lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Timnas Indonesia U-15 menutup rangkaian pertandingan Grup G FIFA U-15 World Cup and Festival 2026 dengan kemenangan 6-1 atas Burundi pada Senin, 26 Oktober 2026, di Hovsan Competition Complex, Azerbaijan. Hasil ini menjadi respons positif setelah Garuda Muda bermain imbang 1-1 melawan Bangladesh dan kalah tipis 1-2 dari Portugal pada hari yang sama. Rangkaian hasil tersebut memperlihatkan bahwa tim asuhan Furqon Alkatiri masih mampu bangkit setelah menghadapi dua pertandingan sulit.
Turnamen yang berlangsung dengan format delapan lawan delapan itu memberi pengalaman internasional bagi para pemain muda Indonesia. Sebelum dua laga terakhir tersebut, Indonesia membuka kiprah dengan kemenangan telak 7-1 atas Fiji, kemudian kalah 0-3 dari Wales. Dengan jadwal yang padat, konsistensi permainan dan pemulihan antarlaga menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Garuda Muda.
Timnas Indonesia U-15 bangkit setelah ditahan Bangladesh
Saat menghadapi Bangladesh, Indonesia sempat tertinggal sejak menit kedelapan akibat gol Md Bayzid. Garuda Muda berusaha mengejar sepanjang pertandingan, tetapi baru menyamakan kedudukan menjelang akhir laga melalui kapten I Kadek Dwi. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan selesai.
Hasil tersebut membuat Indonesia harus puas berbagi poin. Meski menguasai sejumlah peluang, penyelesaian akhir belum cukup untuk mengubah hasil menjadi kemenangan. Pertandingan ini menjadi salah satu catatan penting sebelum Indonesia menghadapi Portugal pada hari berikutnya dalam rangkaian jadwal turnamen.
Ketika bertemu Portugal, Indonesia kembali tertinggal dua gol melalui Olimpio Afonso pada menit ke-20 dan Ruben Queiroz pada menit ke-28. I Kadek Dwi memperkecil ketertinggalan pada menit ke-38, tetapi Indonesia gagal mencetak gol penyama kedudukan. Pertandingan berakhir 1-2 untuk kemenangan Portugal.
Timnas Indonesia U-15 menutup fase grup dengan kemenangan atas Burundi
Indonesia kemudian menunjukkan respons kuat saat menghadapi Burundi. Garuda Muda menang 6-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Hovsan Competition Complex, Pitch 4B. Kemenangan tersebut menjadi hasil penting setelah tim melewati pertandingan dengan hasil yang beragam sepanjang fase grup.
Sebelum laga melawan Burundi, Indonesia mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan, dengan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Pada saat itu, persaingan Grup G masih melibatkan Portugal, Wales, Burundi, Bangladesh, dan Fiji. Hasil akhir melawan Burundi menentukan posisi Indonesia dalam klasemen grup dan jalur fase berikutnya pada turnamen yang menggunakan pembagian tier.
FIFA U-15 World Cup and Festival 2026 merupakan ajang internasional yang menggabungkan pertandingan sepak bola dan festival pengembangan pemain muda. Format 8 lawan 8 dengan dua babak berdurasi masing-masing 20 menit membuat ritme pertandingan berbeda dari sepak bola sebelas lawan sebelas.
Kemenangan atas Burundi menjadi penutup yang lebih positif bagi Timnas Indonesia U-15 setelah hasil imbang melawan Bangladesh dan kekalahan dari Portugal. Perkembangan posisi akhir serta jalur Indonesia pada fase berikutnya perlu mengikuti pembaruan resmi penyelenggara.
(AA)







