KUII VIII Ditutup Hari Ini, Ulama Siapkan Draf Undang-Undang

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kongres Umat Islam Indonesia atau KUII VIII memasuki hari penutupan di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026. Namun, kongres yang mempertemukan 87 organisasi Islam ini tidak disiapkan berakhir hanya dengan seruan moral dan foto bersama.

Majelis Ulama Indonesia menyatakan sejumlah rekomendasi bahkan telah disiapkan dalam bentuk draf regulasi. Dokumen tersebut dibahas bersama peserta KUII VIII sebelum diserahkan kepada pemerintah.

Artinya, yang ditunggu dari penutupan kongres bukan sekadar daftar harapan ulama. Pemerintah berpotensi menerima gagasan yang telah diterjemahkan ke dalam bentuk lebih operasional, termasuk draf undang-undang.

“Bahkan drafting undang-undangnya sudah dibuat oleh MUI, tinggal diserahkan nanti pada acara itu. Dibahas juga di KUII dan akan diserahkan,” kata Ketua Steering Committee KUII VIII KH Marsudi Syuhud, sebagaimana disiarkan MUI.

Dari Mimbar Menuju Meja Pemerintah

Pernyataan tersebut membedakan KUII VIII dari forum keagamaan yang berhenti pada deklarasi normatif. Selama tiga hari, peserta membahas persoalan agama, ekonomi, pendidikan, media dan informasi, politik, hukum, ketahanan nasional, hingga geopolitik melalui enam komisi.

MUI juga menghadirkan unsur pemerintah dan lembaga negara untuk berdialog langsung dengan peserta. Forum itu dirancang menjadi tempat menyampaikan kritik sekaligus menyusun jalan keluar yang dapat diterapkan.

Marsudi mengatakan kritik terhadap pemerintah tidak harus selalu disampaikan melalui demonstrasi. Pertemuan antara ulama, akademisi, praktisi, organisasi Islam, dan pemegang kebijakan juga dibutuhkan untuk menguji gagasan melalui perdebatan terbuka.

Namun, MUI belum mengumumkan secara terperinci draf undang-undang mana saja yang telah selesai disusun dan disepakati kongres. Kepastian itu baru dapat diketahui setelah hasil sidang komisi dan rekomendasi akhir dibacakan.

Korupsi hingga Intervensi Politik di Peradilan

Salah satu isu yang dipastikan masuk dalam pembahasan KUII VIII adalah pemberantasan korupsi, termasuk wacana hukuman mati bagi koruptor.

Wacana tersebut masih harus dibedakan dari keputusan akhir kongres. Masuk agenda pembahasan belum otomatis berarti disetujui menjadi rekomendasi resmi.

Isu penegakan hukum juga menguat setelah Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Zainal Arifin Mochtar, meminta MUI mengeluarkan fatwa haram terhadap intervensi politik dalam proses peradilan.

Sementara itu, pegiat kepemiluan Titi Anggraini menyampaikan lima agenda pembenahan demokrasi. Usulannya meliputi penguatan kelembagaan partai, demokratisasi pencalonan, transparansi pembiayaan politik, pelibatan publik sejak perencanaan undang-undang, serta penguatan fungsi pengawasan parlemen.

Titi menyoroti sistem pencalonan yang terlalu bergantung pada selera ketua umum partai. Ia juga mengingatkan bahaya politik berbiaya tinggi, transaksi politik, dan kaderisasi instan terhadap kualitas pejabat publik.

Apabila masuk dokumen final, rekomendasi itu dapat menempatkan KUII VIII bukan hanya sebagai forum keagamaan, tetapi juga salah satu suara masyarakat sipil dalam pembentukan ulang aturan pemilu.

Ekonomi Umat Menagih Perubahan Struktur

Tekanan lain yang mengemuka menyentuh struktur ekonomi. Pimpinan MUI mengusulkan pembentukan Danantara Syariah untuk mengonsolidasikan potensi perbankan syariah, asuransi, pasar modal, BPRS, BMT, dan ekonomi pesantren.

Gagasan itu didorong karena besarnya aset ekonomi syariah dinilai belum tersambung dalam satu arsitektur pengembangan yang kuat.

KUII VIII juga diwarnai usulan agar pembayaran zakat diperhitungkan langsung sebagai pengurang pajak, bukan hanya pengurang penghasilan kena pajak. Usulan tersebut berangkat dari keberatan bahwa umat Islam menanggung kewajiban zakat dan pajak secara bersamaan.

Selain itu, peserta membahas kedaulatan pangan, penguatan ekonomi pesantren, perluasan Makan Bergizi Gratis ke pesantren dan daerah tertinggal, serta pengelolaan pertambangan oleh organisasi kemasyarakatan keagamaan.

Rekomendasi Final Masih Ditunggu

Sejumlah gagasan yang muncul selama KUII VIII belum dapat disebut sebagai keputusan bersama 87 organisasi Islam. Usulan narasumber, pandangan pimpinan MUI, materi sidang, dan rekomendasi final merupakan empat tingkatan yang berbeda.

Karena itu, perhatian utama pada penutupan KUII VIII adalah memastikan gagasan mana yang benar-benar disepakati dan dokumen regulasi apa yang akan diserahkan kepada pemerintah.

Pertanyaan berikutnya jauh lebih menentukan: apakah pemerintah dan DPR akan menindaklanjutinya melalui kebijakan serta pembentukan undang-undang, atau dokumen tersebut hanya akan tersimpan rapi setelah kamera penutupan dimatikan?

Kongres boleh berakhir hari ini. Ujian sesungguhnya justru dimulai setelah para peserta meninggalkan ruang sidang. (NS/AS)

PRIANGAN TIMUR

Final Indonesia Derby 2026: 154 Kuda Bertarung di Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Final Indonesia Derby 2026 akan berlangsung di...

3 Daerah di Priangan Timur Dikerahkan Menghidupkan Bandara Kertajati, Senin Teken MoU

lintaspriangan.com, PRIANGAN TIMUR. Tiga daerah di Priangan Timur bakal...

Kecelakaan Maut di Manonjaya, Pasutri Asal Pangandaran Meninggal Sepulang Antar Sekolah Anak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kecelakaan maut di Manonjaya menewaskan pasangan suami istri...

Kemenhaj Kabupaten Tasikmalaya: Jarak Tak Boleh Menjauhkan Pelayanan dari Jemaah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persiapan Haji 2027 mulai digerakkan lebih dini. Sejak...

Kemenhaj Kota Tasikmalaya: Masa Tunggu Harus Jadi Masa Tumbuh

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persiapan penyelenggaraan Haji 2027 mulai digerakkan lebih dini....

JAWA BARAT

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Come See Mie Fest 2026 Bandung Hadirkan Barasuara hingga J-Rocks

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Come See Mie Fest 2026 memasuki hari...

Waspada, Prakiraan Angin Kencang di Jawa Barat Mulai Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa...

Ini Pesan Kiai Sumedang untuk Presiden Prabowo

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Kiai asal Sumedang, KH Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir...
spot_img

Olahraga

Popular Categories

spot_imgspot_img