lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Brasil vs Maroko menjadi salah satu laga awal Piala Dunia 2026 yang paling menggoda untuk ditunggu. Bukan hanya karena nama besar Brasil, tetapi juga karena Maroko datang dengan status yang tidak bisa lagi dianggap kejutan sesaat.
Pertandingan Brasil vs Maroko akan dimainkan di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat, Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 18.00 waktu setempat. Bagi penonton Indonesia, laga ini bergulir pada Minggu, 14 Juni 2026 pukul 05.00 WIB. Subuh memang, tapi untuk fans Brasil di Indonesia, alarm seperti ini biasanya tidak perlu disetel dua kali. Kopi yang penting siap dulu.
Duel Awal Dua Tim Top 7 FIFA
Frasa Top 7 Dunia dalam laga ini mengacu pada ranking FIFA terbaru. Brasil berada di peringkat keenam, sementara Maroko menempati posisi ketujuh dunia. FIFA mencatat ranking terbaru putra diperbarui pada 11 Juni 2026, dengan Maroko naik ke posisi tertinggi sepanjang sejarah mereka dalam daftar ranking FIFA.
Itulah yang membuat laga ini terasa lebih padat sejak awal. Brasil tetap membawa aura klasik sebagai pemilik lima gelar Piala Dunia. Namun Maroko datang bukan sebagai tim yang hanya menumpang panggung. Singa Atlas sudah punya reputasi besar setelah menjadi semifinalis Piala Dunia 2022, termasuk saat menyingkirkan Spanyol dan Portugal sebelum dihentikan Prancis.
Bagi publik Indonesia, Brasil punya tempat khusus. Warna kuning-hijau Selecao sudah lama menjadi bagian dari memori Piala Dunia, dari generasi Ronaldo, Ronaldinho, Kaka, Neymar, sampai era baru yang kini memikul beban besar di Amerika Utara.
Namun Maroko bukan lagi cerita sampingan. Mereka adalah wajah baru kekuatan Afrika yang lebih percaya diri, lebih rapi, dan lebih berani menghadapi tim besar. Karena itu, Brasil vs Maroko bukan sekadar laga pembuka Grup C. Ini pertemuan nama besar dengan tim yang sedang naik kelas.
Brasil Memikul Ekspektasi, Maroko Datang Tak Ideal
Brasil datang ke Piala Dunia 2026 bersama Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia itu membawa ekspektasi besar karena Brasil masih memburu gelar dunia keenam. Reuters mencatat Brasil memulai turnamen ini dengan sejumlah masalah cedera, termasuk Neymar yang tidak tampil melawan Maroko karena pemulihan cedera betis. Wesley juga masuk daftar pemain yang tidak tersedia.
Di sisi lain, Maroko juga tidak sepenuhnya datang dalam kondisi ideal. Nayef Aguerd dan Abde Ezzalzouli dilaporkan keluar dari skuad setelah mengalami cedera dalam laga pemanasan terakhir melawan Norwegia. Situasi ini membuat duel Brasil vs Maroko semakin menarik, bukan untuk ditebak skornya hari ini, tetapi untuk dibaca sebagai pertarungan mental, kedalaman skuad, dan kesiapan awal turnamen.
Bagi Brasil, laga ini menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa mereka masih punya wibawa besar di Piala Dunia. Bagi Maroko, ini kesempatan untuk membuktikan bahwa kisah indah 2022 bukan kebetulan.
Satu hal sudah jelas: laga ini terlalu besar untuk disebut sekadar pemanasan grup. Brasil membawa sejarah. Maroko membawa keberanian. Dan Indonesia, terutama para penggemar Selecao, bersiap begadang setengah matang lalu bangun subuh dengan mata merah penuh harapan. (AS)

