Jual Trenggiling, Dua Buruh di Tasikmalaya Diciduk Polisi

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Dua buruh harian lepas asal Karangnunggal, Tasikmalaya, dibekuk polisi karena diduga memburu dan memperdagangkan trenggiling satwa dilindungi yang memiliki nilai tinggi di pasar gelap.

Plt. Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, Ipda Yusup Suryana, mengatakan pihaknya meringkus IR (32) saat membawa tas mencurigakan.

“Setelah diperiksa, isinya satu ekor trenggiling masih hidup, satu ekor sudah mati, serta satu plastik berisi sisik trenggiling yang telah dikuliti,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Menurut dia, penangkapan IR membuka pengembangan kasus. Polisi kemudian bergerak ke rumah JA (30) pada pukul 21.30 WIB di hari yang sama. Keduanya, yang merupakan warga Desa Cikapinis, Kecamatan Karangnunggal, berhasil dibekuk.

Modus yang digunakan terbilang terorganisir. Jajang berperan sebagai pemburu dengan memanfaatkan anjing pelacak untuk menyisir area kebun di Kampung Beton, Desa Cikapinis.

Saat anjing menggonggong, tutur IPDA Yusup hal itu menjadi penanda keberadaan trenggiling yang bersembunyi.

Setelah ditemukan, hewan tersebut ditangkap dan dibawa pulang. Trenggiling pertama diamankan pada Jumat dini hari (10/4/2026), sementara yang kedua ditangkap pada Minggu malam (12/4/2026).

Lebih lanjut IPDA Yusup mengungkapkan satu ekor trenggiling sengaja dibunuh oleh JA atas permintaan IR. Hewan tersebut disembelih menggunakan golok, kemudian disiram air panas agar sisiknya mudah dilepaskan.

“Sisik trenggiling memang menjadi komoditas yang diburu di pasar gelap. Dari hasil perburuan itu, JA menjual dua ekor trenggiling kepada IR dengan harga Rp85 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Selanjutnya, IR berperan sebagai penjual. Ia memasarkan trenggiling baik dalam kondisi hidup, mati, maupun sisiknya melalui grup Facebook dengan sistem pembayaran cash on delivery (COD) dengan harga jual yang ditawarkan mencapai Rp150 ribu per kilogram.

Paktik ilegal tersebut telah berlangsung cukup lama. Pada 2024, IR tercatat pernah menjual 2 kilogram sisik trenggiling dengan harga Rp370 ribu per kilogram.

Sementara pada 2025, penjualan kembali terjadi dengan volume 2,5 kilogram, yang laku seharga Rp500 ribu per kilogram.

“Motifnya ekonomi. Tidak memiliki pekerjaan tetap dan membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan polisi antara lain dua ekor trenggiling satu dalam kondisi hidup dan satu telah mati serta satu plastik berisi sisik trenggiling, sebilah golok, timbangan gantung berwarna biru, satu unit sepeda motor Honda Beat, dan dua telepon genggam yang digunakan untuk transaksi melalui Facebook.

Tiga anggota kepolisian, yakni Briptu Niftah, Briptu Gustian, dan Briptu Satria, tercatat sebagai saksi dalam proses penangkapan tersebut.

Kini JA dan IR harus menghadapi jeratan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati. Keduanya disangkakan melanggar Pasal 40A ayat (1) huruf d, e, f, dan h.

Ketentuan tersebut melarang setiap orang untuk memburu, menangkap, membunuh, menyimpan, mengangkut, hingga memperdagangkan satwa dilindungi baik dalam kondisi hidup maupun mati, termasuk bagian tubuhnya termasuk praktik jual beli melalui media sosial.

Baca Juga : Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

Ancaman hukumannya berat, yakni pidana penjara minimal 3 tahun hingga maksimal 15 tahun, serta denda mulai dari Rp200 juta sampai Rp5 miliar.

Kasus tersebut menjadi peringatan serius, mengingat trenggiling termasuk satwa yang terancam punah akibat perburuan sisiknya yang kerap dianggap berkhasiat sebagai obat.

Satu ekor trenggiling mampu mengonsumsi hingga 70 juta semut dan rayap dalam setahun, sehingga berperan penting sebagai penjaga keseimbangan ekosistem.

“Mereka adalah bagian penting dari rantai ekologi,” pungkas Ipda Yusup (DH)

Berita lainnya:

Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya. Seorang pedagang bakso bernama Sutarno diduga diculik sekelompok remaja setelah...

Retribusi Pasar Cikurubuk Naik Gila-Gilaan, 800 Ruko Jadi Kuburan

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Pasar Induk Cikurubuk kian memprihatinkan. Kenaikan tarif retribusi yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) dinilai...

Dari Acara ke Berita: Mengubah Seremonial Jadi Layak Baca

lintaspriangan.com, KELAS WARTAWAN. Hampir setiap hari ada acara. Dari tingkat desa sampai dinas, selalu ada kegiatan yang bisa diliput. Masalahnya, tidak...

Terbaru

Bejat! Ayah di Garut Rudapaksa Anak Kandung 11 Tahun

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Kasus yang melibatkan seorang ayah di Garut...

Monster Berkedok Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Garut

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Seorang pria berinisial S (43) diamankan...

Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya....

Retribusi Pasar Cikurubuk Naik Gila-Gilaan, 800 Ruko Jadi Kuburan

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Pasar Induk Cikurubuk kian memprihatinkan....

Kelangkaan Minyakita di Ciamis, DKUKMP Ungkap Penyebab

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek...

Dewa United vs Persib: Waspada, Borneo Siap Mulung Muntah!

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Pertandingan Dewa United vs Persib Bandung akan digelar pada...

Prediksi Dewa United vs Persib: Maung Bandung Unggul, Tapi Rawan!

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Pertandingan Dewa United vs Persib Bandung akan digelar...

Tonton Langsung Dewa United vs Persib: Jam Tayang dan Link Live Streaming

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Persib Bandung datang dengan misi besar menjaga puncak klasemen...

Dari Acara ke Berita: Mengubah Seremonial Jadi Layak Baca

lintaspriangan.com, KELAS WARTAWAN. Hampir setiap hari ada acara. Dari tingkat desa...

Hasil Juventus vs Bologna [2-0]: Aksi Thuram Jaga Asa Empat Besar

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Turin — Juventus menunjukkan kelasnya saat menundukkan Bologna....

Priangan Timur

Bejat! Ayah di Garut Rudapaksa Anak Kandung 11 Tahun

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Kasus yang melibatkan seorang ayah di Garut...

Monster Berkedok Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Garut

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Seorang pria berinisial S (43) diamankan...

Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya....

Retribusi Pasar Cikurubuk Naik Gila-Gilaan, 800 Ruko Jadi Kuburan

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Pasar Induk Cikurubuk kian memprihatinkan....

Kelangkaan Minyakita di Ciamis, DKUKMP Ungkap Penyebab

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek...

Dari Acara ke Berita: Mengubah Seremonial Jadi Layak Baca

lintaspriangan.com, KELAS WARTAWAN. Hampir setiap hari ada acara. Dari tingkat desa...

Halal Bihalal IKM Tasikmalaya, Bahas Pembangunan Masjid

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Ikatan Keluarga Minang (IKM) Tasikmalaya menggelar...

Gara-Gara Viral, Kondisi Jembatan Cirahong Jadi Begini

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Sebuah video pendek di media sosial...

Perspektif

Popular Categories