Efisiensi Serius, WFH Massal Provinsi Jabar Mulai November

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mulai menyiapkan kebijakan WFH massal Provinsi Jabar sebagai langkah efisiensi anggaran yang akan berjalan mulai November 2025. Skema kerja dari rumah ini akan menjadi uji coba besar-besaran menuju pelaksanaan penuh pada awal 2026.

Kebijakan tersebut diambil sebagai respons atas tekanan keuangan daerah yang kian ketat. Transfer dana dari pemerintah pusat mengalami penurunan, sementara kebutuhan operasional pemerintahan tetap tinggi. Alih-alih memangkas layanan publik, Pemprov Jabar memilih cara cerdas: menekan biaya kantor melalui Work From Home (WFH).

Tahap Awal: Uji Coba WFH November hingga Desember

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat, Dedi Supandi, menjelaskan bahwa surat edaran mengenai pelaksanaan WFH massal Provinsi Jabar telah diterbitkan melalui nomor 150/KPG.03/BKD. Sosialisasi dilakukan sejak akhir Oktober agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) siap menjalankan mekanismenya.

Menurut rencana, WFH akan diberlakukan dalam dua tahap.

  • Tahap pertama, November 2025, seluruh pegawai OPD dijadwalkan bekerja dari rumah satu hari penuh setiap Kamis.
  • Tahap kedua, Desember 2025, akan diterapkan pola โ€œ50:50โ€, di mana setengah pegawai bekerja dari rumah dan sisanya tetap berkantor.

Evaluasi terhadap efektivitas sistem ini akan menjadi dasar penerapan penuh pada Januari 2026. โ€œKami ingin memastikan efisiensi berjalan tanpa menurunkan produktivitas,โ€ ujar Dedi Supandi, dikutip dari DeskJabar.

Melalui kebijakan ini, Pemprov Jabar menargetkan penghematan signifikan pada listrik, air, pendingin ruangan, serta biaya perjalanan dinas. Jika hasilnya efektif, kerja dari rumah bisa menjadi pola permanen di beberapa bidang pemerintahan.

DPRD Jabar Juga Terapkan WFH 50 Persen

Sejalan dengan kebijakan eksekutif, Sekretariat DPRD Jawa Barat juga mulai memberlakukan WFH 50 persen bagi pegawainya mulai November. Menurut Sekretaris DPRD Jabar, Dodi Sukmayana, langkah ini bagian dari strategi besar efisiensi yang mencakup seluruh aspek operasional kantor dewan.

Dodi menjelaskan, dari total 133 pegawai di lingkungan sekretariat, separuhnya akan bekerja dari rumah secara bergiliran. Rasio kerja staf pendukung juga diubah, dari sebelumnya satu staf untuk dua anggota dewan menjadi satu staf untuk lima anggota.
โ€œEfisiensi itu bukan alasan untuk menurunkan kualitas kerja, tapi justru jadi tantangan agar lebih kreatif dan hemat,โ€ ujarnya seperti dikutip VOI.

Selain WFH, DPRD Jabar juga mulai menggunakan panel surya untuk sumber energi, mematikan sambungan internet berbayar, dan memaksimalkan penggunaan air tanah. Langkah ini ditargetkan mampu menekan beban listrik dan biaya operasional bulanan.

Kenapa WFH Massal Jadi Pilihan?

Menurut laporan DeskJabar, Pemprov Jabar menilai bahwa efisiensi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Anggaran belanja barang dan jasa yang turun tajam memaksa pemerintah daerah berpikir ulang tentang cara bekerja. Dengan menerapkan WFH massal Provinsi Jabar, diharapkan pengeluaran bisa ditekan tanpa mengganggu pelayanan masyarakat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebutkan bahwa penghematan dilakukan secara menyeluruh agar pembangunan tetap berjalan meski dana transfer berkurang. โ€œKalau anggaran operasional bisa dihemat, maka pembangunan fisik bisa terus jalan,โ€ ujarnya dalam kesempatan terpisah.

Namun kebijakan ini tentu bukan tanpa tantangan. Pengawasan terhadap kinerja pegawai, disiplin absensi, serta efektivitas koordinasi daring menjadi perhatian utama. Pemprov Jabar telah menyiapkan sistem pelaporan dan pemantauan digital untuk memastikan produktivitas tetap terjaga selama WFH.

Evaluasi dan Langkah Lanjut

Uji coba WFH selama dua bulan akan menjadi dasar evaluasi komprehensif sebelum diterapkan secara luas pada 2026. Jika efisiensi dan produktivitas bisa berjalan beriringan, sistem kerja hybrid kemungkinan akan diterapkan permanen di beberapa instansi.

Pemerintah juga akan melibatkan Inspektorat dan BKD untuk memantau pelaksanaan WFH agar tidak disalahgunakan. โ€œKita ingin memastikan kerja dari rumah benar-benar efektif, bukan sekadar formalitas,โ€ tegas Dedi Supandi.


Program WFH massal Provinsi Jabar menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menghadapi tekanan fiskal tanpa mengorbankan kinerja birokrasi. Baik Pemprov maupun DPRD Jabar sama-sama menunjukkan keseriusan melakukan efisiensi anggaran melalui transformasi pola kerja.

Jika uji coba ini sukses, Jawa Barat bisa menjadi provinsi pertama yang menjadikan WFH sebagai kebijakan permanen dalam tata kelola pemerintahan daerah. Kerja boleh dari rumah, tapi semangat โ€œngabdi untuk rakyatโ€ tetap harus sampai kantor, meski lewat layar Zoom. (GPS)

Perombakan OPD Jabar - lintas priangan

KDM Rombak Besar-Besaran OPD Jabar, 6 Dinas Bakal Digabung: Benarkah Anggaran...

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan perombakan besar-besaran struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jumlah perangkat daerah diusulkan dipangkas dari 38 menjadi...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Kunjung Perpustakaan, Tasikmalaya Buka Bimtek Naskah Lokal 2026

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati Senin,...

Pendaftaran Magang Jepang Tasikmalaya Ditutup 14 September 2026

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Pendaftaran magang Jepang Tasikmalaya melalui program IM...

Domba Garut Dikembangkan Jadi Penggerak Ekonomi, 631 Ternak Ikuti Dua Kompetisi

lintaspriangan.com,ย BERITA GARUT. Sebanyak 631 ternak mengikuti dua kompetisi Domba...

Karhutla Ciamis Capai 34 Kejadian, Terbanyak Kedua di Jawa Barat

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS. Karhutla Ciamis tercatat mencapai 34 kejadian sepanjang...

Kekeringan Priangan Timur, Tiga Daerah Masuk Lima Besar Distribusi Air Bersih Jabar

lintaspriangan.com,ย BERITA PRIANGAN TIMUR.ย Kekeringan Priangan Timur menempatkan Kabupaten Pangandaran, Kabupaten...

JAWA BARAT

KDM Rombak Besar-Besaran OPD Jabar, 6 Dinas Bakal Digabung: Benarkah Anggaran Bisa Lebih Hemat?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan...

Jalan Kolonel Masturi Ditutup Total Mulai 14 September, Ini Jalur Alternatifnya

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย Jalan Kolonel Masturi di Kabupaten Bandung Barat ditutup...

Vonis Ade Kuswara Dijadwalkan Dibacakan Hari Ini di Tipikor Bandung

lintaspriangan.com,ย BERITA BEKASI. Sidang vonis Ade Kuswara Kunang dan ayahnya,...

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA JAWA BARAT.ย  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

Olahraga

Popular Categories