Teras Balekota “Ngebul”, Buruh di Tasikmalaya Kecewa!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Asap hitam terlihat mengepul di halaman gedung Balai Kota Tasikmalaya. Gumpalan asap tersebut berasal dari ban yang dibakar oleh ratusan buruh di Tasikmalaya yang tengah menggelar aksi massa, Jumat (17/01/2025).

Gumpalan asap yang membumbung dari dalam area balai kota itu sontak menyedot perhatian banyak pihak, termasuk warga yang ada di sekitar balai kota. Kendaraan yang melintas di wilayah itu pun terlihat banyak yang melambat, mereka ingin mencermati apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Sementara di halaman Bale Kota Tasikmalaya, terlihat ratusan buruh sedang menggelar aksi. Selain membakar ban, satu per satu di antara mereka juga bergantian melakukan orasi, mengungkapkan kekecewaan mereka pada Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Pemkot tidak mengawal secara serius! Buruh di Tasikmalaya lagi-lagi dirugikan!” teriak Ghetih Yudistira, salah seorang aktivis buruh dari SBSI Tasikmalaya.

Usut punya usut, ternyata kekecewaan buruh di Tasikmalaya ini dipicu oleh gagalnya Kota Tasikmalaya masuk ke dalam daftar daerah yang wajib memberlakukan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK). Dan para buruh menuding, kegagalan ini terjadi gara-gara Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak serius dalam mengawal penetapan UMSK di tingkat provinsi.

Sebelumnya, buruh di Tasikmalaya berharap Kota Tasikmalaya masuk ke dalam daerah yang memberlakukan skema UMSK. Manfaat dari penetapan UMSK ini adalah adanya perlindungan tambahan bagi buruh yang bekerja di sektor industri beresiko tinggi. Namun, harapan itu pupus ketika ternyata Provinsi Jawa Barat mengumumkan daerah mana saja yang wajib menerapkan regulasi UMSK, yang ternyata tidak ada Kota Tasikmalaya di dalam daftar tersebut.

“Padahal sebelumnya sudah ada pembahasan antara buruh di Tasikmalaya dengan pemerintah, untuk penetapan UMSK sebesar 3%. Tapi hasilnya tidak sesuai harapan karena tidak dikawal serius!” tambah Ghetih.

Kekecewaan massa buruh di Tasikmalaya yang menggelar aksi kemarin semakin memuncak, ketika Pj. Wali Kota Tasikmalaya enggan bertemu dengan mereka. Hampir saja, mereka tak bisa menahan diri dan berniat menerobos barikade polisi. Beruntung, koordinator aksi berhasil menenangkan massanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ghetih, kabarnya pemerintah kota berjanji akan memperjuangkan kembali UMSK untuk buruh di Tasikamalaya. Rencananya, Senin lusa pihak pemerintah kota akan melaporkan aspirasi yang disampaikan masa aksi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar dapat dijadikan bahan pertimbangan. (Lintas Priangan)

Berita lainnya:

Jual Trenggiling, Dua Buruh di Tasikmalaya Diciduk Polisi

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Dua buruh harian lepas asal Karangnunggal, Tasikmalaya, dibekuk polisi karena diduga memburu dan memperdagangkan trenggiling satwa...

Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya. Seorang pedagang bakso bernama Sutarno diduga diculik sekelompok remaja setelah...

Retribusi Pasar Cikurubuk Naik Gila-Gilaan, 800 Ruko Jadi Kuburan

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Pasar Induk Cikurubuk kian memprihatinkan. Kenaikan tarif retribusi yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) dinilai...

Terbaru

Klok Pimpin, Beckham Kembali, Persib Siap Tancap Gas

lintaspriangan.com. BERITA OLAHRAGA. Persib Bandung kembali menurunkan komposisi terbaiknya...

Bejat! Ayah di Garut Rudapaksa Anak Kandung 11 Tahun

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Kasus yang melibatkan seorang ayah di Garut...

Monster Berkedok Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Garut

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Seorang pria berinisial S (43) diamankan...

Jual Trenggiling, Dua Buruh di Tasikmalaya Diciduk Polisi

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Dua buruh harian lepas asal Karangnunggal,...

Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya....

Retribusi Pasar Cikurubuk Naik Gila-Gilaan, 800 Ruko Jadi Kuburan

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Pasar Induk Cikurubuk kian memprihatinkan....

Kelangkaan Minyakita di Ciamis, DKUKMP Ungkap Penyebab

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek...

Dewa United vs Persib: Waspada, Borneo Siap Mulung Muntah!

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Pertandingan Dewa United vs Persib Bandung akan digelar pada...

Prediksi Dewa United vs Persib: Maung Bandung Unggul, Tapi Rawan!

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Pertandingan Dewa United vs Persib Bandung akan digelar...

Tonton Langsung Dewa United vs Persib: Jam Tayang dan Link Live Streaming

lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Persib Bandung datang dengan misi besar menjaga puncak klasemen...

Priangan Timur

Bejat! Ayah di Garut Rudapaksa Anak Kandung 11 Tahun

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Kasus yang melibatkan seorang ayah di Garut...

Monster Berkedok Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Garut

lintaspriangan.com. BERITA GARUT. Seorang pria berinisial S (43) diamankan...

Jual Trenggiling, Dua Buruh di Tasikmalaya Diciduk Polisi

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Dua buruh harian lepas asal Karangnunggal,...

Tukang Bakso Diculik Gerombolan Remaja di Tasikmalaya, Keluarga Syok

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya....

Retribusi Pasar Cikurubuk Naik Gila-Gilaan, 800 Ruko Jadi Kuburan

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Pasar Induk Cikurubuk kian memprihatinkan....

Kelangkaan Minyakita di Ciamis, DKUKMP Ungkap Penyebab

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek...

Dari Acara ke Berita: Mengubah Seremonial Jadi Layak Baca

lintaspriangan.com, KELAS WARTAWAN. Hampir setiap hari ada acara. Dari tingkat desa...

Halal Bihalal IKM Tasikmalaya, Bahas Pembangunan Masjid

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Ikatan Keluarga Minang (IKM) Tasikmalaya menggelar...

Perspektif

Popular Categories