan awal, terungkap bahwa aksi kekerasan seksual oleh ayah di Garut tersebut diduga berlangsung selama kurang lebih satu tahun. Peristiwa itu disebut terjadi sejak 2025, saat korban masih duduk di bangku sekolah dasar, hingga kini telah memasuki jenjang sekolah menengah pertama.

Selama kurun waktu tersebut, korban diduga hidup dalam tekanan dan ancaman. Kondisi itu membuat korban tidak berani mengungkapkan apa yang dialaminya kepada orang lain, hingga akhirnya kasus ini terkuak setelah keluarga mencurigai adanya perubahan perilaku pada korban.

Polisi juga mengungkap pengakuan awal dari pelaku. Ayah di Garut itu mengaku melakukan perbuatannya karena merasa kesepian setelah istrinya meninggal dunia. Namun, aparat menegaskan bahwa alasan tersebut sama sekali tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan pidana yang dilakukan.

“Alasan apa pun tidak bisa membenarkan perbuatan ini. Kami akan memproses kasus ini secara maksimal sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP Joko.

Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolres Garut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga memastikan akan menjerat pelaku dengan pasal berat terkait kekerasan seksual terhadap anak.

Sementara itu, korban telah mendapatkan pendampingan dari pihak terkait, termasuk upaya pemulihan trauma. Penanganan ini dinilai penting mengingat dampak psikologis yang ditimbulkan dari kasus tersebut tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berpotensi berlangsung dalam waktu lama.

Kasus ayah di Garut ini menjadi pengingat keras bahwa ancaman terhadap anak tidak selalu datang dari luar, tetapi bisa muncul dari lingkungan terdekat. Peran keluarga, masyarakat, dan lembaga perlindungan anak menjadi krusial untuk mendeteksi dini serta mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang. (AS)

🏆 Tebak Final 2026 • Masih dibuka

Kuis Piala Dunia 2026

Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

⏱️ Deadline: 2026-07-19 23:59:00 WIB 🛡️ Anti duplikat 📊 Ranking otomatis
Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Nofa Hermawati Dorong Literasi Keuangan Syariah Garut Lewat School of Syariah

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mendorong penguatan literasi keuangan syariah Garut melalui program School of Syariah. Program tersebut digalang...

Penilaian Kompetensi ASN Garut, Karier Dibuka Lebih Transparan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut mulai memperkuat sistem karier aparatur sipil negara berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja. Langkah itu...

Dugaan Penipuan Oknum Polres Garut, Warga Tasik Jadi Korban

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Dugaan penipuan yang menyeret oknum Polres Garut mencuat setelah seorang warga Tasikmalaya mengaku menjadi korban saat mengurus...

Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Bersihkan Masjid Agung Mangunreja

TASIKMALAYA – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,...

Jembatan Garuda Merah Putih Tamansari Mulai Dibangun Warga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Tamansari di...

Polres Tasikmalaya Nobar Piala Dunia 2026, GMBI dan Warga Melebur

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polres Tasikmalaya menggelar nonton bareng atau nobar...

KDC Tinggalkan Acara Menteri PPPA, Pilih Temui UMKM Tahu Mangkubumi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Kang Diky...

Bupati Ciamis Lepas Kontingen POPWILDA dan PORSENITAS 2026, Titip Sportivitas

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Suasana Halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Jumat (19/6/2026), terasa...

Piala Dunia 2026

Prediksi Skor Turki vs Paraguay: Duel Hidup Mati Grup D

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Turki vs Paraguay menjadi salah...

Prediksi Skotlandia vs Maroko: Singa Atlas Siap Mengamuk

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Skotlandia vs Maroko menjadi salah...

Prediksi Brazil vs Haiti: Neymar Absen, Haiti Bisa Merepotkan

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Brazil vs Haiti menjadi salah satu laga...

Quiz Tebak Final Piala Dunia 2026, Total Hadiah Jutaan Rupiah

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa sejak...

Prediksi Amerika Serikat vs Australia: Duel Panas Pemburu Puncak Grup D

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Laga Amerika Serikat vs Australia akan menjadi...

Daerah lainnya

Indikasi Kuat Penyelewengan Anggaran PLN Jawa Barat, Priangan Timur Terlibat?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sejumlah temuan dalam pengelolaan anggaran dan layanan PT...

Wanita Bandung Disekap 3 Tahun, Ditemukan Luka Berat dan Buta

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Kasus wanita Bandung disekap menjadi perhatian publik...

Indikasi Korupsi Kesbangpol Jabar Bagian 1: Makan Minum Tak Dikerjakan tapi Dibayar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Temuan BPK atas kegiatan di Badan Kesatuan Bangsa...

Indikasi Korupsi Bank bjb, Nilai Bermasalah Tembus Rp1,178 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Indikasi korupsi Bank bjb mulai membuka ruang...

Perspektif

Popular Categories