lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Terjadinya lonjakan kendaraan selama libur panjang akhir pekan membuat arus lalu lintas di kawasan Puncak-Cipanas lumpuh. Untuk mencegah kemacetan total, Satlantas Polres Cianjur mengambil langkah cepat dengan menutup sementara jalur menuju Puncak dari arah Cianjur.
Kebijakan jalur Puncak ditutup mulai diberlakukan dari kawasan Tugu Lampu Gentur, By Pass Cianjur, Sabtu (2/5/2026). Langkah ini diambil setelah antrean kendaraan mengular hingga lebih dari lima kilometer.
Antrean Kendaraan Mengular hingga Lima Kilometer
Libur panjang selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menuju destinasi wisata favorit, termasuk kawasan Puncak Bogor. Akibatnya, jalur utama Puncak-Cipanas mengalami kepadatan luar biasa sejak pagi hari.
Volume kendaraan yang terus bertambah menyebabkan arus lalu lintas bergerak sangat lambat. Bahkan, antrean kendaraan dilaporkan memanjang hingga melewati lima kilometer.
Kondisi ini memaksa aparat kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional demi menghindari stagnasi total di sepanjang jalur wisata tersebut.
Satlantas Cianjur Berlakukan Sistem Buka Tutup
Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan bahwa penutupan jalur Puncak merupakan langkah darurat untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Menurutnya, sistem buka-tutup dan pengalihan arus menjadi solusi paling efektif dalam situasi lonjakan lalu lintas seperti saat ini.
Pengendara yang hendak menuju wilayah Jabodetabek diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jonggol atau Sukabumi.
“Volume kendaraan meningkat signifikan. Ekor antrean sudah lebih dari lima kilometer, sehingga kami melakukan penutupan sementara dan pengalihan arus,” ujarnya.
Jalur Alternatif Disiapkan untuk Pengendara
Bagi pengguna jalan dari arah Cianjur menuju Puncak atau Jakarta, kepolisian menyarankan agar memanfaatkan rute alternatif guna menghindari antrean panjang.
Dua jalur yang direkomendasikan adalah:
- Jalur Jonggol
- Jalur Sukabumi
Pilihan ini diharapkan dapat membantu mempercepat distribusi kendaraan sekaligus mengurangi beban di jalur utama Puncak-Cipanas.
